JawaPos.com - Borneo FC Samarinda menghadapi tantangan tersendiri menjelang pertandingan melawan Java United FC pada pekan keempat BRI Super League 2026/27.
Meski memiliki waktu persiapan yang terbatas, Pesut Etam tetap bertekad meraih tiga poin saat bertandang ke Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (11/10) sore.
Padatnya jadwal pertandingan menjadi salah satu kendala yang harus dihadapi Borneo FC.
Setelah tampil di ASEAN Club Championship 2026/27 melawan Buriram United, tim asal Samarinda tersebut harus kembali fokus ke kompetisi domestik dengan waktu pemulihan yang cukup singkat.
Selain itu, perjalanan panjang menuju Semarang turut menjadi tantangan bagi para pemain.
Kondisi tersebut membuat tim pelatih harus memaksimalkan waktu yang tersedia untuk menjaga kebugaran pemain sekaligus mempersiapkan strategi menghadapi Java United FC.
Meski situasinya tidak ideal, penjaga gawang Borneo FC, Kadu Monteiro, memastikan timnya tetap memiliki semangat tinggi untuk menghadapi pertandingan tersebut.
Kiper asal Brasil itu menyadari bahwa persiapan yang singkat menjadi kendala, tetapi hal tersebut tidak boleh mengganggu fokus tim.
"Seperti yang coach sudah katakan, kita selalu punya sedikit waktu untuk mempersiapkan pertandingan ini karena perjalanan dan waktu pemulihan yang singkat," ujar Kadu Monteiro.
Menurut Kadu, kondisi tersebut bukan hal yang bisa dijadikan alasan bagi Borneo FC untuk tampil di bawah performa terbaik.
Sebagai tim profesional, seluruh pemain dituntut mampu beradaptasi dengan jadwal kompetisi yang padat.
Karena itu, Borneo FC berusaha menggunakan waktu yang ada sebaik mungkin. Persiapan dilakukan dengan tetap memperhatikan kondisi fisik pemain agar mereka bisa tampil maksimal ketika pertandingan berlangsung.
Kadu juga menegaskan bahwa seluruh anggota tim memahami apa yang harus dilakukan untuk menghadapi Java United FC. Ia berharap kerja keras selama persiapan bisa menjadi modal penting bagi Pesut Etam dalam memburu hasil positif.
"Tapi kita tahu apa yang harus kita lakukan. Kita adalah tim profesional dan kita mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk ketika hari pertandingan tiba, bertaruh dan pergi demi tiga poin tentunya," tegasnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Borneo FC tidak ingin menjadikan keterbatasan waktu sebagai penghalang untuk mencapai target.
Mereka tetap berusaha menjaga konsentrasi dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan di kandang lawan.
Pertandingan melawan Java United FC pun menjadi kesempatan bagi Borneo FC untuk kembali menunjukkan konsistensinya di BRI Super League 2026/27.
Dengan jadwal yang padat dan waktu pemulihan yang minim, kemampuan menjaga kebugaran serta menjalankan strategi akan menjadi faktor penting.
Borneo FC kini dituntut mampu mengatasi berbagai kendala tersebut agar bisa tampil kompetitif di Stadion Jatidiri.
Kadu Monteiro dan rekan-rekannya tentu berharap persiapan yang telah dilakukan cukup untuk membawa pulang tiga poin dari Semarang.