JawaPos.com - Belanda akan menghadapi Serbia pada matchday 4 Grup 2 UEFA Nations League A 2026/2027. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Philips Stadion, Eindhoven, Senin (5/10/2026) dini hari WIB.
Laga Belanda vs Serbia menjadi kesempatan penting bagi tuan rumah untuk menjaga persaingan di papan atas Grup 2. Oranje saat ini berada di posisi kedua dengan koleksi lima poin dari tiga pertandingan.
Sementara itu, Serbia berada dalam kondisi yang jauh lebih sulit. The Eagles menempati posisi terbawah grup tanpa raihan poin setelah mengalami tiga kekalahan secara beruntun.
Baca Juga: Prediksi Skor Belanda vs Serbia: Xavi Bisa Menang Mudah
Belanda mengawali kiprahnya di Nations League musim ini dengan hasil imbang 1-1 saat menghadapi Jerman. Mereka kemudian berhasil mengamankan kemenangan 2-1 ketika bertandang ke markas Serbia pada pertemuan pertama kedua tim.
Pada pertandingan terbaru, Belanda kembali gagal meraih kemenangan setelah bermain imbang 2-2 melawan Yunani. Hasil tersebut sebenarnya cukup mengejutkan karena Oranje sempat tertinggal dua gol sebelum bangkit pada babak kedua.
Tijjani Reijnders menjadi salah satu pemain penting dalam kebangkitan tersebut. Gelandang Belanda itu mencetak gol yang membantu timnya menyamakan kedudukan sekaligus membawa pulang satu poin dari pertandingan tersebut.
Baca Juga: Prediksi Skor Belanda vs Serbia: Oranje Berpeluang Permalukan Tim Tamu
Dengan lima poin, Belanda kini hanya tertinggal dua angka dari Yunani yang berada di puncak klasemen. Karena itu, pertandingan melawan Serbia menjadi peluang bagus bagi tim asuhan Xavi untuk memangkas jarak dengan pemuncak grup.
Tambahan tiga poin juga akan menjadi modal berharga sebelum Belanda menghadapi dua pertandingan berat pada November. Mereka masih harus berhadapan dengan Yunani dan Jerman yang sama-sama menjadi pesaing utama dalam perebutan posisi terbaik di Grup 2.
Belanda juga mempunyai catatan yang cukup baik di UEFA Nations League. Dari 26 pertandingan yang sudah dimainkan di kompetisi tersebut, Oranje hanya tiga kali menelan kekalahan.
Mereka bahkan pernah mencapai final pada edisi 2018/2019 dan finis sebagai runner-up. Belanda juga mampu menempati posisi keempat pada edisi 2023. Rekor tersebut menunjukkan bahwa kompetisi ini cukup cocok dengan karakter permainan mereka.
Di sisi lain, Serbia datang ke Eindhoven dengan masalah yang lebih banyak. Tiga pertandingan sudah mereka jalani di Grup 2 dan semuanya berakhir dengan kekalahan.
Serbia sebelumnya kalah 1-2 dari Belanda, kemudian kembali tumbang 1-2 ketika menjamu Yunani. Pada pertandingan terakhir, mereka tidak mampu memberikan perlawanan berarti saat bertemu Jerman dan kalah dengan skor 0-2.
Baca Juga: Prediksi Yunani vs Belanda: Duel Sengit Perebutan Puncak Klasemen Grup 2 UEFA Nations League
Rangkaian hasil tersebut membuat Serbia belum mendapatkan satu pun poin. Situasinya semakin berat karena mereka juga sedang membawa catatan lima kekalahan beruntun di semua kompetisi.
Kemenangan terakhir Serbia dalam pertandingan kompetitif terjadi ketika mereka mengalahkan Latvia dengan skor 2-1 pada kualifikasi Piala Dunia November 2025. Setelah itu, performa mereka terus menurun.
Dari sisi komposisi pemain, Belanda diperkirakan melakukan sejumlah perubahan setelah pertandingan melawan Yunani. Ryan Gravenberch dan Noa Lang berpeluang masuk ke dalam starting XI.
Reijnders juga kemungkinan tetap dipercaya sejak menit awal setelah tampil penting pada pertandingan sebelumnya. Perannya di lini tengah menjadi salah satu faktor yang bisa menentukan permainan Belanda.
