JawaPos.com — Pertarungan panas akan tersaji pada pekan ke-25 Super League musim 2025/2026. Tuan rumah Borneo FC bakal menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (7/3/2026) malam WIB.
Laga ini bukan sekadar duel biasa. Kedua tim membawa ambisi besar untuk menjaga peluang bersaing di papan atas klasemen musim ini.
Borneo FC masih berada di jalur perebutan gelar. Tim berjuluk Pesut Etam itu kini menempati posisi ketiga dengan koleksi 50 poin.
Selisih empat angka dari pemuncak klasemen membuat persaingan semakin ketat. Setiap pertandingan menjadi krusial, termasuk duel menghadapi Persebaya Surabaya.
Modal positif juga dimiliki skuad asuhan Fabio Lefundes. Mereka baru saja melewati laga dramatis saat bertandang ke markas Persija Jakarta.
Dalam laga tersebut, Borneo FC mampu menahan imbang 2-2 di Stadion JIS. Hasil itu menunjukkan mental bertanding yang kuat ketika menghadapi tekanan tuan rumah.
Sementara itu, performa Persebaya Surabaya masih belum stabil. Di bawah arahan pelatih Bernardo Tavares, Green Force masih berusaha menemukan konsistensi permainan.
Tim asal Surabaya itu kini menempati posisi kelima klasemen dengan 39 poin. Dalam empat pertandingan terakhir, mereka mencatat satu kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan.
Hasil imbang 2-2 melawan Persib Bandung pada laga sebelumnya memperlihatkan potensi sekaligus masalah yang masih harus dibenahi.
Green Force mampu menyerang dengan efektif, tetapi masih kerap lengah di lini belakang.
Di sektor pertahanan, Borneo FC kemungkinan tidak akan banyak mengubah komposisi pemain. Posisi penjaga gawang tetap dipercayakan kepada Nadeo Argawinata.
Baca Juga: Menanti Gol-gol Magis Bruno Moreira saat Persebaya Surabaya Hadapi Borneo FC, Siap Tembus Dua Digit!
Di lini belakang, bek muda Alfahrezzi Buffon diprediksi mengisi sisi kanan pertahanan. Ia akan mendapat dukungan dari duet bek tengah tangguh Clayton Santos dan Komang Teguh.
Sementara posisi bek kiri kemungkinan masih ditempati Caxambu. Kombinasi ini cukup solid dan menjadi fondasi penting bagi permainan Pesut Etam musim ini.
Di kubu tamu, Bernardo Tavares masih punya banyak pekerjaan rumah. Terutama setelah lini pertahanan Green Force kerap kehilangan fokus dalam beberapa laga terakhir.
Skema 4-3-3 diprediksi tetap menjadi pilihan utama. Formasi ini sudah menjadi identitas permainan Persebaya Surabaya di bawah kepemimpinan pelatih asal Portugal tersebut.
Posisi penjaga gawang tetap dipercayakan kepada Ernando Ari. Ia menjadi sosok penting yang sering menyelamatkan gawang Green Force dari berbagai peluang lawan.
Empat pemain di depannya kemungkinan diisi oleh Arief Catur di bek kanan. Lalu duet bek tengah Leo Lelis dan Gustavo Fernandes.
Sementara sisi kiri pertahanan ditempati Jefferson. Kombinasi ini diharapkan mampu meredam agresivitas lini depan tuan rumah.
Pertarungan sengit juga akan terjadi di lini tengah. Fabio Lefundes memiliki trio gelandang pekerja keras yang cukup solid.
Mereka adalah Mohammad Anez, Kei Hirose, dan Rivaldo Pakpahan. Ketiganya dikenal memiliki daya jelajah tinggi serta kemampuan merebut bola dengan agresif.
Trio gelandang ini bahkan mampu membuat lini tengah Persija Jakarta kesulitan dalam laga sebelumnya. Performa tersebut tentu ingin kembali diulang saat menghadapi Green Force.
Di sisi lain, Persebaya Surabaya juga memiliki lini tengah yang tak kalah menarik. Kombinasi pemain muda dan pengalaman menjadi kekuatan tersendiri.
Toni Firmansyah kemungkinan akan menjadi gelandang jangkar. Ia memiliki peran penting dalam memotong aliran bola lawan sekaligus memulai serangan.
Dua gelandang lainnya adalah Milos Raickovic dan Francisco Rivera. Rivera dikenal sebagai playmaker kreatif yang kerap mengatur ritme permainan Green Force.
Lini depan juga menjadi sektor yang sangat menentukan. Borneo FC tampil sangat produktif musim ini.
Mereka sudah mencetak 42 gol dari 23 pertandingan. Catatan tersebut menjadikan Pesut Etam sebagai salah satu tim dengan lini serang paling tajam di liga.
Peran penting datang dari Mariano Peralta. Penyerang asal Argentina itu menjadi bintang dengan koleksi 10 gol dari 23 penampilan.
Selain itu, ada juga Juan Felipe Villa di sisi kanan. Pemain Kolombia tersebut sudah mencetak tujuh gol musim ini.
Di posisi penyerang tengah, Koldo Obieta menjadi rekrutan anyar yang langsung mendapat kepercayaan bermain. Ia sudah mencetak satu gol sejak bergabung di paruh musim.
Sementara itu, lini depan Persebaya Surabaya juga memiliki trio yang berbahaya. Mereka adalah Gali Freitas, Bruno Moreira, dan Alfan Suaib.
Gali Freitas dikenal memiliki kecepatan serta kemampuan dribel yang merepotkan bek lawan. Ia kerap menusuk dari sisi kanan sebelum melepaskan tembakan dengan kaki kiri andalannya.
Kapten tim Bruno Moreira juga tetap menjadi andalan. Penyerang asal Brasil tersebut sudah mencetak delapan gol dan empat assist dari 22 pertandingan.
Sementara itu, pemain muda Alfan Suaib diproyeksikan menjadi ujung tombak. Kecepatan serta mobilitasnya bisa menjadi senjata untuk menembus pertahanan tuan rumah.
Melihat kekuatan kedua tim, pertandingan diprediksi berjalan ketat. Borneo FC memiliki keuntungan bermain di kandang sendiri dengan dukungan penuh suporter.
Namun Persebaya Surabaya tetap memiliki peluang mencuri poin jika mampu bermain disiplin sepanjang laga. Duel strategi antara Fabio Lefundes dan Bernardo Tavares dipastikan menjadi faktor penentu.
Prediksi skor akhir pertandingan: Borneo FC 1-1 Persebaya Surabaya.