JawaPos.com – AS Roma akan menjamu Real Madrid pada matchday kedua fase liga Liga Champions 2026/2027 di Stadio Olimpico, Kamis (15/10/2026) pukul 02.00 WIB.
Kedua tim sama-sama memburu hasil positif untuk memperkuat posisi di klasemen sementara. Roma mengawali kompetisi dengan hasil imbang 1-1 melawan Fenerbahce, sedangkan Real Madrid menang 2-1 atas Inter Milan.
Hasil tersebut membuat Los Blancos memiliki modal lebih baik menjelang lawatan ke Italia. Meski demikian, Roma bukan lawan yang mudah ditaklukkan, terutama ketika bermain di hadapan pendukung sendiri.
Pertandingan ini juga memiliki cerita tersendiri bagi Jose Mourinho. Pelatih asal Portugal tersebut akan menghadapi Roma, klub yang pernah ditanganinya pada 2021 hingga 2024.
Selama menangani Giallorossi, Mourinho berhasil membawa mereka menjuarai UEFA Conference League 2021/2022 dan mencapai final Liga Europa pada musim berikutnya. Kini, ia harus memimpin Real Madrid menghadapi mantan klubnya dalam pertandingan penting di Liga Champions.
Rekor Kandang Roma Jadi Modal
Roma memiliki catatan kandang yang cukup kuat di kompetisi Eropa. Mereka disebut memenangi delapan dari sembilan pertandingan kandang terakhir di Liga Champions, dengan hanya satu kekalahan.
Selain itu, Giallorossi hanya sekali kalah dalam delapan pertandingan terakhir di kompetisi UEFA. Catatan tersebut menjadi modal bagi tim asuhan Gian Piero Gasperini untuk menghadapi salah satu klub tersukses di Eropa.
Meski demikian, hasil imbang dalam beberapa pertandingan terakhir menunjukkan bahwa Roma masih perlu meningkatkan efektivitas serangan. Mereka harus mampu memaksimalkan peluang jika ingin mengimbangi kualitas lini depan Madrid.
Baca Juga: Prediksi Skor Real Betis vs Porto: Pellegrini Bidik Kemenangan Kedua
Di sisi lain, dukungan publik Stadio Olimpico bisa menjadi dorongan tambahan bagi tuan rumah. Roma diperkirakan berusaha tampil disiplin sambil mencari celah melalui serangan balik dan kombinasi pemain depan.
Real Madrid Punya Rekor Positif Kontra Klub Italia
Real Madrid memiliki catatan yang menguntungkan saat menghadapi wakil Italia. Los Blancos disebut memenangi 20 dari 22 pertandingan terakhir melawan klub Serie A dan meraih sembilan kemenangan beruntun dalam laga tandang menghadapi klub Italia.
Rekor pertemuan dengan Roma juga berpihak kepada Madrid. Dari 12 pertemuan sebelumnya, klub asal Spanyol tersebut mengoleksi delapan kemenangan, sedangkan Roma meraih tiga kemenangan. Satu pertandingan lainnya berakhir imbang.
Madrid juga memenangi empat pertemuan terakhir melawan Roma tanpa kebobolan. Dua kemenangan terakhir dalam rangkaian tersebut terjadi pada fase grup Liga Champions 2018/2019, ketika Madrid menang 3-0 di kandang dan 2-0 di Stadio Olimpico.
Meski catatan historis berpihak kepada tim tamu, pertandingan kali ini tetap berpotensi berbeda. Roma memiliki keuntungan bermain di kandang, sedangkan Madrid perlu mengantisipasi tekanan tuan rumah sejak menit awal.
Mbappe dan Vinicius Jadi Ancaman Madrid
Kylian Mbappe menjadi salah satu pemain yang patut diwaspadai pertahanan Roma. Kecepatan, pergerakan tanpa bola, dan ketajamannya di depan gawang dapat menjadi ancaman bagi tuan rumah.
Mbappe juga berpeluang mencatat penampilan ke-100 di Liga Champions pada usia 27 tahun. Pencapaian tersebut akan menjadi salah satu sorotan jika ia diturunkan dalam pertandingan ini.
