← Beranda
Pembalap Indonesia Dominan di ARRC Mandalika 2026, Sapu Podium di UB150
jpg• Senin, 10 Agustus 2026 | 14.24 WIB
Pembalap Indonesia tampil dominan di ARRC Mandalika 2026. Husni Zainul Fuadzy juara UB150, sedangkan Irfan Ardiansyah menang di AP250. (Dok. Lombok Post)

JawaPos.com - Sirkuit Internasional Mandalika kembali menjadi saksi keandalan para pembalap Indonesia dalam ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 putaran keempat.

Direktur Operasi InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) Troy Reza Warokka menegaskan bahwa ARRC di Mandalika memegang peranan vital dalam mengasah mental dan performa pembalap Indonesia. Nama-nama besar seperti Veda Ega Pratama hingga Mario Aji menjadi bukti nyata dari suksesnya pembinaan melalui ajang ini.

"Kejuaraan ini membuktikan mampu membuat pembalap Indonesia naik podium. Persaingan ketat di seri keempat ini menjadi salah satu pemanasan yang sangat positif menjelang gelaran MotoGP nanti," ujar Troy, Minggu (9/8) dikutip dari Lombok Post (Jawa Pos Group).

Troy menambahkan, kelangsungan ajang bergengsi ini membutuhkan sinergi kuat antarseluruh pihak, baik BUMN maupun sektor swasta, guna memastikan konsistensi penyelenggaraan di masa mendatang.

Race Director FIM ARRC 2026 Eddy Syahputra mengatakan, pembalap Indonesia menunjukkan dominasi dan perkembangan pesat, terutama pada kelas-kelas utama.

"Secara umum penampilan pembalap Indonesia bisa menguasai di semua kelas. Ini salah satu hasil dari kejurnas MRS, yang tampil adalah para juara di MRS," singkatnya.

Pada kelas Underbone 150cc (UB150), para pembalap Indonesia tampil perkasa dengan menyapu bersih sembilan posisi terdepan. Pertarungan dramatis hingga photo finish menobatkan Husni Zainul Fuadzy sebagai pemenang dengan total waktu 15:33.175, hanya unggul tipis 0,050 detik dari M. Syirat Sauki di posisi kedua.

Disusul Dimas Juli Atmoko di tempat ketiga. Sementara itu, Akbar Abud Afdalah yang menduduki posisi kelima sukses mencatatkan overall best time di kelas ini dengan torehan 1:55.181.

Hasil manis juga diraih tuan rumah pada kelas AP250 Race 2 setelah Irfan Ardiansyah merebut podium tertinggi. Tak hanya memenangi balapan usai menahan gempuran sengit dari pembalap Jepang, Riichi Takahira, Irfan juga mempertajam dominasinya dengan mencetak overall best time kelas AP250.

Baca Juga: Pembuktian John Herdman! Timnas Indonesia Siapkan Skuad Utama untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Melengkapi sukses Indonesia di kelas ini, Muhammad Fadhil Musyavi berhasil mengamankan podium ketiga, mengungguli wakil Vietnam Nguyen Huu Tri dan pembalap Indonesia lainnya, Muh. Badly Ayatullah M.

Persaingan sengit juga tersaji di kelas SuperSports 600cc (SS600) Race 2. Dalam balapan 12 putaran tersebut, pembalap asal Thailand, Anupab Sarmoon dari Yamaha Thailand Racing Team, keluar sebagai pemenang usai tampil impresif dan berhasil mempertahankan posisi terdepan hingga garis finis.

Sementara itu, pembalap tuan rumah Herjun Atna Firdaus yang membela Astra Honda Racing Team sukses mengamankan podium ketiga. Perjuangan sengit juga ditunjukkan rider Indonesia lainnya, Wahyu Nugroho dari Yamaha Racing Indonesia, yang finis persis di belakang Herjun pada posisi keempat.

Adapun dua pembalap Indonesia lainnya, Md Faerozi Toreqottullah dan Arai Agaska Dibani Laksana masing-masing menyelesaikan balapan di urutan keenam dan kedelapan.

Sementara pada kelas utama Asia Superbike 1000cc (ASB1000) Race 2 yang berlangsung selama 15 putaran, pembalap kawakan asal Malaysia Hafizh Syahrin Abdullah tampil tak tergoyahkan hingga menyentuh garis finis dengan catatan waktu 24:03.193 serta mencetak overall best time spektakuler 1:35.349.

Hafizh mengungguli Keito Abe dari Jepang di posisi kedua dan Rocco Sessler asal Jerman di tempat ketiga. Di kelas raja ini, pembalap Indonesia Mohammad Adenanta Putra mengamankan hasil positif di urutan kelima, sementara rekor kecepatan tertinggi (top speed) berhasil ditorehkan oleh rider asal Inggris Joe Francis yang menembus angka 279,8 km/jam. (ewi/r8)

Baca Juga: MotoGP: Jorge Martin Puji Profesionalisme Aprilia, Meski Dipastikan Berpisah Musim Depan

EDITOR: Hendra