← Beranda
Mahasiswa Antusias Jadi Relawan Tenaga Kesehatan
M Sholahuddin• Senin, 26 Juli 2021 | 04.04 WIB
Photo
JawaPos.com – Antuasiasme masyarakat untuk menjadi relawan tenaga kesehatan (nakes) Gresik Tangguh, terbilang luar biasa. Sejak dibuka pendaftaran pada 17 Juli lalu, jumlah pelamar sudah sebanyak 166 orang. Dari jumlah tersebut, 40 persen adalah para mahasiswa semester akhir.

Menurut dr Singgih Widi Pratomo, koordinator relawan nakes Gresik Tangguh, jumlah pendaftar telah mencapai 166 orang. Memang tidak ada batasan untuk rekrutmen relawan nakes tersebut. ‘’Yang jelas, seperti permintaan Pak Bupati (Fandi Akhmad Yani) mereka nanti diperbantukan untuk percepatan vaksinasi,’’ ujarnya Sabtu (24/7).

Yang cukup menggembirakan, sebagian besar relawan itu adalah anak-anak muda atau para mahasiswa. Mereka ikut terpanggil untuk bersama-sama menangani pandemi Covid-19. ‘’Banyak sekali yang dari pendidikan D-3 Akademi Perawat dan Akademi Kebidanan,’’ kata Singgih.

Selain itu, lanjut dia, ada juga yang berlatar berlakang dokter, perawat, bidan, apoteker, ahli gizi, analis laboratorium, hingga lulusan SMK Farmasi. ‘’Prioritas untuk percepatan pelaksanaan vaksinasi masyarakat Gresik. Namun, tidak menutup kemungkinan para relawan nakes tersebut juga akan diperbantukan untuk penguatan bantalan sosial di posko-posko darurat Covid-19,’’ ungkapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Gresik drg Saifuddin Ghozali menyatakan, pihaknya memang sudah menyusun program akselerasi vaksinasi. Pusat vaksinasi akan disebar. Yakni, wilayah selatan, tengah, dan utara. Untuk saat ini gerai vaksin bersama masih tersentral di gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Jalan Agung Suprapto. ‘’Sistemnya nanti tidak jauh beda seperti di WEP,’’ ucapnya.

Ghozali menyatakan,  sebetulnya cakupan vaksinasi di Gresik selama ini terbilang sudah relatif cepat. Target pelaksanaan vaksinasi dari pusat untuk Gresik, sebanyak 7 ribu per hari. Dalam waktu 6 bulan target sasaran sudah harus selesai. ‘’Selama ini sudah lebih. Untuk percepatan vaksin, kita sudah sangat siap semua. Sistem dan SDM sudah ada, termasuk sudah disiapkan relawan nakes itu, persoalannya tinggal ketersediaan vaksin,’’ katanya.

 

 
EDITOR: M Sholahuddin