JawaPos.com - Borneo FC Samarinda mengawali kiprahnya di ASEAN Club Championship 2026/2027 dengan hasil positif. Bertandang ke markas juara bertahan, Buriram United, Pesut Etam berhasil membawa pulang satu poin setelah bermain imbang 0-0 di Chang Arena, Rabu (7/10) malam.
Hasil tersebut tidak lepas dari penampilan apik Kadu Monteiro di bawah mistar gawang Borneo FC. Kiper asal Angola itu tampil tenang sepanjang pertandingan dan beberapa kali menggagalkan peluang yang didapatkan tuan rumah.
Baca Juga: Madura United Tantang Persik Kediri, Jose Gomes Bidik Empat Kemenangan Beruntun
Kadu Monteiro Tampil Gemilang
Buriram United tampil agresif di hadapan pendukungnya sendiri. Tekanan demi tekanan diberikan ke lini pertahanan Borneo FC, tetapi Kadu mampu menjaga fokus hingga pertandingan berakhir.
Sejumlah penyelamatan penting yang dilakukan Kadu membuat gawang Borneo FC tetap aman. Skor 0-0 pun bertahan sampai peluit panjang. Hasil tersebut menjadi poin berharga bagi Pesut Etam dalam laga pembuka Grup A, terlebih pertandingan berlangsung di markas salah satu tim kuat Asia Tenggara.
Meski tampil sebagai salah satu pemain paling menonjol, Kadu tidak ingin mengambil pujian seorang diri. Ia menyebut hasil tersebut merupakan buah kerja keras seluruh pemain Borneo FC.
"Ini bukan kerja saya sendiri, ini kerja sama. Pertandingan yang bagus, ini adalah poin yang sangat penting di stadion yang sulit ini, tapi tidak apa-apa, ayo kita lanjutkan," ujar Kadu, dikutip dari laman resmi I.League.
Adaptasi Kadu Monteiro Berjalan Positif
Kadu baru bergabung dengan Borneo FC pada Agustus 2026. Ia didatangkan setelah menunjukkan performa positif bersama PSBS Biak pada musim sebelumnya.
Adaptasinya bersama Pesut Etam sejauh ini berjalan cukup baik. Penampilannya ketika menghadapi Buriram United menjadi bukti bahwa Kadu mampu memberikan rasa aman di lini belakang Borneo FC.
Pelatih Borneo FC, Mauro Jeronimo, juga memberikan apresiasi terhadap performa sang penjaga gawang. Pelatih asal Portugal tersebut menilai Kadu mampu menunjukkan ketenangan dan disiplin meski harus menghadapi tekanan besar dari tim tuan rumah.
Borneo FC Bawa Modal Penting
Baca Juga: Bernardo Tavares Minta Persebaya Tak Remehkan PSBS Biak dan Kendal Tornado FC
Hasil imbang tanpa gol ini menjadi modal penting bagi Borneo FC untuk melanjutkan perjalanan di ASEAN Club Championship 2026/2027.
Pesut Etam kini memiliki tambahan kepercayaan diri setelah berhasil menahan salah satu tim kuat Asia Tenggara di kandangnya sendiri.
Dengan Kadu Monteiro yang tampil meyakinkan di bawah mistar, Borneo FC berharap tren positif tersebut dapat berlanjut pada pertandingan Grup A berikutnya.