← Beranda
Jeremy Jacquet Dipuji Zidane, Bek Muda Liverpool Langsung Bersinar di Prancis
M Shofyan Dwi Kurniawan• Senin, 5 Oktober 2026 | 23.15 WIB
Jeremy Jacquet langsung mencuri perhatian setelah mendapat panggilan pertama ke tim senior Prancis. Bek Liverpool itu bahkan mendapat pujian langsung dari Zinedine Zidane. (IMAGO/Ricardo Larreina Amador)

JawaPos.com – Jeremy Jacquet sedang menikmati momen spesial dalam kariernya. Bek muda Liverpool tersebut baru mendapat panggilan pertama ke tim senior Prancis dan langsung mencuri perhatian setelah tampil impresif dalam dua pertandingan pertamanya bersama Les Bleus.

Ada satu hal yang membuat pengalaman tersebut terasa semakin istimewa. Jacquet mendapat pujian langsung dari legenda sepak bola Prancis, Zinedine Zidane.

Zidane Puji Penampilan Jacquet

Jacquet tampil sebagai starter ketika Prancis bermain imbang 1-1 melawan Italia. Itu merupakan penampilan keduanya bersama tim senior, hanya empat hari setelah menjalani debut dalam kemenangan 1-0 atas Belgia.

Penampilan bek berusia 21 tahun itu membuat Zidane terkesan.

“Sangat bagus. Sangat, sangat bagus,” kata Zidane ketika ditanya mengenai performa Jacquet melawan Italia.

“Berani. Dia tidak takut untuk maju jauh. Sangat bagus dalam duel. Sekali lagi, dia sangat bagus. Saya mengatakannya empat kali.”

Melansir Liverpool Echo, pujian tersebut tentu memiliki arti khusus bagi Jacquet. Zidane bukan hanya salah satu pemain terbesar dalam sejarah sepak bola Prancis, tetapi juga sosok yang kini memimpin Les Bleus dari pinggir lapangan.

Saat seorang reporter Prancis menyampaikan komentar Zidane kepadanya, Jacquet langsung tak kuasa menahan senyum.

Pemain Liverpool itu mengaku “sangat senang” mendengar pujian tersebut, terutama karena ia sangat menghormati Zidane sebagai pemain maupun pelatih.

Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Indonesia vs Thailand: Ole Romeny Tanda Tanya, Baker Jadi Andalan

Tampil Berani di Lini Belakang

Jacquet bukan sekadar mendapatkan pujian karena namanya besar. Penampilannya melawan Italia memang menunjukkan kualitas yang membuatnya layak diperhitungkan.

Ia mencatatkan dua intersepsi, dua sapuan, dua kali merebut kembali penguasaan bola, memenangkan empat duel, serta menyelesaikan 79 dari 80 percobaan operan.

L’Equipe bahkan menyebut bek Liverpool tersebut “memukau” dalam pertandingan melawan Italia.

Namun, statistik bukan satu-satunya hal yang membuat penampilan Jacquet menarik perhatian.

Agresivitasnya ketika melakukan pressing membuat Prancis mampu merebut bola lebih tinggi di lapangan. Ia juga tidak ragu meninggalkan posisinya untuk menekan pemain lawan.

Jacquet mengungkapkan bahwa keberanian tersebut memang merupakan bagian dari instruksi yang diberikan pelatih.

“Itu adalah instruksi dari pelatih,” ungkap Jacquet setelah peluit akhir berbunyi. “Dia meminta saya untuk melakukan pressing sangat tinggi di lapangan dan tidak melihat ke belakang. Saya hanya mengikuti instruksi itu.”

Baca Juga: Kevin Diks vs Nicholas Mickelson, Duel Bundesliga di Final Indonesia-Thailand FIFA ASEAN Cup 2026

Jacquet Tidak Merasa Tertekan

Menembus tim nasional Prancis di usia 21 tahun tentu bukan perkara mudah. Apalagi, tekanan semakin besar ketika seorang pemain langsung mendapat sorotan setelah dua penampilan pertamanya.

Namun, Jacquet justru mengaku tidak merasa terbebani.

“Saya cukup senang. Saya tidak merasa tertekan. Saya hanya bermain sepak bola seperti biasa.”

Sikap tersebut menjadi salah satu hal menarik dari perkembangan Jacquet. Alih-alih terbawa suasana setelah mendapat panggilan timnas dan pujian dari Zidane, ia memilih tetap fokus pada permainan.

Musim ini, Jacquet juga telah mendapatkan kepercayaan besar di level klub. Bek yang didatangkan Liverpool dengan harga £60 juta itu menjadi partner Virgil van Dijk dan selalu tampil sebagai starter dalam setiap pertandingan Premier League.

Kini, performa impresifnya bersama Prancis semakin memperkuat kesan bahwa Liverpool memiliki salah satu bek muda paling menjanjikan di Eropa.

Baca Juga: Timnas Indonesia vs Thailand: Chanathip Punya Rekor Mengerikan, H2H 25-37

EDITOR: Hendra