JawaPos.com – Djadjang Nurdjaman beri isyarat untuk mempertahankan the winning team Persebaya Surabaya saat berjumpa Madura United, Kamis (25/10) malam. Akan tetapi, dirinya tetap melihat perkembangan kebugaran para pemainnya.
Walaupun menurunkan skuad minimalis, Persebaya berhasil memetik hasil maksimal saat menantang Persib Bandung. Don't change the winning team, pepatah lama ini bisa jadi akan dipegang Djadjang menjelang laga kontra Madura United.
“Sampai sejauh ini tidak ada masalah. Tetapi itu tidak menjamin saya akan menurunkan the winning team kemarin. Tetap kami akan melihat sampai Rabu nanti,” ucap Djanur seusai sesi latihan, Senin (22/10) sore.
Salah satu pemain yang dipersiapkan untuk turun menghadapi Madura United adalah Fandi Eko Utomo. Fandi Eko memborong dua gol ke gawang Persib. Ia juga tampil sangat baik sebagai pengganti Robertino Pugliara.
“Fandi Eko punya sesuatu yang perlu diberi kepercayaan. Dia sudah memberikan yang terbaik. Layak jika saya memberikan kepercayaan padanya lagi,” sanjung Djanur-sapaan akrab Djadjang.
Osvaldo Haay juga akan dipasang sebagai striker dalam skema false nine. Osvaldo harus menjalani peran ini karena Persebaya belum bisa menurunkan striker utama David da Silva. David masih menjalani terapi pemulihan cedera.
“David da Silva masih belum bisa turun. OK John sudah kembali berlatih. Tetapi saya pesimistis dia bisa turun. Otavio Dutra mengalami sedikit bengkak karena benturan. Kami akan pantau kondisinya,” beber Djanur.
Selain masalah cedera David da Silva, kendala lain yang dirasakan Persebaya adalah mepetnya jadwal pertandingan. Persebaya hanya punya waktu empat hari untuk beristirahat, serta mempersiapkan diri melawan Madura United.
“Di antara semua jeda, inilah yang paling singkat. Hanya ada sisa waktu dua hari, ini yang paling singkat. Pasti tidak cukup, kurang ideal. Tetapi apa boleh buat, kami harus hadapi,” tutup Djanur.