JawaPos.com- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akhirnya menunjuk Trans Semanggi Suroboyo (TSS) sebagai angkutan pengganti bus listrik yang mandek. Rute bus itu dimulai dari Kenjeran Park (Kenpark) sampai Gunung Anyar.
Kabid Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya Sunoto mengatakan, untuk sementara Kemenhub memindahkan layanan TSS. Bus itu beroperasi di rute bus listrik. ”Nanti sepanjang MERR (Kenpark–Gunung Anyar PP) saja,” jelasnya kemarin (16/1).
Sebanyak lima unit TSS dikerahkan untuk melayani rute bus listrik. Waktu tunggu bus 15–20 menit. Halte pemberhentian bus sama seperti Suroboyo Bus (SB) yang pernah beroperasi di MERR.
Lantas, kapan bus listrik kembali beroperasi? Sunoto belum bisa memastikan. Saat ini pembaruan kontrak antara Kemenhub dan pihak penyedia masih berjalan. Menurut Sunoto, kepastian soal operasional bus listrik menunggu Kemenhub. ”Yang pasti, kami berharap secepatnya. Sebab, banyak masyarakat yang sudah menanti,” katanya.
Sebelumnya, Kepala Dishub Surabaya Tundjung Iswandaru menyampaikan alasan layanan bus listrik berhenti. Itu disebabkan Kemenhub masih mengevaluasi operasional bus dan kontraknya.
Sementara itu, Kepala Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Jatim Agus Muttaqin menyatakan, berhentinya layanan bus listrik tanpa adanya pengganti merupakan persoalan yang harus dituntaskan. ”Pada prinsipnya, pelayanan publik tidak boleh berhenti,” terangnya.