JawaPos.com - Penyerang Persija Jakarta, Marko Simic, belum bisa kembali bergabung. Sebab, dia harus menunggu keputusan akhir untuk menutup kasus tersebut.
Seperti diketahui, Simic sudah sejak Februari lalu berada di Australia. Dia dituduh melakukan pelecehan terhadap seorang wanita di atas pesawat. Simic pun harus tetap berada di Australia hingga sidang kasusnya tersebut digelar.
Penyerang asal Kroasia itu sejatinya sudah menjalani dua kali sidang. Teranyar, dia mendapat angin segar lantaran hakim tak menerima tuduhan dari korban karena minimnya bukti.
Kendati demikian, Simic belum bisa segera kembali ke Jakarta. Dia harus menunggu keputusan inkrah dari pengadilan setempat.
"Iya. Artinya dalam dua pertemuan (sidang) kemarin itu bisa dibilang tidak ada komplain dari si korban. Diharapkan pertemuan terakhir nanti itu bisa inkrah," ungkap CEO Persija, Ferry Paulus.
Ferry berharap fakta-fakta hukum yang dicari pengacara Marko Simic bisa meringankan tuduhan. Dia juga ingin Simic segera kembali setidaknya sebelum kick off Liga 1 2019 awal Mei mendatang.
"Fakta-fakta hukum yang didapat dari tim pengacara, terutama pengacara Simic, itu juga bisa memberikan suatu angin baik dari rencana penutupan kasus ini," tutup dia.