← Beranda
Pecah Kongsi di RNF Racing Bisa Berdampak ke Darryn Binder
Candra Kurnia Harinanto• Senin, 1 November 2021 | 00.38 WIB
kredit: motogp.com
JawaPos.com – Razali Nadia Farouk (RNF) Racing, tim yang merupakan rebranding dari Petronas Yamaha SRT dan  bakal tampil di MotoGP musim depan, melakukan perombakan pada struktur organisasi.

Yang paling krusial adalah pecah kongsinya Team Principal Datuk Razlan Razali dan Direktur Tim Johan Stigefelt.

Pecah kongsi antara Razali dan Stigefelt sudah terendus sejak beberapa pekan terakhir.

Hal itu diketahui saat peluncuran tim di tengah GP Emilia Romagna. Saat itu, nama Stigefelt tidak disebutkan di dalam struktur tim.

Menurut Razali alasan dihentikannya kerjasama dengan Stigefelt karena mulai tahun depan Petronas Yamaha tidak akan berlaga lagi di semua kelas kelas grand prix. Baik Moto3, Moto2, maupun MotoGP.

Tim hanya akan fokus di MotoGP dengan nama baru RNF Racing.

‘’Tim kami ( Petronas Yamaha) selama tiga tahun terakhir diisi 60 orang. Karena tahun depan hanya fokus di MotoGP, maka jumlah kru akan berkurang signifikan, yakni hanya tersisa 29 orang,’’ terang Razali dilansir Crash.

‘’Selama ini Johan (Stigefelt) lebih banyak mengurusi tim kami di Moto2 dan Moto3. Jadi saya memutuskan untuk melanjutkan tim ini bersam Wilco (Zeelenberg, manajer tim di MotoGP),’’ ucapnya.

Kabarnya, keputusan Razali untuk tidak melibatkan Stigefelt dalam tim baru musim depan bisa berdampak pada kontrak Darryn Binder, yang dipromosikan langsung dari Moto3 ke MotoGP, untuk bertandem dengan Andrea Dovizioso musim depan.

Pasalnya, kesepakatan kontrak adik kandung rider KTM Brad Binder itu ditandatangani oleh Stigefelt.

Belum diketahui dampak jangka pendek dari keputusan tersebut terhadap Darryn.

Sebelumnya, Darryn sudah dijanjikan bakal mendapatkan motor Yamaha YZR-M1 spek 2021 (motor saat ini) untuk berlaga di MotoGP musim depan.

Sedangkan Dovizioso yang dikontrak langsung oleh Yamaha bakal dipersenjatai M1 spek terbaru alias motor 2022.

 

 

 
EDITOR: Candra Kurnia Harinanto