← Beranda
Pecco Bagnaia Terus Kesulitan, Ducati Disebut Telah Menguji Semua Solusi yang Tersedia
Risma Azzah Fatin• Kamis, 1 Oktober 2026 | 04.30 WIB
 Bagnaia (Crash)

 

 

 

JawaPos.com – Ducati dilaporkan telah mencoba berbagai cara yang disebut “irasional” untuk membantu meningkatkan performa Pecco Bagnaia di MotoGP 2026.

Dilansir dari laman Crash pada Rabu (30/9), Juara dunia dua kali itu sempat menunjukkan performa menjanjikan pada awal musim dengan meraih sejumlah podium, tetapi kemudian mengalami kecelakaan dalam tiga dari empat balapan terakhir sejak

MotoGP kembali digelar setelah jeda musim panas. Bagnaia juga hanya mampu finis di posisi ketujuh pada balapan terakhir di Austria, dengan masalah utama yang terus dikeluhkan berupa kurangnya cengkeraman ban belakang.

Mantan kepala kru MotoGP, Ramon Forcada, mengatakan Ducati bahkan telah menguji berbagai solusi yang dinilai tidak masuk akal untuk mengatasi masalah Bagnaia.

Menurut Forcada dalam podcast Duralvita, tim Ducati telah mencoba hampir semua kemungkinan, termasuk menggunakan cakram rem besar dari musim sebelumnya, meskipun beberapa perubahan justru dapat menurunkan performa motor.

Forcada menjelaskan bahwa teknisi terkadang tetap harus memberikan kesempatan kepada pembalap untuk menguji keinginannya, meskipun mereka mengetahui perubahan tersebut kemungkinan tidak akan memberikan hasil yang diharapkan.

Kesulitan Bagnaia juga terlihat dalam momen yang terjadi pada Grand Prix San Marino ketika percakapannya dengan sesama pembalap Ducati, Fabio Di Giannantonio, terekam kamera DAZN.

Di Giannantonio menyarankan Bagnaia mencoba pengaturan dasar pada motornya, tetapi Bagnaia menjawab bahwa dirinya tidak diperbolehkan melakukan hal tersebut.

Bagnaia kemudian menyatakan bahwa percakapan tersebut ditayangkan di luar konteks, sementara Grand Prix Jepang menjadi momentum penting karena sudah lebih dari satu tahun sejak terakhir kali ia meraih kemenangan dalam balapan utama.

 

EDITOR: Novia Tri Astuti