← Beranda
Buntut Sanksi Tambahan Komdis PSSI, PSIM Jogja Kehilangan Adrian Purzycki dalam Dua Laga
Andre Rizal Hanafi• Jumat, 25 September 2026 | 14.55 WIB
Pemain PSIM Jogja asal Polandia, Adrian Purzycki (kanan). (Istimewa)

 

JawaPos.com - Gelandang PSIM Jogja, Adrian Cyprian Purzycki, harus menerima sanksi tambahan dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI setelah mendapat kartu merah langsung saat menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan kedua BRI Super League 2026/2027.

Pertandingan tersebut berlangsung pada Minggu (13/9). Purzycki diusir wasit pada menit ke-50 setelah dianggap melakukan pelanggaran terhadap Toni Firmansyah yang berhasil merebut bola dan tengah membangun serangan.

Kartu merah tersebut membuat Purzycki harus meninggalkan pertandingan lebih awal. Tidak hanya mendapat hukuman otomatis sesuai regulasi kompetisi, pemain asal Polandia itu juga dikenai sanksi tambahan dari Komdis PSSI.

Baca Juga: Keluhan Ditindaklanjuti, PSIM Benahi Fasilitas Kamar Mandi Stadion Sultan Agung

Berdasarkan Surat Keputusan Nomor 012/SL/SK/KD-PSSI/IX/2026 yang diterbitkan pada 15 September 2026, Purzycki mendapat tambahan larangan bermain satu pertandingan dan denda sebesar Rp10 juta.

Sebelumnya, Purzycki memang sudah otomatis harus menjalani larangan bermain satu pertandingan akibat kartu merah langsung.

Hukuman tersebut mengacu pada Regulasi Kompetisi BRI Super League 2026/2027 Pasal 55 ayat 5 dan 9, yang juga menetapkan denda sebesar Rp15 juta.

Manajer Tim PSIM Jogja, Iksan Mahar, membenarkan adanya sanksi tambahan tersebut. Manajemen Laskar Mataram memilih menghormati keputusan yang telah dikeluarkan Komdis PSSI.

Baca Juga: Bawa Madura United Menang 2-1 atas PSIM, Jose Gomes Sabet Penghargaan Coach of the Week Pekan

“Sesuai regulasi kompetisi BRI Super League musim ini, kalau mendapat kartu merah langsung memang harus absen satu laga. Namun, Purzycki mendapatkan sanksi tambahan larangan bermain pada satu pertandingan dari Komite Disiplin. Meski demikian, kami menghormati keputusan yang diberikan oleh Komdis untuk sang pemain,” ujar Iksan.

Dengan tambahan hukuman tersebut, Purzycki harus melewatkan dua pertandingan PSIM. Ia sudah absen ketika Laskar Mataram menghadapi Madura United pada 18 September dan kembali tidak dapat tampil saat bertemu Persija Jakarta pada 10 Oktober mendatang.

Purzycki baru bisa kembali memperkuat PSIM ketika menghadapi PSM Makassar dalam laga kandang yang dijadwalkan pada 16 Oktober.

Absennya Purzycki menjadi tantangan tersendiri bagi PSIM. Pasalnya, gelandang tersebut merupakan salah satu pemain yang cukup diandalkan di lini tengah dan menjadi pencetak gol pertama PSIM pada musim ini.

Meski kehilangan salah satu pilarnya, tim pelatih PSIM tetap menyiapkan opsi lain. Iksan menyebut kedalaman skuad diharapkan dapat menutup posisi yang ditinggalkan Purzycki.

“Tim pelatih tentu sudah memiliki rencana di lini tengah untuk menghadapi Persija. Seperti halnya perubahan ketika menurunkan Nermin Haljeta kontra Madura United,” pungkas Iksan.

EDITOR: Banu Adikara