JawaPos.com - Timnas Inggris merespons kekalahan dari Spanyol dengan cara yang tepat. Thomas Tuchel melakukan sejumlah perubahan dalam susunan pemain dan strategi, lalu membawa The Three Lions meraih kemenangan pertama mereka di Nations League.
Bertanding di Praha, Inggris mengalahkan Republik Ceko 2-0. Anthony Gordon dan Harry Kane mencetak gol pada babak kedua untuk memastikan tiga poin bagi tim tamu.
Kemenangan ini menjadi respons positif setelah Inggris sebelumnya kalah dari Spanyol dalam pertandingan pembuka Nations League.
Melansir Daily Star, pada laga tersebut, tiga kesalahan individu membuat Inggris harus menerima kekalahan dari juara dunia dan Eropa tersebut. Tuchel kemudian melakukan empat perubahan ketika menghadapi Republik Ceko.
Trent Alexander-Arnold, Trevoh Chalobah, Lewis Hall, dan Morgan Rogers masuk ke starting XI. Mereka menggantikan Jarell Quansah, Ezri Konsa, Nico O'Reilly, dan Jude Bellingham. Perubahan tersebut memberikan dampak cukup besar terhadap permainan Inggris.
Kartu Merah Ubah Jalannya Pertandingan
Inggris sebenarnya sudah menciptakan sejumlah peluang sebelum Republik Ceko kehilangan salah satu pemainnya.
Morgan Rogers sempat membentur tiang gawang. Harry Kane kemudian gagal mengontrol bola dengan baik, sementara tembakan Elliot Anderson masih mampu diblok.
Bukayo Saka juga mendapatkan peluang, tetapi upayanya digagalkan Jiri Slama. Republik Ceko kemudian harus bermain dengan 10 pemain setelah Pavel Sulc menerima kartu merah pada menit ke-25.
Sulc sebelumnya hanya mendapatkan kartu kuning setelah melakukan tekel keras terhadap Elliot Anderson. Namun, setelah wasit meninjau insiden tersebut melalui VAR, kartu kuning itu diubah menjadi kartu merah.
Sulc tidak melakukan protes dan langsung meninggalkan lapangan. Keputusan tersebut mengubah jalannya pertandingan. Inggris kini menghadapi lawan yang lebih banyak bertahan, sementara Republik Ceko memilih mempersempit ruang dan mengandalkan pertahanan dalam.
Situasi tersebut membuat tugas Inggris berubah menjadi bagaimana membongkar pertahanan lawan yang semakin dalam.
Tuchel Kembali Melakukan Perubahan
Inggris terus menciptakan peluang, tetapi kesulitan menemukan gol pembuka. Anthony Gordon dan Bukayo Saka beberapa kali mendapatkan kesempatan sebelum jeda.
Tuchel kemudian kembali melakukan perubahan dengan memasukkan Eberechi Eze menggantikan Myles Lewis-Skelly.
Pergantian tersebut menunjukkan bahwa Tuchel tidak ingin Inggris terlalu lama terjebak dalam situasi buntu. Hasilnya langsung terlihat setelah babak kedua dimulai.
Alexander-Arnold Jadi Pembeda
Hanya beberapa detik setelah babak kedua berjalan, Inggris akhirnya memecah kebuntuan. Trent Alexander-Arnold merebut bola lepas sebelum mengirimkan umpan silang akurat ke arah Anthony Gordon.
Gordon menyambutnya dengan sundulan yang mengarah ke sudut jauh dan membawa Inggris unggul 1-0.
Gol tersebut sekaligus menunjukkan kualitas distribusi Alexander-Arnold yang selama ini menjadi salah satu kekuatannya.
Bek Real Madrid tersebut memang sempat kesulitan menemukan performa terbaik sejak meninggalkan Liverpool. Namun, keputusan Tuchel untuk memasukkannya ke dalam susunan pemain menghadapi Republik Ceko membuahkan hasil.
Lewis Hall juga hampir membantu Inggris menggandakan keunggulan. Bek Newcastle tersebut mengirimkan umpan silang dari sisi kiri yang kemudian dibelokkan Ladislav Krejci ke tiang gawang. Bola tersebut nyaris jatuh tepat ke jalur lari Morgan Rogers.
Harry Kane Pastikan Kemenangan
Inggris akhirnya mendapatkan gol kedua pada 20 menit terakhir pertandingan. Harry Kane menerima peluang di dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan rendah dengan kaki kiri. Bola meluncur melewati kiper dan bersarang di sudut jauh.
Skor 2-0 membuat Inggris semakin nyaman mengendalikan pertandingan hingga peluit akhir. Bagi Tuchel, kemenangan tersebut bukan sekadar tiga poin.
Setelah kekalahan dari Spanyol, ia menunjukkan kesediaan untuk melakukan perubahan dan memberikan kesempatan kepada pemain yang sebelumnya tidak menjadi pilihan utama.
Alexander-Arnold, Hall, dan Rogers termasuk pemain yang mendapatkan kesempatan sejak awal, sementara Eze masuk pada babak pertama untuk mengubah dinamika serangan.
Inggris akhirnya pulang dari Praha dengan kemenangan 2-0 sekaligus modal penting untuk melanjutkan perjalanan mereka di Nations League.