JawaPos.com - Pengrusakan yang dilakukan oknum suporter di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang berakibat buruk bagi Sriwijaya FC. INASGOC pun langsung mensterilkan sejumlah venue Asian Games, salah satunya Stadion GSJ.
Akibatnya, Sriwijaya tak bisa lagi menggunakan Stadion GSJ. Setidaknya sampai Asian Games sepenunya selesai pada September mendatang. Pertandingan Sriwijaya FC melawan Borneo, Minggu (29/7), pun akan dialihkan ke Stadion PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Direktur Kompetisi PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Augie Bunyamin mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan operator kompetisi (PT LIB) untuk menunda pertemuan dengan Borneo FC. Namun, PT LIB menolak dan menetapkan bahwa pertandingan tersebut harus dilakukan pada Minggu (29/7).
"Sebenarnya jika tidak terjadi kejadian tersebut masih bisa dibicarakan dengan INASGOC untuk penggunaan stadion. Tapi, dengan adanya kejadian tersebut INASGOC dengan tegas mengunci semua fasilitas venue Asian Games," katanya saat dihubungi, Senin (23/7).
PT LIB pun menetapkan bahwa pertandingan Sriwijaya FC versus Borneo FC dialihkan ke Stadion PTIK, Jakarta Selatan. Setelah pertandingan tersebut, operator akan coba membantu menjadwalkan ulang pertandingan SFC dari semula pada 11 Agustus digeser menjadi setelah pelaksanaan Asian Games.
"Mungkin pertemuan selanjutnya dilakukan pada September mendatang," terangnya.
Terkait kerusakan yang terjadi di Stadion GSJ, pihaknya juga akan bertanggung jawab. Lantaran Sriwijaya FC hanya berstatus meminjam stadion tersebut.
"Untuk sementara kami telah melakukan pertemuan dengan beberapa pihak dan telah dibantu perbaikan seperti dari Kodam dan lain sebagainya," tutup Augie.