JawaPos.com — Belarus diprediksi mengalahkan San Marino pada lanjutan Liga Nations UEFA 2026/2027 di Illovszky Rudolf Stadion, Sabtu (3/10/2026) pukul 23.00 WIB.
Hasil tersebut berpeluang membuat Belarus memperbaiki posisi di Grup 1 League C, sementara San Marino masih akan berjuang mencari kemenangan pertamanya setelah menelan dua kekalahan beruntun.
Belarus Punya Modal dari Dua Laga Awal
Belarus mengawali Liga Nations UEFA 2026/2027 dengan kekalahan 0-2 dari Albania, sebelum bangkit dengan bermain imbang 0-0 melawan Finlandia. Tambahan satu poin membuat tim asuhan Viktor Goncharenko menempati posisi ketiga Grup 1 League C dengan koleksi satu poin dari dua pertandingan.
Belarus masih memiliki dua pertandingan dalam periode internasional kali ini, yakni menghadapi San Marino pada Sabtu dan Finlandia pada 6 Oktober. Belyya Kryly juga punya catatan cukup solid di kompetisi tersebut dengan delapan kemenangan, 10 hasil imbang, dan tujuh kekalahan dari 25 pertandingan.
Pertemuan melawan San Marino menjadi kesempatan bagi Belarus untuk mendapatkan kemenangan pertamanya di edisi 2026/2027. Secara historis, Belarus juga unggul telak karena memenangkan dua pertemuan sebelumnya dengan skor 5-0 dan 2-0 pada Liga Nations UEFA 2018/2019.
Baca Juga: Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
San Marino Masih Kesulitan Mencetak Gol
San Marino datang dengan kondisi jauh lebih sulit setelah kalah 0-7 dari Finlandia pada pertandingan pembuka, kemudian takluk 0-3 dari Albania. Dua kekalahan tersebut membuat La Serenissima berada di dasar klasemen Grup 1 League C tanpa poin dan tanpa gol.
Masalah San Marino tidak hanya terlihat dari dua pertandingan terakhir, tetapi juga tercermin dalam catatan mereka di Liga Nations UEFA. Dari 19 pertandingan sebelumnya di kompetisi tersebut, San Marino hanya mencatat dua kemenangan, tiga hasil imbang, dan 14 kekalahan serta baru mencetak lima gol.
San Marino juga belum meraih kemenangan dalam 17 dari 18 pertandingan terakhirnya di semua kompetisi. Satu-satunya kemenangan dalam periode tersebut terjadi ketika mereka menundukkan Liechtenstein pada Liga Nations UEFA November 2024.
Meski demikian, San Marino sempat membuat sejarah dengan promosi dari League D pada edisi 2024-2025 setelah mengamankan dua kemenangan. Status tersebut menjadi salah satu modal positif bagi Roberto Cevoli untuk membangun tim, meski tantangan menghadapi Belarus tetap sangat berat.
Vitaly Lisakovich Jadi Ancaman Belarus
Belarus berpotensi mempertahankan komposisi pemain yang tampil pada pertandingan sebelumnya karena tidak ada masalah cedera yang dilaporkan. Vitaly Lisakovich menjadi salah satu pemain yang patut diperhatikan setelah mencatat tujuh gol dalam 28 penampilan bersama tim nasional.
Lisakovich diperkirakan kembali menjadi pilihan di lini depan bersama Maksim Barkovskiy. Di lini tengah, Max Ebong juga berpeluang kembali mendapatkan tempat sejak menit pertama untuk membantu Belarus mengontrol permainan.
Sementara itu, San Marino mendapatkan tambahan tenaga setelah Alessandro Golinucci kembali tersedia usai menjalani skorsing. Pemain berusia 31 tahun tersebut diperkirakan langsung masuk starting XI untuk memperkuat lini tengah La Serenissima.
Nicola Nanni juga akan menjadi tumpuan utama San Marino di sektor serangan. Penyerang berusia 26 tahun itu sudah mencetak lima gol dari 57 penampilan bersama tim nasional, sedangkan Gabriel Capicchioni diprediksi kembali dipercaya sejak awal.
Prediksi Susunan Pemain Belarus vs San Marino
Belarus kemungkinan turun dengan formasi yang sama seperti pertandingan sebelumnya. Viktor Goncharenko diperkirakan mengandalkan Lapoukhov di bawah mistar, dengan Kalinin, Volkov, Gomanov, dan Pechenin mengisi lini pertahanan.
Lukashov, Selyava, Ebong, dan Shumansky diprediksi menjadi empat pemain di sektor tengah. Sementara Barkovskiy dan Lisakovich akan menjadi duet yang bertugas membongkar pertahanan San Marino.
Di kubu lawan, Roberto Cevoli berpeluang menurunkan Colombo sebagai penjaga gawang. Benvenuti, Cevoli, Rossi, dan Giocondi diperkirakan membentuk lini belakang, sementara Mularoni, L. Capicchioni, Golinucci, dan Pancotti bermain di tengah.
Nanni kemungkinan kembali menjadi ujung tombak San Marino dengan dukungan G. Capicchioni.
Dengan perbedaan performa dan produktivitas yang cukup mencolok, Belarus diperkirakan mampu lebih dominan sepanjang pertandingan.
Belarus memiliki alasan kuat untuk memburu kemenangan dengan margin cukup besar setelah hanya mengoleksi satu poin dari dua pertandingan.
Sebaliknya, San Marino harus memperbaiki lini pertahanan setelah kebobolan 10 gol dalam dua laga pembuka.
Berdasarkan performa kedua tim, rekor pertemuan, serta produktivitas masing-masing di Liga Nations UEFA, Belarus diprediksi mampu mengamankan kemenangan.
Prediksi skor: Belarus 3-0 San Marino.
Baca Juga: Striker Naturalisasi Malaysia Nyinyir usai Timnas Indonesia Lolos Final FIFA ASEAN Cup 2026