← Beranda
Segrup dengan Persikad dan Persiku, PSIM Yogyakarta Nilai Grup E Cukup Bersahabat
Andre Rizal Hanafi• Kamis, 8 Oktober 2026 | 22.54 WIB
PSIM Yogyakarta tergabung di Grup E bersama Persikad Depok dan Persiku Kudus. (Dok. I.League)

JawaPos.com - PSIM Yogyakarta mendapat hasil yang cukup menguntungkan dari drawing League Cup 2026/2027. Laskar Mataram tergabung di Grup E bersama Persikad Depok dan Persiku Kudus.

Drawing pembagian grup League Cup 2026/2027 digelar I.League selaku operator kompetisi secara daring melalui live streaming pada Rabu (7/10) sore.

PSIM berada di pot satu Zona Barat 2. Dari hasil undian tersebut, mereka masuk Grup E dan akan bersaing dengan Persikad Depok serta Persiku Kudus untuk memperebutkan tiket ke babak berikutnya.

Baca Juga: Drawing League Cup: Kendal Tornado Hadapi Persebaya dan PSBS Biak, Ini Respon Stefan Keeltjes

Manajer PSIM Yogyakarta, Iksan Mahar, menilai hasil drawing tersebut cukup bersahabat bagi timnya. Menurutnya, persaingan di Grup E relatif lebih ringan dibandingkan dengan sejumlah grup lain di Zona Barat.

"Kalau dari sisi lawan dan juga drawing menurut kita tidak terlalu sulit dibandingkan grup-grup lain di zona barat yang secara persaingan lebih sulit," ujar Iksan dikutip dari laman resmi I.League.

PSIM Dapat Keuntungan dari Jadwal Fase Grup

Selain lawan yang dinilai cukup menguntungkan, PSIM juga mendapat keuntungan dari susunan pertandingan fase grup. Mereka dijadwalkan menghadapi Persikad Depok di kandang dan Persiku Kudus sebagai tim tamu.

Persiku sendiri bermarkas di Bantul. Kondisi tersebut membuat PSIM praktis tidak perlu melakukan perjalanan jauh selama menjalani fase grup League Cup.

"Kalau melihat susunan lawan dan menurut agenda, kita akan main home menghadapi Persikad Depok dan away melawan Persiku Kudus yang notabene mereka bermarkas di Bantul," jelas Iksan.

Dengan kondisi tersebut, PSIM berharap keuntungan dari sisi perjalanan bisa dimaksimalkan untuk meraih hasil terbaik. Terlebih, hanya juara grup yang berhak melaju ke babak selanjutnya.

Jadwal Padat Jadi Tantangan PSIM

Baca Juga: Prediksi Skor JDT vs Svay Rieng di ACC Cup: Harimau Selatan Diunggulkan Menang

Meski demikian, tambahan pertandingan League Cup juga menjadi tantangan tersendiri bagi PSIM. Dua laga fase grup rencananya dimainkan pada November, ketika kompetisi Super League 2026/2027 tetap berlangsung.

Tim pelatih pun harus cermat mengatur komposisi pemain agar kondisi skuad tetap terjaga di tengah jadwal yang semakin padat.

"Tentu ini akan jadi tantangan bagi tim pelatih untuk mengatur program tim karena jadwal akan semakin berat di bulan November," kata Iksan.

Di sisi lain, aturan League Cup yang membatasi pendaftaran maksimal tiga pemain asing dinilai bisa membuka peluang bagi pemain lokal PSIM. Pemain yang selama ini minim menit bermain memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan bersaing mendapatkan tempat di tim.

"League Cup ini hanya memperbolehkan tiga pemain asing untuk didaftarkan, tentu hal ini menjadi kesempatan bagi para pemain lokal yang selama ini kurang mendapat menit bermain," pungkasnya.

EDITOR: Hendra