Baca Juga: Prediksi Skor Yunani vs Belanda di Liga Nations UEFA: De Oranje Tundukkan Tuan Rumah
Untuk posisi penyerang, Mexx Meerdink berpeluang kembali menjadi pilihan utama. Penyerang tersebut memiliki awal yang cukup menjanjikan bersama tim nasional Belanda dengan mencetak dua gol dalam dua penampilan pertamanya.
Belanda memang masih harus kehilangan Cody Gakpo dan Brian Brobbey yang belum pulih dari cedera. Namun, kondisi skuad Oranje secara keseluruhan tetap cukup kompetitif untuk menghadapi Serbia.
Belanda kemungkinan menggunakan formasi 4-2-3-1. Bart Verbruggen berada di bawah mistar dengan Denzel Dumfries, Jurrien Timber, Virgil van Dijk, dan Micky van de Ven di lini belakang.
Di tengah, Joey Veerman dan Ryan Gravenberch bisa menjadi pasangan gelandang. Sementara itu, lini serang berpotensi diisi oleh Charlie McNeill Summerville, Tijjani Reijnders, dan Noa Lang untuk mendukung Meerdink.
Serbia diperkirakan bermain lebih bertahan dengan formasi 5-4-1. Petkovic akan menjadi penjaga gawang, sementara Nedeljkovic, Erakovic, Nemanja Gudelj, Babic, dan Filip Kostic berada di lini pertahanan.
Andrija Zivkovic, Nemanja Maksimovic, Dzodic, dan Dusan Tadic kemungkinan mengisi lini tengah. Luka Jovic diprediksi menjadi pemain yang ditempatkan sebagai ujung tombak.
Baca Juga: Cody Gakpo Mundur dari Skuad Belanda Usai Alami Cedera Kaki dalam Laga Kontra Serbia
Pertemuan terakhir kedua tim juga menjadi keuntungan psikologis bagi Belanda. Pada 27 September 2026, Oranje berhasil menang 2-1 di kandang Serbia.
Hasil tersebut memperlihatkan bahwa Belanda mampu mengatasi permainan Serbia meski harus tampil di kandang lawan. Kali ini, Oranje akan mendapat keuntungan tambahan karena bermain di depan pendukung sendiri.
Belanda juga memiliki performa yang relatif lebih baik dalam lima pertandingan terakhir. Mereka mencatat satu kemenangan atas Serbia, dua hasil imbang melawan Yunani dan Jerman, serta kemenangan atas Tunisia. Satu-satunya kekalahan dalam periode tersebut terjadi ketika menghadapi Maroko melalui adu penalti.
Sebaliknya, Serbia kalah dalam seluruh lima pertandingan terakhir. Mereka tumbang dari Jerman, Belanda, Yunani, Meksiko, dan Tanjung Verde.
Baca Juga: Xavi Hernández Evaluasi Diri Sendiri dan Minta Timnas Belanda Bermain secara Ofensif
Perbedaan performa tersebut membuat Belanda layak menjadi favorit dalam pertandingan ini. Serbia tetap memiliki peluang memberikan kejutan, tetapi mereka membutuhkan peningkatan besar jika ingin membawa pulang poin dari Eindhoven.
Belanda diperkirakan akan mengambil inisiatif sejak awal pertandingan. Dengan kualitas pemain yang lebih merata serta kebutuhan meraih tiga poin, Oranje kemungkinan tampil lebih agresif.
Serbia kemungkinan mencoba mempersempit ruang di lini belakang dan mengandalkan serangan balik. Strategi tersebut bisa menjadi pilihan realistis mengingat performa mereka dalam beberapa pertandingan terakhir.
Namun, jika Belanda mampu mencetak gol lebih dulu, pertandingan berpotensi menjadi semakin sulit bagi Serbia. The Eagles sejauh ini belum menunjukkan konsistensi untuk bangkit ketika berada dalam posisi tertinggal.
Karena itu, Belanda lebih berpeluang mengamankan kemenangan. Keunggulan kualitas skuad, rekor pertemuan terakhir, performa terkini, serta keuntungan bermain di Philips Stadion menjadi beberapa alasan yang membuat Oranje berada di posisi lebih menguntungkan.
Belanda diprediksi mampu menjaga tekanan terhadap Yunani di puncak klasemen Grup 2. Serbia harus bekerja ekstra keras jika ingin menghindari kekalahan keempat mereka di fase grup.
Prediksi skor akhir: Belanda 2-0 Serbia.