JawaPos.com - Kevin Diks tampil sebagai starter saat Borussia Monchengladbach kalah 1-2 dari FC Koln pada pekan kelima Liga Jerman 2026/2027. Kekalahan dalam Derby Rhine di RheinEnergieStadion, Minggu (11/10), membuat Gladbach masih terpuruk di dasar klasemen tanpa meraih satu pun poin.
Bek Timnas Indonesia tersebut mengisi lini pertahanan bersama Daiki Hashioka dan Jan Leszczynski. Meski Gladbach kembali menelan kekalahan, Diks turut berperan dalam upaya tim menjaga pertahanan sepanjang pertandingan.
Berdasarkan statistik FotMob yang dikutip dalam materi pertandingan, Diks mencatatkan sejumlah aksi bertahan, termasuk empat tekel dan satu intersepsi. Ia juga melepaskan enam umpan panjang yang seluruhnya tepat sasaran, menunjukkan kontribusinya dalam membantu distribusi bola dari lini belakang.
Hasil Derby Rhine tersebut menjadi pukulan bagi Gladbach yang sedang berusaha bangkit. Koln membuka keunggulan melalui Isak Johannesson pada menit ke-26 sebelum Joe Scally menyamakan kedudukan pada menit ke-39.
Tuan rumah akhirnya memastikan kemenangan melalui gol Said El Mala pada menit ke-67. Gladbach berusaha mencari gol penyeimbang hingga pertandingan berakhir, tetapi gagal menghindari kekalahan.
Pelatih Gladbach, Alexander Blessin, mengaku kecewa dengan hasil tersebut. Meski demikian, ia menilai para pemain sudah menunjukkan perjuangan dan organisasi permainan yang baik selama sebagian besar pertandingan.
"Tentu saja kami semua tidak senang kalah dalam derbi ini. Kami datang ke sini dengan keinginan untuk mendapatkan sesuatu dari pertandingan ini, tetapi saya tidak bisa terlalu mengkritik para pemain. Mereka memberikan segalanya selama 90 menit dan terorganisir dengan baik untuk sebagian besar waktu. Bahkan kebobolan gol pembuka tidak membuat kami kehilangan ritme permainan," kata Blessin, dikutip dari laman resmi Borussia Monchengladbach, Senin (12/10).
Blessin juga menilai timnya memiliki peluang untuk membawa pulang hasil imbang. Namun, ia menyoroti periode setelah jeda ketika Gladbach dinilai terlalu pasif hingga akhirnya kebobolan gol penentu.
"Kami tetap berpegang pada rencana kami dan pantas mendapatkan hasil imbang. Namun, setelah jeda, ada periode 15 menit di mana kami terlalu pasif. Dari sudut pandang saya, ada pelanggaran terhadap Daiki Hashioka dalam proses terciptanya gol kedua mereka," tuturnya.
Baca Juga: Prediksi Skor Coventry vs Newcastle: The Magpies Waspadai Kebangkitan Tuan Rumah
Hasil tersebut memperpanjang awal musim yang sulit bagi Gladbach.
"Namun, itu bukan alasan. Kami harus menemukan cara untuk melewati periode seperti itu tanpa kebobolan," sambung Blessin.
Setelah melewati lima pertandingan Bundesliga, mereka belum mengumpulkan poin dan masih menempati posisi terbawah klasemen sementara.
Masih banyak yang perlu kami perbaiki, dan kami perlu segera menghilangkan hal-hal tersebut. Pada saat yang sama, kami juga harus mengakui bahwa tim terus berjuang selama 90 menit penuh dan berjuang hingga akhir untuk mencoba menghindari kekalahan," pungkas Blessin.
Gladbach kini perlu segera membenahi sejumlah aspek permainan, terutama konsistensi dan kemampuan mempertahankan konsentrasi pada momen-momen krusial.
Bagi Kevin Diks dan rekan-rekannya, perbaikan tersebut menjadi penting agar tim bisa segera keluar dari tekanan pada awal musim.
Baca Juga: Prediksi Skor Atalanta vs Venezia: Rekor Pertemuan Jadi Modal Tuan Rumah