← Beranda
Doakan Persebaya Surabaya 100 Tahun Juara! Pesan Perpisahan Oktafianus Fernando Bikin Bonek Terharu
Moch. Rizky Pratama Putra• Kamis, 11 Juni 2026 | 15.10 WIB
Oktafianus Fernando saat membela Persebaya Surabaya. Pemain senior itu berpamitan dan mendoakan Green Force meraih gelar juara pada momen 100 tahun klub. (Instagram @oktafianusfernando)

 

JawaPos.com — Persebaya Surabaya resmi berpisah dengan Oktafianus Fernando untuk menghadapi Super League 2026/2027. Pemain senior yang pernah dua periode membela Green Force itu meninggalkan pesan menyentuh dengan mendoakan Persebaya Surabaya meraih gelar juara tepat pada momen ulang tahun ke-100 klub, yang langsung mengundang haru di kalangan Bonek.

Perpisahan Oktafianus Fernando diumumkan Persebaya Surabaya pada Rabu (10/6/2026). Namanya masuk dalam daftar pemain yang tidak lagi menjadi bagian dari skuad racikan Bernardo Tavares untuk musim depan.

“Persebaya mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan perjuangan selama ini. Ada suka, ada duka. Ada kemenangan, ada kekalahan. Ada perjumpaan, ada perpisahan. Mari kita kenang yang baik, karena sejatinya kita akan terus menjadi keluarga besar Persebaya,” tulis Persebaya Surabaya melalui akun Instagram resmi klub.

“Semoga senantiasa sukses di mana pun berada,” lanjut unggahan tersebut.

Baca Juga: Andhika Ramadhani Ungkap Alasan Tinggalkan Persebaya Surabaya

Apa Pesan Terakhir Oktafianus Fernando untuk Persebaya Surabaya?

Oktafianus Fernando menyampaikan salam perpisahan melalui akun Instagram pribadinya pada hari yang sama. Pesan singkat yang ditulisnya justru meninggalkan kesan mendalam bagi pendukung Green Force.

“Maturnuwun @officialpersebaya sukses selalu #100tahun juara,” tulis Oktafianus Fernando.

Kalimat tersebut menjadi sorotan karena berisi doa agar Persebaya Surabaya mampu meraih gelar juara pada usia ke-100 tahun.

Harapan itu sejalan dengan impian besar Bonek yang telah lama menantikan Green Force kembali mengangkat trofi kompetisi kasta tertinggi Indonesia.

Kepergian Oktafianus Fernando juga menandai berakhirnya perjalanan panjang sang pemain bersama klub yang telah menjadi bagian penting dalam kariernya.

Meski harus berpisah, hubungan emosional antara pemain dan Persebaya Surabaya tampaknya tetap terjaga.

Baca Juga: Resmi Perpanjang Kontrak! Ernando Ari Pasang Target Tinggi, Bawa Persebaya Surabaya Raih Prestasi Lebih Besar

Bagaimana Perjalanan Karier Oktafianus Fernando di Persebaya Surabaya?

Lahir di Jakarta pada 4 Oktober 1993, Oktafianus Fernando dikenal sebagai pemain sayap yang memiliki kecepatan dan kemampuan bermain di kedua sisi lapangan.

Pemain berkaki dominan kanan itu memiliki tinggi 1,68 meter dan nilai pasar terkini mencapai Rp 869,08 juta berdasarkan data Transfermarkt.

Sepanjang kariernya, Oktafianus Fernando sempat memperkuat sejumlah klub di Indonesia sebelum kembali mengenakan seragam Persebaya Surabaya.

Kepulangannya ke Kota Pahlawan pada November 2023 menjadi momen spesial karena ia kembali membela klub yang pernah membesarkan namanya.

Pada periode sebelumnya bersama Persebaya Surabaya, ia menjadi salah satu pemain yang cukup diandalkan. Pengalamannya membantu menjaga keseimbangan tim baik di dalam maupun luar lapangan.

Menariknya, peran Oktafianus Fernando tidak hanya terbatas di tim senior. Ia juga sempat menjadi joker atau pemain senior pendamping bagi EPA Persebaya Surabaya untuk membantu perkembangan pemain-pemain muda.

Baca Juga: Resmi! 3 Pemain Lokal Hengkang dari Persebaya Surabaya, Didikan El Faza Tinggalkan Warisan 23 Clean Sheet

Seperti Apa Statistik Oktafianus Fernando Bersama Persebaya Surabaya?

Perjalanan Oktafianus Fernando bersama Green Force terbagi dalam dua periode berbeda. Pada periode awal, ia tampil cukup konsisten sebagai bagian dari skuad utama Persebaya Surabaya.

Musim 2021/2022 menjadi salah satu musim terbaiknya dengan mencatatkan 19 penampilan dan 1.600 menit bermain. Pada musim berikutnya, ia tampil dalam 21 pertandingan dengan total 1.890 menit bermain.

Kontribusinya berlanjut pada musim 2023/2024 saat tampil dalam 14 pertandingan dan mengumpulkan 1.242 menit bermain.

Sementara pada musim 2024/2025 dan 2025/2026, ia masing-masing mencatat 24 penampilan dengan total lebih dari 2.100 menit bermain setiap musim.

Namun setelah kembali ke Persebaya Surabaya pada periode keduanya, kesempatan bermain mulai berkurang. Pada musim 2023/2024 ia tampil sembilan kali dengan 319 menit bermain.

Musim 2024/2025 menjadi periode tersibuknya setelah kembali dengan delapan penampilan di Super League dan satu laga bersama EPA Persebaya Surabaya U-20.

Ia juga mengoleksi dua kartu kuning di kompetisi utama dan satu kartu kuning saat memperkuat tim EPA.

Pada musim terakhirnya, 2025/2026, kesempatan bermain semakin terbatas. Oktafianus Fernando hanya tampil tiga kali dengan total lima menit bermain sebelum akhirnya berpisah dengan klub.

Baca Juga: Pelatih Kiper Persebaya Surabaya Tulis Pesan Haru ke Andhika Ramadhani, Berharap Sukses di Tim Barunya

Mengapa Sosok Oktafianus Fernando Sulit Dilupakan Bonek?

Nilai seorang pemain tidak selalu diukur dari statistik gol atau assist. Dalam kasus Oktafianus Fernando, loyalitas dan kecintaannya kepada Persebaya Surabaya menjadi alasan utama mengapa namanya tetap mendapat tempat di hati Bonek.

Ia pernah meninggalkan klub untuk mencari tantangan baru, tetapi kembali saat Persebaya Surabaya membutuhkan pengalaman dan kedewasaannya.

Kehadirannya juga menjadi contoh bagi pemain muda yang sedang berkembang di lingkungan Green Force.

Pesan perpisahan yang sederhana namun penuh makna menunjukkan besarnya rasa cinta Oktafianus Fernando terhadap klub tersebut.

Meski tidak lagi menjadi bagian skuad Bernardo Tavares, ia tetap berharap Persebaya Surabaya mencapai prestasi tertinggi.

Doa "100 tahun juara" yang dituliskannya kini menjadi harapan bersama. Bagi Bonek, pesan itu bukan sekadar ucapan perpisahan, melainkan simbol ikatan yang akan terus terjaga antara Oktafianus Fernando dan Persebaya Surabaya.

EDITOR: Banu Adikara