JawaPos.com - Aurelien Tchouameni akhirnya buka suara mengenai kondisi fisiknya selama membela timnas Prancis di Piala Dunia. Gelandang Real Madrid itu mengakui bahwa dirinya tetap bermain meski mengalami masalah pada paha, sebuah keputusan yang kemudian berdampak pada awal musimnya bersama klub.
Melansir Diario AS, dalam wawancara dengan France 24, Tchouameni menjelaskan bahwa rasa sakit mulai mengganggunya ketika turnamen memasuki tahap tertentu. Namun, besarnya kesempatan untuk tampil di Piala Dunia membuatnya memilih mengambil risiko demi membantu Les Bleus.
Keputusan tersebut bukan tanpa konsekuensi. Setelah turnamen berakhir, Tchouameni harus menghadapi dampak dari masalah otot yang dialaminya hingga membuatnya absen pada awal musim bersama Real Madrid.
Tchouameni Mengambil Risiko demi Prancis
Tchouameni mengakui bahwa dirinya mulai merasakan sakit sejak sekitar pertandingan ketiga atau keempat, bahkan sedikit sebelum periode tersebut. Meski kondisinya tidak ideal, ia tetap berusaha mempersiapkan diri agar bisa tampil maksimal di lapangan.
Baca Juga: Florentino Perez Ingin Fans Bersikap Lebih Baik kepada 4 Bintang Real Madrid
“Mulai dari pertandingan ketiga atau keempat dan bahkan sedikit sebelum itu, saya merasakan sakit. Jelas, ini Piala Dunia, jadi kami mencoba melakukan segala yang kami bisa untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin dan tampil sebaik mungkin di lapangan.”
Gelandang berusia 26 tahun itu memahami bahwa keputusan untuk terus bermain membawa risiko terhadap kondisi fisiknya. Namun, ia merasa kesempatan membela Prancis di turnamen sebesar Piala Dunia merupakan sesuatu yang layak diperjuangkan.
“Saya mengambil risiko yang mungkin tidak akan saya ambil di waktu lain, tetapi saya tidak menyesali apa pun. Para pemain memahami bahwa, terkadang, keadaan menuntut Anda untuk memberikan yang terbaik. Dan itulah yang saya lakukan.”
Baca Juga: Real Madrid Bantah Rodrygo bakal Hengkang pada Bursa Transfer Januari
Tchouameni juga tidak menutupi konsekuensi yang harus ditanggungnya setelah turnamen berakhir. Meski demikian, ia menilai pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan kariernya yang tidak ingin ia sesali.
“Saya menanggung akibatnya setelah itu, tetapi itu bagian dari kisah hidup saya dan saya tidak menyesalinya,” ungkap Tchouameni.
Masalah fisik tersebut kemudian memengaruhi persiapannya bersama Real Madrid. Ia harus menjalani pemulihan sebelum bisa kembali berlatih dan bersaing untuk mendapatkan tempat di tim utama.
Mengakui Tidak Tampil Maksimal saat Melawan Spanyol
Selain membahas cedera, Tchouameni juga merefleksikan penampilannya ketika Prancis menghadapi Spanyol pada semifinal Piala Dunia.
Ia mengakui bahwa kondisi fisiknya membuat dirinya tidak mampu menunjukkan permainan terbaik. Pengakuan tersebut menjadi gambaran betapa besar pengaruh cedera terhadap performanya selama turnamen.
“Tidak, jelas, itu bukan Aurelien Tchouameni yang asli. Tapi ini bukan pertama kalinya hal ini terjadi, dan juga bukan yang terakhir.”
Baca Juga: Endrick Tertarik Gabung AC Milan, Tinggal Menunggu Persetujuan Real Madrid
Tchouameni menambahkan bahwa dirinya dan sejumlah pemain lain kerap berdiskusi dengan staf medis serta pelatih untuk menentukan langkah terbaik agar tetap bisa tampil.
“Ada banyak momen selama turnamen ketika kami berbicara dengan staf medis dan pelatih; Anda harus melakukan apa pun yang diperlukan untuk berada di lapangan, dan itulah yang saya lakukan,” akunya.
Pernyataan tersebut menunjukkan dilema yang dihadapi seorang pemain ketika ambisi membela negara harus berhadapan dengan risiko cedera. Di satu sisi, mereka ingin memberikan kontribusi maksimal. Di sisi lain, keputusan untuk terus bermain dapat memengaruhi kondisi fisik dalam jangka panjang.
Berharap Kembali ke Timnas di Bawah Zidane
Tchouameni kini bertekad untuk kembali memperkuat timnas Prancis. Namun, pelatih baru Zinedine Zidane memilih tidak memasukkannya ke dalam skuad pertamanya dan memberikan kesempatan kepada sang gelandang untuk melanjutkan pemulihan di Spanyol.
Baca Juga: Legenda Real Madrid Toni Kroos Tertarik Memulai Karier Sebagai Pelatih
Keputusan tersebut membuat Tchouameni harus bersabar. Ia menyadari bahwa kesempatan kembali mengenakan seragam Les Bleus akan bergantung pada kondisi fisik dan performanya bersama Real Madrid.
Meski begitu, gelandang tersebut tetap optimistis bisa kembali mendapatkan kepercayaan dari Zidane.
“Ada manajer baru di sini yang melakukan pekerjaan dengan sangat baik, dan setiap pemain yang ambisius bercita-cita untuk bermain untuk tim nasional Prancis.
“Sama seperti hal lainnya dalam hidup: jika Anda berprestasi dengan baik, itu akan terjadi,” tambahnya.
Bagi Tchouameni, cara terbaik untuk kembali ke tim nasional adalah membuktikan kualitasnya di level klub. Ia harus memastikan kondisinya pulih sepenuhnya sekaligus menunjukkan konsistensi bersama Real Madrid.
Tchouameni Bicara soal Persaingan Ballon d'Or
Dalam kesempatan yang sama, Tchouameni juga ditanya mengenai persaingan Ballon d'Or yang melibatkan sejumlah nama besar, termasuk rekan senegaranya Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele, serta Michael Olise.
Baca Juga: Zidane Sebut Tekanan di Timnas Prancis Sama Seperti Real Madrid: Saya Suka
Gelandang Real Madrid itu tidak secara khusus menunjuk satu pemain sebagai kandidat terkuat. Ia justru menyampaikan harapan agar penghargaan individu paling bergengsi di sepak bola tersebut jatuh ke tangan pemain Prancis.
“Jelas, penghargaan itu harus diberikan kepada orang Prancis,” pungkasnya.
Untuk saat ini, perhatian utama Tchouameni tetap tertuju pada pemulihan fisik dan usahanya kembali ke performa terbaik. Setelah mengambil risiko besar demi Prancis di Piala Dunia, ia kini harus memastikan bahwa kondisi tubuhnya cukup kuat untuk menghadapi tuntutan kompetisi bersama Real Madrid.