← Beranda
Keistimewaan yang Dimiliki Marselino Ferdinan dan Rizky Ridho saat Menjadi Atlet Sekaligus Mahasiswa
Alvin Fahrizal Bayyuni• Rabu, 22 Mei 2024 | 14.55 WIB
Marselino Ferdinan (kanan) dan Rizky Ridho (kiri) mendapat keistimewaan sebagai atlet sekaligus mahasiswa.

JawaPos.com - Marselino Ferdinan dan Rizky Ridho tidak hanya dikenal sebagai bintang lapangan hijau, tetapi juga sebagai mahasiswa yang berkomitmen menjalani pendidikan tinggi.

Di tengah libur kompetisi, keduanya menyempatkan diri untuk mengunjungi kampus masing-masing.

Marselino yang kuliah di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dan Rizky Ridho di Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) mendapatkan berbagai keistimewaan dalam peran ganda mereka sebagai atlet dan mahasiswa.

MARSELINO FERDINAN DI UNESA

Mantan pemain Persebaya, Marselino Ferdinan, memanfaatkan waktu di luar lapangan untuk mengejar pendidikan tinggi di Unesa. Salah satu keistimewaan yang ia dapatkan adalah beasiswa dari universitas.

Dilansir dari situs resmi Unesa pada Rabu (22/5), mereka memberikan beasiswa kepada Marselino dan beberapa pemain Timnas Indonesia lainnya sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap prestasi mereka di bidang olahraga.

Selain beasiswa, Marselino Ferdinan juga mendapatkan fleksibilitas jadwal kuliah yang disesuaikan dengan agenda latihan dan pertandingan.

Hal ini memungkinkan Marselino Ferdinan untuk tetap fokus pada karier sepak bolanya tanpa harus mengorbankan pendidikan.

Sementara itu, Rektor Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Nurhasan mengatakan, pihaknya terus memberikan dukungan terhadap gelandang serang Timnas Indonesia sekaligus mahasiswanya tersebut.

"Waktu Marselino membantu Indonesia raih (medali) emas sepak bola di SEA Games 2023 lalu, kami berikan beasiswa kuliah gratis di Unesa. Nah, sekarang, kami juga menawarkan beasiswa S-2. Nanti lulus S-1 bisa lanjut S-2 lagi, beasiswa. Lalu kalau sudah S-2 kami tawarkan jadi dosen di UNESA atas perannya memperkuat timnas di Piala Asia U-23 2024," kata Nurhasan.

Marselino Ferdinan sendiri merupakan Mahasiswa Baru (maba) tahun 2023, dengan mengambil Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO), Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan di Unesa.

Selain itu, Marselino Ferdinan juga berkesempatan untuk belajar di lingkungan yang mendukung pengembangan kariernya.

Unesa dikenal dengan program-program pendidikan olahraga yang berkualitas, dan ini menjadi keuntungan tambahan bagi Marselino Ferdinan yang ingin mengembangkan pengetahuannya di bidang yang berkaitan langsung dengan profesinya sebagai atlet.

RIZKY RIDHO DI UM SURABAYA

Rizky Ridho, bek tangguh Timnas Indonesia, juga memilih melanjutkan pendidikan di Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya). Setelah berjuang di Piala Asia U-23, Ridho kedapatan mengunjungi kampusnya.

Salah satu keistimewaan yang ia nikmati adalah dukungan dari pihak universitas dalam menyeimbangkan antara jadwal latihan dan kegiatan akademik.

Selain itu UM Surabaya juga memberikan fleksibilitas yang sama seperti Unesa, memungkinkan Rizky Ridho untuk menyesuaikan jadwal kuliahnya dengan aktivitas sepak bola.

Universitas ini juga menawarkan fasilitas belajar yang memadai dan dukungan dari dosen-dosen yang memahami tantangan yang dihadapi mahasiswa yang juga berkarier sebagai atlet profesional.

Dilansir laman resmi kampus, Sukadiono selaku rektor menjelaskan bahwa di UM Surabaya ada kebijakan tugas akhir untuk atlet, salah satunya tidak harus mengerjakan skripsi.

Namun pria yang kini menempuh semester keemaat prodi Manajemen tersebut bisa menulis buku biografi.

“Nah, kalau Mas Ridho mungkin bisa membuat buku biografi, menulis cerita perjalanan hidup dari kecil hingga di titik yang sekarang, untuk atlet memang ada program khusus, bahkan tidak harus mengikuti KKN tematik.

Menjadi mahasiswa sekaligus atlet profesional tentunya membawa sejumlah manfaat dan tantangan.

Bagi Marselino Ferdinan dan Rizky Ridho, kesempatan ini memungkinkan mereka untuk mempersiapkan diri menghadapi masa depan yang lebih luas, baik di dalam maupun di luar lapangan.

Pendidikan tinggi memberikan mereka pengetahuan dan keterampilan tambahan yang dapat berguna setelah karier sepak bola mereka berakhir.

Marselino Ferdinan dan Rizky Ridho adalah contoh inspiratif bagi banyak atlet muda di Indonesia. Mereka membuktikan bahwa dengan dukungan yang tepat, seorang atlet juga bisa sukses di bidang akademik.

Keistimewaan yang mereka dapatkan dari Unesa dan UM Surabaya, seperti beasiswa, fleksibilitas jadwal, dan lingkungan yang mendukung, menjadi faktor penting yang membantu mereka menjalani peran ganda sebagai atlet dan mahasiswa.

EDITOR: Hanny Suwindari