← Beranda
Karhutla Hanguskan 9.269 Hektare Lahan Jatim di 2026, Lumajang Paling Parah
Dadang Kurnia• Jumat, 2 Oktober 2026 | 22.49 WIB
Tim gabungan melakukan pemadaman Karhutla Bromo di kawasan Jemplang dengan menggunakan tangki air pemadam kebakaran. (BPBD Jatim)

JawaPos.com – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Jawa Timur (Jatim) telah menerjang 25 kabupaten/kota sepanjang musim kemarau 2026.

Amukan si jago merah mengakibatkan total 9.269,55 hektare lahan hangus terbakar, dengan Lumajang sebagai wilayah terdampak paling parah.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim Gatot Soebroto mengungkapkan, setidaknya terjadi 136 insiden kebakaran lahan hingga awal Oktober ini.

"Kami mencatat ada 136 kejadian karhutla yang tersebar di 25 daerah di Jawa Timur, namun sebagian besar berhasil ditangani berkat kesigapan tim gabungan," ujar Gatot, Jumat (2/10).

Baca Juga: Karhutla Jatim Melandai, Sisakan Titik Api di Bondowoso

Berdasarkan data yang dihimpun BPBD Jatim, kerusakan terluas akibat karhutla tercatat di sejumlah kabupaten utama.

Kabupaten Lumajang menempati urutan teratas sebagai wilayah terdampak paling parah dengan lahan terbakar menembus angka 2.190 hektare.

Kemudian disusul Kabupaten Probolinggo dengan luasan 1.800 hektare, Blitar 1.600 hektare, dan Banyuwangi 1.400 hektare. 

"Wilayah lain seperti Jember, Malang, Ponorogo, Magetan, Pasuruan, Bondowoso, Situbondo, Trenggalek, hingga Mojokerto juga berulang kali mengalami insiden akibat kondisi vegetasi yang mengering," tutur Gatot.

Merespons eskalasi bencana Karhutla akibat kemarau tersebut, Pemprov Jatim telah menetapkan status Siaga Darurat Bencana Kekeringan serta Kebakaran Hutan dan Lahan melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur Nomor 100.3.3.1/327/013/2026.

Baca Juga: BPBD Jatim Maksimalkan Water Bombing Karhutla Buthak dan Kawinajang

"Langkah kedaruratan dari provinsi ini kemudian diikuti oleh penetapan status kedaruratan di 24 kabupaten/kota di Jatim," lanjutnya.

BPBD Jatim telah memobilisasi armada pendukung skala besar, meliputi mobil tangki air, mobil water treatment, truk logistik, hingga pompa air berkapasitas tinggi untuk mengatasi karhutla.

Meski sebagian besar titik api telah berhasil dijinakkan, Gatot memastikan, personel dan armada penanggulangan bencana tetap disiagakan penuh di lapangan.

Gatot secara khusus memberi peringatan keras kepada masyarakat, pemangku kawasan hutan, serta para pendaki gunung untuk tidak memicu percikan api.

"Kerja sama masyarakat sangat krusial. Kami melarang keras kebiasaan membuang puntung rokok sembarangan atau menyalakan api unggun tanpa pengawasan," tegasnya.

Baca Juga: BPBD Jatim Pastikan Karhutla Gunung Lawu Padam, 2 Hektare Lahan Hangus

Gatot menambahkan, warga yang mendapati potensi kebakaran lahan atau membutuhkan bantuan pasokan air bersih diimbau segera melapor ke Posko Siaga BPBD Jatim melalui Call Center 117 atau WhatsApp di nomor 0812-317-80000.

EDITOR: Bayu Putra