← Beranda
Kronologi 172 PPDS Alami Keracunan Saat Pradik di RSUD dr Soetomo 
Ardini Pramitha• Selasa, 29 September 2026 | 21.01 WIB
Ilustrasi keracunan makanan.

 

 

JawaPos.com - Sebanyak 172 dari 289 peserta didik Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) mengalami dugaan keracunan makanan, Senin (28/9).

Insiden itu terjadi saat kegiatan Pra-pendidikan (Pradik) di Gedung Pusat
Diagnostik Terpadu (GPDT) lantai 7 RSUD Dr. Soetomo. 

Kabar Diklat RSUD dr Soetomo Astindari menjelaskan nasi kotak itu diantar dari FK Unair dan tiba di lantai 2 GPDT pukul 09.00 WIB. 

"Kemudian jam 9.15 dinaikan ke lantai 7 tempat pengajaran. Pukul 09.30 makanan ditata di meja hall GPDT. Pukul 11.30 WIB nasi kotak dibagikan saat jam istirahat," kata Astindari saat konferensi pers, Selasa (29/9). 

Kemudian, para peserta mulai merasakan gejala mual dan muntah sekitar 30 menit sampai empat jam setelah mengonsumi makanan tersebut. 

Mereka yang meraskan gejala tersebut langsung dibawa ke Instalansi Gawat Darurat (IGD) untuk mendapatkan pemeriksaan. 

Sementara itu, Dirut RSUD dr Soetomo, Prof. Dr. dr. Cita Rosita SpKK(K) mengatakan selain peserta PPDS, dugaan keracunan itu juga dirasakan enam karyawan dan petugas kebersihan yang ikut mengonsumsi makanan tersebut. 

Maka dari itu, total keseluruhan yang diduga mengalami keracunan mencapai 178 orang. 

"Begitu menerima laporan, RSUD dr Soetomo segera melakukan pendataan, pemantauan kondisi, triase, segera menyiapkan pelayanan IGD bagi yang membutuhkan penanganan medis. Memang SOP-nya demikian untuk dugaan keracunan ya," katanya.

Dari seluruh korban yang dibawa ke IGD kini sudah dipulangkan untuk menjalani rawat jalan. 

"Jadi, kondisi sekarang sudah tidak ada lagi yang dirawat di rumah sakit. Jadi, gejala-gejala sudah membaik semua dan kami terus melakukan pemantauan via WhatsApp," tandasnya.

 

EDITOR: Kuswandi