← Beranda
Bus Tabrak Enam Motor, Uji Kir Mati sejak April 2022
M Sholahuddin• Kamis, 15 September 2022 | 22.41 WIB
Photo
JawaPos.com- Kecelakaan beruntun terjadi di depan pintu masuk 2 Darmo Trade Center (DTC) Surabaya Rabu (14/9) pagi. Sebuah bus kota menabrak 6 sepeda motor dan 1 mobil. Bus itu diketahui mengalami rem blong.

Kanitlaka Satlantas Polrestabes Surabaya Iptu Suryadi menyatakan, insiden terjadi sekitar pukul 07.30. Kepada polisi, sopir bus trayek Jembatan Merah Plaza–Bungurasih itu mengaku bahwa rem kendaraan tak berfungsi. Tabrakan sebelum Jembatan Mayangkara pun tak terhindarkan karena arus lalu lintas yang padat. ’’Katanya tiba-tiba los, remnya blong,’’ ucapnya.

Setelah menabrak, bus yang membawa tiga penumpang itu segera didorong menuju pos pantau polisi terdekat bersama sejumlah warga dan aparat. Tujuannya agar tak menghambat lalu lintas lantaran jalan semakin menyempit. ’’Ada korban yang sedang hamil dan segera dilarikan ke RSI A. Yani,’’ lanjutnya.

Untung, tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Sejumlah pengendara motor yang menjadi korban hanya mengalami luka ringan dan tak ada patah tulang. Sementara itu, pengemudi mobil yang jadi korban tabrakan memutuskan untuk melanjutkan perjalanan.

Bus tersebut kemudian diderek oleh dinas perhubungan (dishub) menuju Depo Satelit. Tiga di antara enam motor yang ringsek juga dibawa ke Unit Laka Dukuh Pakis sekitar pukul 09.30.

Suryadi menuturkan, tiga ambulans dari Palang Merah Indonesia (PMI) dan Tim Gerak Cepat (TGC) diterjunkan untuk membantu evakuasi korban. ’’Tiga motor sisanya sudah diselesaikan langsung oleh sopir bus yang ternyata juga pemilik bus,’’ jelasnya.

Di sisi lain, Kadishub Surabaya Tundjung Iswandaru mengatakan, uji kir bus bernopol L 7050 UF itu mati sejak April. Dia menduga bus itu masih beroperasi karena kurangnya pengawasan di Terminal Bungurasih. Padahal, pemilik kendaraan diharuskan memperbarui uji kir enam bulan sekali. ’’Pemilik juga harus selalu mengecek kondisi kendaraannya meskipun kir belum mati,’’ katanya.
EDITOR: M Sholahuddin