JawaPos.com - PSIS Semarang menutup pertandingan pekan keempat Pegadaian Championship 2026/2027 dengan kemenangan atas Adhyaksa Bekasi FC, Sabtu (3/10/2026) di Stadion Jatidiri, Kota Semarang.
Namun, di balik tiga poin yang diraih, ada momen penuh haru ketika setelah pertandingan seluruh elemen tim mengenang empat tahun tragedi Kanjuruhan.
PSIS Semarang menang tipis 1-0 atas Adhyaksa Bekasi FC dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Jatidiri, Sabtu (3/10).
Baca Juga: Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Gol tunggal kemenangan Laskar Mahesa dicetak Miftahul Hamdie melalui sundulan pada menit ke-44 babak pertama.
Selepas pertandingan, para pemain PSIS tidak langsung meninggalkan lapangan. Setelah menyelesaikan anthem, seluruh pemain berdiri di tengah lapangan untuk mengikuti agenda mengenang tragedi Kanjuruhan.
Tragedi tersebut terjadi pada 1 Oktober 2022 dan menelan 135 korban jiwa. Empat tahun setelah peristiwa memilukan itu, PSIS bersama para pemain dan suporter kembali mengirimkan doa bagi seluruh korban.
Baca Juga: Timnas Indonesia vs Thailand, Chanatip Songkrasin Tak Sabar Jajal Kemampuan Para Diaspora Garuda
Suasana di Stadion Jatidiri semakin terasa haru ketika lampu stadion dimatikan. Para pemain kemudian berdiri bersama untuk melakukan doa dan mengheningkan cipta sebagai bentuk penghormatan kepada para korban tragedi Kanjuruhan.
Momen tersebut tidak hanya melibatkan tim PSIS. Suporter Panser Biru dan Snex yang berada di stadion juga ikut dalam rangkaian penghormatan tersebut.
Setelah doa bersama selesai, suasana kembali diisi dengan nyanyian dari tribun. Panser Biru dan Snex menyanyikan lagu "Sampai Jumpa" milik Endank Soekamti. Lagu tersebut membuat suasana di Stadion Jatidiri semakin emosional setelah pertandingan berakhir.
PSIS Semarang melalui akun Instagram resminya, @psisofficial, turut menyampaikan pesan mengenai momen tersebut. Klub menegaskan bahwa kemenangan atas Adhyaksa tetap dibarengi dengan kepedulian terhadap tragedi yang terjadi empat tahun silam.
"Mengenang 4 tahun tragedi Kanjuruhan selepas laga hari ini, disela kemenangan ini kami kirim doa untuk Kanjuruhan. The Spirit Never Dies," tulis akun resmi PSIS Semarang.
Baca Juga: SUGBK Dipastikan Penuh! Tiket Final ASEAN Cup 2026 Timnas Indonesia vs Thailand Ludes Terjual
Kemenangan atas Adhyaksa menjadi hasil penting bagi PSIS dalam perjalanan mereka di Pegadaian Championship musim 2026/2027. Namun, momen setelah pertandingan menunjukkan bahwa sepak bola tidak hanya berbicara soal hasil di lapangan.
Empat tahun berlalu sejak tragedi Kanjuruhan, tetapi kenangan terhadap para korban tetap hidup. Doa bersama yang dilakukan PSIS, pemain, dan suporter menjadi bentuk penghormatan sekaligus pengingat bahwa semangat sepak bola harus terus berjalan dengan menjunjung nilai kemanusiaan.