← Beranda
Ukir 5 Gol Bersama Timnas Indonesia, Mitchell Baker Samai Rekor Soetjipto Soentoro dan Iswadi Idris
Andika Rachmansyah• Sabtu, 3 Oktober 2026 | 00.06 WIB
Mitchell Baker saat lawan Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (1/10). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Mitchell Baker cetak lima gol dalam kemenangan telak 9-2 Timnas Indonesia atas Bangladesh di laga pamungkas Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.

Catatan quintrick atau lima gol tersebut membuatnya menyamai rekor legenda Garuda seperti Soetjipto Soentoro dan Iswadi Idris. 

Pesta gol Timnas Indonesia ke gawang Bangladesh berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (1/10) malam WIB.

Baca Juga: Persib Gelar Tiga Laga Kandang di Si Jalak Harupat pada Oktober

Penampilan Mitchell Baker dalam laga tersebut sangat menyita perhatian karena menyumbang setengah dari jumlah gol skuad Garuda. 

Empat gol Timnas Indonesia lainnya dicetak oleh Rizky Ridho, Justin Hubner, Luke Vickery, dan Kevin Diks.

Ini menjadi bukti bahwa skuad Garuda tidak hanya mengandalkan sosok penyerang saja, melainkan para pemain belakang skuad Garuda juga bisa mencetak gol. 

Baca Juga: Persiraja Optimistis Rebut Kemenangan Perdana atas Sumsel United

Gol Mitchell Baker paling krusial terjadi pada menit 90+7, yang menjadi gol kemenangan Timnas Indonesia.

Gol kesembilan tersebut sangat krusial karena memastikan Timnas Indonesia lolos dramatis ke partai final dengan unggul produktivitas gol atas Malaysia. 

Koleksi lima gol tersebut sekaligus membuat Mitchell Baker memimpin daftar top skor sementara FIFA ASEAN Cup 2026.

Lebih dari itu, torehan lima gol juga membuatnya menyamai rekor para legenda Timnas Indonesia. 

Samai Pencapaian 3 Legenda Timnas Indonesia

Melansir data dari akun media sosial Instagram Lapangbola, Mitchell Baker menjadi pemain keempat Timnas Indonesia yang berhasil mencetak lima gol dalam satu pertandingan.

Tiga legenda skuad Garuda yang pernah mencetak quintrick dalam satu laga adalah Soetjipto Soentoro, Iswadi Idris, dan Waskito. 

Baca Juga: Prediksi Pegadaian Championship: PSMS Bidik Kemenangan Kontra Persikad Depok

Soetjipto Soentoro pernah mencetak lima gol dalam satu pertandingan di Turnamen Merdeka tahun 1968.

Kala itu, Timnas Indonesia bantai Taiwan dengan skor telak 11-1. 

Kemudian catatan tersebut diikuti Iswadi Idris saat Timnas Indonesia menghadapi Vietnam dalam ajang Presiden Cup 1971.

Baca Juga: Borong 3 Assist dan 1 Gol, Danilo Santacruz Makin Kerasan di Madura United 

Dalam laga tersebut, dia mencetak lima dari kemenangan 9-1 skuad Garuda atas Vietnam. 

Berselang setahun, giliran Waskito yang mencetak quintrick bersama Timnas Indonesia.

Dia mengukir lima gol saat skuad Garuda menang telak 12-0 atas Filipina di President Cup 1972.

Baca Juga: Jaga Ritme Pemain, Jose Gomes Siapkan Dua Laga Uji Coba Madura United

Setelah 54 tahun berlalu, akhirnya kembali ada pemain Timnas Indonesia yang mampu mencetak lima gol dalam satu pertandingan.

Kali ini, torehan tersebut dicatatkan Mitchell Baker saat membawa Skuad Garuda meraih kemenangan telak.

Jadi Laga Paling Gila dalam Hidupnya

Mitchell Baker tak kuasa menahan kebahagiannya setelah membantu Timnas Indonesia menang telak atas Bangladesh sekaligus lolos final FIFA ASEAN Cup 2026.

Dia mengakui bahwa tersebut merupakan laga paling gila dalam kariernya. 

Baca Juga: Rio Fahmi Tak Gentar Bersaing dengan Pemain Asing Persija

“Ya, pertandingan yang gila. Saya rasa ini pertandingan paling gila yang pernah saya mainkan. Para suporter luar biasa. Mereka membantu kami melewati pertandingan ini. Mereka adalah alasan kami bermain untuk negara ini,” ungkap Mitchell Baker usai pertandingan.

“Itulah alasan kami bekerja sangat keras, yaitu untuk menang demi negara. Jadi, itulah motivasi kami untuk melewati pertandingan ini,” sambung dia. 

Kendati demikian, Mitchell Baker tak ingin berpuas diri begitu saja.

Baca Juga: Pedro Augusto Gabung Dewa United Targetkan Juara Super League

Dia bertekad menjaga momentum sekaligus menuntaskan turnamen dengan mempersembahkan trofi untuk Timnas Indonesia. 

“Kami akan menikmati malam ini, tetapi kami masih memiliki final untuk dimainkan. Kami harus terus berusaha memenangkan trofi pertama Indonesia,” tegas dia. 

Timnas Indonesia akan menantang Thailand pada laga pamungkas FIFA ASEAN Cup 2026.

Baca Juga: Adhyaksa FC Dibayangi Tren Negatif, Hadapi PSIS tanpa Diperkuat 5 Pemain Pilar

Duel tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (5/10).

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah