← Beranda
Belum Bisa Lawan Persija Jakarta! Eduardo Perez Ingin Koko Ari Sembuh Total Sebelum Bela Persebaya Surabaya
Moch. Rizky Pratama Putra• Sabtu, 11 Oktober 2025 | 02.34 WIB
Koko Ari sedang jalani latihan bersama Persebaya Surabaya jelang hadapi Persija Jakarta. (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com — Kabar baik akhirnya datang untuk Persebaya Surabaya jelang big match kontra Persija Jakarta di pekan ke-9 Super League 2025/2026. Setelah enam bulan absen akibat cedera, bek kanan tangguh Koko Ari Araya akhirnya kembali merumput dalam sesi latihan tim utama Green Force.

Cedera otot paha yang dialaminya saat memperkuat Madura United FC melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bangkalan pada awal April 2025 sempat membuatnya harus menepi cukup lama.

Kini, pemain berusia 25 tahun itu mulai menunjukkan kemajuan signifikan dan terlihat antusias mengikuti latihan bersama rekan-rekannya di Surabaya.

Kembalinya Koko Ari disambut dengan penuh sukacita oleh pelatih Eduardo Perez.

Namun, pelatih asal Spanyol itu menegaskan tidak akan terburu-buru memainkan sang pemain demi memastikan proses pemulihannya berjalan sempurna.

“Tentu saja, Koko sedang dalam proses (pemulihan cedera). Tapi kami sangat senang dengan kemajuannya,” ujar Eduardo Perez dikutip dari I.League, Jumat (10/10/2025).

Koko disebut-sebut menjadi salah satu pemain yang paling dirindukan oleh para Bonek.

Selain dikenal memiliki kecepatan dan determinasi tinggi, pemain jebolan kompetisi internal Persebaya Surabaya itu juga dikenal sebagai sosok yang selalu tampil militan setiap kali mengenakan seragam hijau kebanggaan.

Eduardo memahami betul arti penting kehadiran Koko di lini pertahanan Persebaya Surabaya yang belakangan kerap tampil inkonsisten.

Namun, ia juga menyadari risiko besar jika memaksakan pemain yang baru pulih untuk turun di laga panas seperti melawan Persija Jakarta.

Situasi ini membuat Persebaya Surabaya harus kembali mengandalkan Arief Catur Pamungkas sebagai satu-satunya bek kanan murni yang tersedia.

Kedalaman skuat di posisi tersebut memang menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi tim pelatih Green Force musim ini.

Meski begitu, kembalinya Koko ke sesi latihan tetap dianggap sebagai suntikan moral besar bagi seluruh tim.

Kehadirannya di lapangan latihan Stadion Gelora Bung Tomo disebut mampu meningkatkan semangat dan kepercayaan diri rekan-rekannya yang tengah berjuang menjaga konsistensi performa.

Koko sendiri terlihat menikmati setiap sesi latihan yang dijalani selama sepekan terakhir. Ia berlatih dengan penuh semangat meski masih dibatasi dalam beberapa aktivitas fisik untuk menjaga kondisi cederanya.

Momen comeback ini menjadi fase penting bagi kariernya setelah menjalani masa-masa sulit dalam proses pemulihan.

Ia sempat menjalani terapi intensif dan latihan penguatan otot demi memastikan tidak ada keluhan yang tersisa sebelum kembali merumput.

Eduardo Perez menegaskan keputusan akhir soal kapan Koko bisa bermain sepenuhnya berada di tangan tim medis Persebaya Surabaya.

Ia tidak ingin berspekulasi terkait waktu pasti kapan sang pemain bisa kembali membela tim secara kompetitif.

“Tidak, Koko belum siap untuk bermain. Tapi dia pasti akan kembali segera. Saya tidak tahu. Ini adalah satu-satunya pertanyaan yang perlu Anda tanyakan kepada tim medis,” tutup pelatih berusia 48 tahun itu.

Meski belum bisa memperkuat tim dalam laga kontra Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (18/10/2025) mendatang, progres positif Koko menjadi kabar menggembirakan bagi seluruh elemen Persebaya.

Apalagi, laga melawan Macan Kemayoran selalu menjadi partai sarat gengsi yang membutuhkan kekuatan penuh di semua lini.

Kehadiran sosok seperti Koko, yang punya karakter agresif dan mental baja, jelas sangat dibutuhkan Persebaya Surabaya untuk menghadapi ketatnya persaingan di papan tengah klasemen sementara.

Terlebih, lini belakang Green Force beberapa kali kehilangan fokus di menit-menit krusial yang berujung pada kebobolan.

Sebelum cedera panjang, performa Koko bersama dua klubnya di Liga Indonesia menunjukkan konsistensi yang mengesankan.

Saat memperkuat Madura United FC, ia mencatat 64 penampilan dengan 3 assist dan 12 kartu kuning dari total 5.120 menit bermain.

Sementara selama berseragam Persebaya Surabaya, Koko sudah tampil dalam 46 pertandingan dengan torehan 1 assist, 6 kartu kuning, dan total 3.090 menit bermain.

Catatan tersebut menegaskan peran vitalnya sebagai bek kanan modern yang tak hanya kuat bertahan, tetapi juga aktif membantu serangan.

Kembalinya Koko diharapkan bisa menjadi titik balik bagi Persebaya Surabaya yang tengah berupaya memperbaiki posisi di klasemen.

Meski belum bisa tampil dalam laga besar melawan Persija, sinyal positif dari pemulihannya menjadi energi baru bagi tim dan suporter.

Eduardo Perez percaya, dengan kesabaran dan pendekatan yang tepat, Koko akan segera kembali menjadi andalan di sisi kanan pertahanan Green Force.

Ia ingin sang pemain pulih total, bukan sekadar kembali lebih cepat namun berisiko kambuh.

Bagi Persebaya Surabaya, menunggu sedikit lebih lama demi memastikan Koko benar-benar fit terasa sepadan.

Sebab, pemain sekelas Koko Ari Araya bukan hanya soal kemampuan bertahan, tetapi juga semangat dan loyalitas yang selalu menyala di setiap pertandingan.

EDITOR: Hendra