JawaPos.com — Total penonton Persebaya Surabaya musim ini menembus angka impresif 131.121 orang, sebuah capaian yang menegaskan kekuatan dukungan tribun di Stadion Gelora Bung Tomo. Momentum besar itu ingin dimaksimalkan pelatih anyar Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, yang berharap dukungan penuh Bonek dan Bonita saat Green Force menjamu Malut United.
Bernardo Tavares resmi memimpin latihan perdana Persebaya Surabaya di Lapangan C Kompleks Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa (6/1/2026).
Kehadiran pelatih asal Portugal itu membawa optimisme baru di tengah upaya Persebaya Surabaya menjaga tren positif Super League 2025/2026.
Latihan perdana tersebut berlangsung intens dan penuh observasi detail dari jajaran pelatih. Tavares didampingi empat asisten pelatih, termasuk Renato Duarte, yang turut aktif mengamati dinamika para pemain.
Fokus latihan tidak hanya tertuju pada aspek teknik permainan. Bernardo Tavares lebih menekankan pengamatan kondisi fisik, karakter individu, serta kesiapan mental pemain menghadapi atmosfer kompetisi yang ketat.
Pendekatan itu dianggap penting mengingat Persebaya Surabaya sedang memasuki era baru di kursi pelatih.
Tavares ingin memastikan setiap pemain memahami perannya sekaligus mampu beradaptasi dengan gaya bermain yang ia terapkan.
Di akhir sesi latihan, Bernardo Tavares menyampaikan pesan khusus kepada Bonek dan Bonita yang selama ini dikenal loyal mendukung Persebaya Surabaya.
Ia menilai kehadiran suporter di stadion menjadi faktor penting untuk membangun keberanian pemain.
“Jika suporter datang dan mendukung, pemain akan lebih berani. Saya tidak ingin tim yang gugup. Saya ingin tim yang menikmati permainan dan berjuang sampai akhir,” pungkasnya.
Pesan tersebut bukan tanpa alasan mengingat laga terdekat Persebaya Surabaya memiliki tekanan tersendiri.
Green Force dijadwalkan menjamu Malut United pada pekan ke-17 Super League 2025/2026, Sabtu (10/1/2026), di Stadion Gelora Bung Tomo.
Baca Juga: Persebaya Surabaya Dihantui Badai Cedera! Bernardo Tavares Putar Otak Jelang Hadapi Malut United
Pertandingan itu menjadi ujian awal bagi Bernardo Tavares sebagai pelatih baru di hadapan publik Surabaya. Dukungan penuh Bonek diharapkan mampu menciptakan atmosfer positif sekaligus mengikis rasa gugup para pemain.
Musim ini, Persebaya Surabaya mencatatkan tingkat kehadiran penonton yang sangat tinggi di laga kandang. Dalam delapan pertandingan kandang yang telah dilakoni, total penonton mencapai 131.121 orang.
Rata-rata kehadiran penonton Persebaya Surabaya berada di angka 16.390 orang per pertandingan.
Angka tersebut menempatkan Persebaya Surabaya sebagai salah satu tim dengan basis penonton terbesar di Super League 2025/2026.
Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo pun kerap menjadi sorotan. Dukungan masif dari Bonek dan Bonita dinilai mampu memberikan tekanan tambahan bagi tim tamu sekaligus suntikan semangat bagi tuan rumah.
Secara keseluruhan, Persebaya Surabaya berada di peringkat ketiga daftar tim dengan jumlah penonton terbanyak musim ini. Posisi tersebut berada di bawah Persija Jakarta dan Persib Bandung.
Persija Jakarta memimpin daftar dengan total 183.443 penonton dan rata-rata 26.206 orang per laga. Persib Bandung menyusul di posisi kedua dengan total 155.958 penonton dan rata-rata 22.280 orang.
Di bawah Persebaya Surabaya, terdapat Bali United yang mengoleksi total 63.128 penonton dengan rata-rata 7.891 orang per pertandingan.
Borneo FC berada tepat di bawahnya dengan total 63.026 penonton dan rata-rata 7.003 orang.
Data tersebut menegaskan daya tarik pertandingan Persebaya Surabaya di kandang sendiri. Stadion Gelora Bung Tomo menjadi salah satu venue dengan atmosfer paling hidup sepanjang musim ini.
Bernardo Tavares melihat fakta tersebut sebagai kekuatan besar yang harus dijaga. Ia berharap sinergi antara pemain, pelatih, dan suporter dapat terbangun sejak laga melawan Malut United.
Dukungan penuh dari tribun diyakini mampu membantu pemain tampil lebih lepas. Hal itu menjadi kunci agar Persebaya Surabaya bisa menikmati permainan dan tampil agresif sepanjang laga.
Bagi Bonek dan Bonita, pertandingan melawan Malut United bukan sekadar laga kandang biasa. Laga ini menjadi momen awal membangun kepercayaan bersama pelatih baru dan arah baru tim.
Baca Juga: Resmi! Gustavo Fernandes Tinggalkan FC Penafiel, Dikabarkan Merapat ke Persebaya Surabaya
Dengan total penonton yang telah menembus 131.121 orang, ekspektasi publik Surabaya pun semakin tinggi.
Bernardo Tavares berharap energi besar dari tribun dapat mengantarkan Persebaya Surabaya meraih hasil maksimal di Gelora Bung Tomo.