JawaPos.com – Arya Sinulingga resmi terpilih sebagai Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sumatera Utara periode 2026–2030. Ia terpilih secara aklamasi dalam Kongres Luar Biasa (KLB) Asprov PSSI Sumut yang berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Medan, Senin (12/10).
Arya menjadi calon tunggal setelah dua kandidat lainnya, Julius Raja dan Benny Tomasoa, mengundurkan diri dari pencalonan. Benny menyampaikan pengunduran diri secara tertulis, sedangkan Julius menyatakan mundur dalam forum kongres.
Komite Pemilihan kemudian menetapkan Arya sebagai ketua terpilih sesuai dengan ketentuan statuta yang berlaku dan setelah mendapat persetujuan forum kongres.
KLB tersebut diikuti 48 pemilik suara atau voters, yang terdiri dari 33 perwakilan Asosiasi Kabupaten (Askab) dan Asosiasi Kota (Askot), serta 15 perwakilan klub.
Arya bukan sosok baru di sepak bola Sumatera Utara. Sebelum terpilih sebagai ketua definitif, ia telah menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Asprov PSSI Sumut. Ia juga masih tercatat sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI periode 2023–2027.
Lantas, siapa Arya Sinulingga dan bagaimana perjalanan kariernya sebelum memimpin PSSI Sumatera Utara?
Baca Juga: Prediksi Skor Levante vs Sevilla: Los Nervionenses Bidik Tiga Poin
Profil Singkat Arya Sinulingga
Arya memiliki nama lengkap Arya Mahendra Sinulingga. Ia lahir di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, pada 18 Februari 1971. Pada Oktober 2026, usianya menginjak 55 tahun.
Arya merupakan lulusan S1 Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung (ITB). Setelah menyelesaikan pendidikan, ia membangun karier di industri media dan menempati sejumlah posisi strategis di perusahaan media nasional.
Ia pernah menjabat Direktur Utama PT Hikmat Makna Aksara yang menerbitkan Sindo Weekly, Direktur News dan Corporate Secretary Global TV, serta sejumlah posisi di lingkungan Media Nusantara Citra (MNC).
Pengalaman lainnya meliputi jabatan Direktur MNC Investama, Direktur Pemberitaan MNC, Wakil Direktur Utama iNewsTV, Direktur Utama IDX Channel, serta Direktur Corporate Secretary MNC.
Pernah Jadi Staf Khusus Menteri BUMN
Karier Arya kemudian merambah ke pemerintahan. Pada 2019, ia ditunjuk sebagai Staf Khusus III Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), saat Erick Thohir menjabat sebagai Menteri BUMN.
Arya juga pernah dipercaya menduduki posisi komisaris di sejumlah perusahaan milik negara, termasuk PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dan PT Telkom Indonesia Tbk.
Di ranah politik, Arya pernah menjadi juru bicara Tim Kampanye Nasional pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin pada Pemilihan Presiden 2019.
Pengalaman di bidang komunikasi, media, dan pengelolaan organisasi tersebut menjadi bagian dari perjalanan karier Arya sebelum lebih jauh terlibat dalam pengelolaan sepak bola nasional.
Baca Juga: Prediksi Skor Torino vs Udinese: Il Toro Cari Kemenangan Kandang, Tamu Ingin Bangkit
Dirikan Karo United hingga Sumut United
Di dunia sepak bola, Arya dikenal sebagai salah satu pendiri Karo United pada 2019. Klub tersebut kemudian berganti nama menjadi Sada Sumut FC pada 2023 dan selanjutnya menjadi Sumut United.
Sumut United berhasil menjuarai Liga Nusantara musim 2024/2025 dan memperoleh promosi ke Liga 2. Namun, pada Juni 2025, klub tersebut diakuisisi dan berganti nama menjadi Persikad Depok.
Arya membenarkan perubahan tersebut dan menyatakan ingin berfokus mengurus federasi sepak bola. Dengan demikian, ia tidak lagi menjadi pemilik Sumut United setelah perubahan kepemilikan dan identitas klub.
Kini, Arya mendapat mandat memimpin Asprov PSSI Sumatera Utara untuk periode 2026–2030.
Kepemimpinannya akan menghadapi tantangan dalam memperkuat pembinaan pemain usia muda, meningkatkan kualitas kompetisi lokal, serta memperluas kesempatan bagi talenta dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara untuk berkembang.
Baca Juga: Prediksi Skor Atalanta vs Venezia: Rekor Pertemuan Jadi Modal Tuan Rumah