Selain Mbappe, Vinicius Junior juga dapat menjadi faktor penting bagi Madrid. Winger asal Brasil itu memiliki kemampuan menciptakan peluang dan memberikan umpan kepada rekan setimnya.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Aston Villa vs Fenerbahce: Emery Incar Kemenangan
Vinicius disebut telah mengoleksi 26 assist di Liga Champions dan hanya membutuhkan satu assist lagi untuk menyamai catatan Cristiano Ronaldo bersama Real Madrid di kompetisi tersebut. Statistik ini perlu dipastikan kembali melalui data resmi UEFA sebelum dipublikasikan.
Madrid juga memiliki sejumlah pemain yang dapat membantu menjaga keseimbangan permainan. Namun, kondisi kebugaran dan ketersediaan pemain tetap menjadi faktor yang perlu diperhatikan menjelang pertandingan.
Dybala dan Malen Jadi Andalan Roma
Di kubu tuan rumah, Donyell Malen dan Paulo Dybala diperkirakan menjadi tumpuan untuk membongkar pertahanan Madrid.
Keduanya memiliki kemampuan menciptakan peluang melalui kombinasi permainan maupun aksi individu. Roma membutuhkan kontribusi mereka untuk memanfaatkan ruang yang mungkin terbuka ketika Madrid membangun serangan.
Namun, kondisi beberapa pemain Roma juga perlu dipantau. Bryan Cristante disebut mengalami masalah lutut, sedangkan kiper Mile Svilar dikabarkan absen akibat patah tulang jari kaki. Pier Luigi Gollini diperkirakan berpeluang mengawal gawang Giallorossi.
Jika Svilar benar-benar tidak tersedia, performa penjaga gawang penggantinya akan menjadi salah satu aspek penting bagi Roma. Mereka perlu menjaga konsentrasi sepanjang laga untuk menghadapi tekanan dari lini serang Madrid.
Baca Juga: Prediksi Skor Shakhtar Donetsk vs AEK Athena di Liga Champions: Modal Bagus Tuan Rumah
Performa Terkini Kedua Tim
Dalam lima pertandingan terakhir yang tercantum dalam data awal, Roma mencatat dua kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan.
Mereka bermain imbang tanpa gol melawan Como pada 11 Oktober, setelah sebelumnya ditahan Inter Milan 2-2 dan menang 2-0 atas Torino.
Sementara itu, Madrid membukukan empat kemenangan dan satu kekalahan dalam lima pertandingan terakhir. Mereka menang 1-0 atas Villarreal pada 11 Oktober, setelah sebelumnya meraih kemenangan atas Elche, Rayo Vallecano, dan Inter Milan. Madrid juga kalah 1-2 dari Atletico Madrid.
Catatan tersebut menunjukkan bahwa Madrid memiliki hasil yang lebih konsisten. Meski begitu, Roma tetap berpeluang memberikan perlawanan jika mampu memaksimalkan dukungan suporter dan meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir.
Madrid diperkirakan berusaha mengendalikan permainan melalui penguasaan bola dan memanfaatkan kecepatan pemain depan. Sebaliknya, Roma dapat mencari celah melalui serangan balik serta kombinasi Dybala dan Malen.
Prediksi Skor Roma vs Real Madrid
Pertandingan ini berpotensi berlangsung ketat. Roma memiliki rekor kandang yang kuat, tetapi Madrid unggul dari sisi pengalaman dan catatan pertemuan kedua tim.
Kehadiran Mbappe dan Vinicius memberikan Los Blancos lebih banyak pilihan untuk menciptakan peluang. Sementara itu, Roma perlu tampil disiplin agar tidak memberikan terlalu banyak ruang kepada lini serang tim tamu.
Dengan mempertimbangkan rekor pertemuan, performa terkini, dan kualitas individu, Real Madrid sedikit lebih diunggulkan untuk membawa pulang kemenangan. Roma tetap berpeluang mencetak gol, tetapi tim tamu dinilai memiliki modal lebih baik untuk meraih tiga poin.
Prediksi skor Roma vs Real Madrid: AS Roma 1-2 Real Madrid.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain AS Roma vs Real Madrid: Tchouameni Bidik Kemenangan
Jadwal dan Live Streaming Roma vs Real Madrid
Pertandingan AS Roma vs Real Madrid dijadwalkan berlangsung pada Kamis (15/10/2026) pukul 02.00 WIB di Stadio Olimpico, Roma.
Pertandingan matchday kedua fase liga Liga Champions 2026/2027 tersebut dapat disaksikan melalui layanan siaran atau live streaming resmi yang memiliki hak tayang di Indonesia. Pastikan jadwal dan ketersediaan pertandingan pada platform penyiar sebelum dicantumkan.