← Beranda
Bus Persib U-18 Diserang dan Dijarah di Batang, Satu Orang Jadi Korban
Andika Rachmansyah• Senin, 12 Oktober 2026 | 16.07 WIB
tangkapan layar bus tim Persib Bandung U-18 diserang dan dijarah di Rest Area KM 360 Batang, Jawa Tengah, Minggu (11/10). (Istimewa)

 

JawaPos.com - Bus tim Persib Bandung U-18 diserang dan dijarah di Rest Area KM 360 Batang, Jawa Tengah, Minggu (11/10).

Beberapa koper milik ofisial dan tim dilaporkan dijarah. 

Dalam keterangan Persib yang diterima JawaPos.com, insiden tersebut terjadi pada pukul 21.30 WIB.

Baca Juga: Marseille Kembali Menang, Kalahkan Troyes 2-0 di Ligue 1!

Posisinya, rombongan Persib dalam perjalanan menuju Bandung setelah menyelesaikan pertandingan melawan Garuda United di Solo pada kompetisi Elite Pro Academy U-18. 

Berpapasan dengan Rombongan Suporter Persija

Berdasar informasi awal yang diterima, keduanya berpapasan dengan rombongan suporter Persija Jakarta yang sedang dalam perjalanan pulang setelah mendukung timnya bertanding di Yogyakarta. 

Dalam rangkaian kejadian tersebut, bus rombongan Persib U-18 dilaporkan mengalami penyerangan oleh sekelompok orang yang diduga merupakan bagian dari rombongan suporter tersebut. 

Baca Juga: Kolo Muani Hindarkan Juventus dari Kekalahan, Imbang Lawan Cagliari

Namun, belum bisa dikonfirmasi siapa pelaku utama di balik insiden memalukan tersebut. 

Koper Dijarah dan MO EPA Persib Jadi Korban Kekerasan

Akibat kejadian itu, bus mengalami kerusakan.

Selain itu, dilaporkan bahwa beberapa koper milik ofisial dan tim Persib U-18 dijarah oknum penyerang.

Dalam rombongan tim Persib U-18 itu, ada nama Pandu Persada selaku Media Officer Persib untuk EPA, serta Ridwan dari tim Akademi Persib.

Keduanya mendapat situasi yang lebih menegangkan dibanding rombongan lain.

Ketika berada di area toilet rest area, Pandu dan Ridwan berupaya kembali menuju bus.

Baca Juga: Jay Idzes Masih Absen, Sassuolo Tahan Imbang AC Milan 1-1

Namun, situasi yang tidak kondusif dan banyaknya orang di lokasi menyebabkan keduanya terpisah dari rombongan.

Bus EPA kemudian melanjutkan perjalanan lebih dahulu, sementara Pandu dan Ridwan tertinggal di lokasi.

Dalam situasi tersebut, Pandu dilaporkan mengalami kekerasan fisik oleh sejumlah orang yang diduga terlibat dalam penyerangan. 

Baca Juga: Andoni Iraola Akui Liverpool Kalah Setelah Kartu Merah Gravenberch

Untuk menghindari ancaman lebih lanjut, Pandu kemudian berlindung di sebuah tempat tambal ban di area Rest Area Batang KM 360.

Sementara Ridwan meninggalkan lokasi kejadian dengan selamat setelah menumbang mobil milik orang tua salah satu pemain Persib U-18. 

Hingga laporan ini disusun, Persib masih melakukan koordinasi secara intensif dengan pihak kepolisian di wilayah Batang, Jawa Tengah, untuk memastikan keselamatan dan mengupayakan pengamanan serta evakuasi Pandu dari lokasi kejadian.

Baca Juga: Enzo Maresca Minta Manchester City Abaikan Kebisingan dari Luar Lapangan

“Prioritas utama saat ini adalah memastikan Pandu berada dalam kondisi aman, memperoleh konfirmasi mengenai kondisi fisiknya, dan dapat segera meninggalkan lokasi dengan pendampingan yang diperlukan,” terang Persib dalam keterangannya, Senin (12/10).

Persib Memandang Serius Insiden Penyerangan Ini

Persib memandang serius insiden ini karena menyangkut keselamatan personel yang sedang menjalankan tugas profesional.

Sekaligus dugaan perusakan kendaraan dan pengambilan barang milik rombongan tanpa hak.

Segala bentuk kekerasan dan tindakan yang membahayakan keselamatan orang lain tidak dapat dibenarkan.

Baca Juga: Manchester City Permalukan Liverpool 3-0 di Stadion Anfield

Oleh karena itu, kejadian ini perlu ditangani secara serius, objektif, dan melalui jalur hukum agar fakta dapat diungkap serta pihak-pihak yang terbukti bertanggung jawab dapat diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

“Persib mengutamakan keselamatan seluruh personel yang terdampak dan terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penanganan berjalan dengan baik," kata pernyataan itu.

"Seluruh pihak juga diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan balasan yang dapat memperburuk situasi,” imbuh pernyataan Persib.

Baca Juga: Nathan Tjoe-A-On Main 81 Menit, Willem II Kalah 1-3 di Markas Utrecht

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah