JawaPos.com - Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menunjuk Irjen Dekananto Eko Purwono menjadi Kapolda Jawa Timur (Jatim).
Penunjukan ini membuat Dekananto pulang ke kampung halamannya, mengingat ia adalah polisi kelahiran Bojonegoro.
Sebelum menjadi Kapolda Jatim, Dekananto lebih banyak berkiprah di bidang intelijen keamanan (intelkam).
Sebagai salah seorang abituren Akademi Kepolisian (Akpol) 1994, Dekananto bukan orang baru di lingkungan Polda Jatim.
Baca Juga: Mutasi Besar-Besaran, Kapolri Suyudi Ganti Kapolda Hingga Direktur di Polda Metro Jaya
Dia sudah pernah bertugas di Polda Jatim sebagai Direktur Intelijen dan Keamanan (Intelkam). Saat menjalankan tugas itu, dia mampu menjaga stabilitas keamanan dengan baik.
Salah satu prestasinya adalah mencegah eskalasi konflik antar perguruan silat di Jatim. Pada 2023 lalu, ia berperan dalam pembongkaran 686 tugu silat di Jatim, yang diganti dengan Tugu Pancasila.
Tujuannya tidak lain menghilangkan potensi gesekan di antara kelompok silat yang selama ini berbasis di Jatim.
Lepas dari tugas sebagai Direktur Intelkam Polda Jatim, pada 2024, Dekananto dipercaya menjadi Direktur Intelkam Polda Metro Jaya.
Serupa dengan di Jatim, Dekananto juga mampu menjalankan tugas bidang intelijen dan keamanan dengan baik. Dari jabatan itu, dia kemudian mendapatkan promosi menjadi jenderal bintang satu.
Baca Juga: Sehari Jadi Kapolri, Jenderal Suyudi Langsung Ganti Seluruh Kapolda di Jawa, Ini Daftar Lengkapnya
Dekananto dipercaya mengurus bidang intelkam, dengan menjabat sebagai Direktur Politik di Baintelkam Polri, kemudian ditunjuk menjadi Wakapolda Mettro Jaya.
Kini Dekananto dipercaya sebagai Kapolda Jatim. Dia akan membawahi beberapa daerah, termasuk tanah kelahirannya di Bojonegoro.
Dengan pengalaman dan rekam jejaknya, Kapolri memercayakan keamanan Jatim kepada Dekananto.
”Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir pada Sabtu (3/10).
Secara keseluruhan ada 88 pati dan perwira menengah (pamen) Polri yang mendapatkan penugasan baru dalam surat keputusan tersebut.
Baca Juga: Gerbong Mutasi Puluhan Jenderal Polri, Kabareskrim dan Sejumlah Kapolda Pun Berganti
Itu sekaligus menandai pergerakan gerbong pati dan pamen Polri di bawah kendali Suyudi sebagai kapolri baru.
Di Jatim, Dekananto menggantikan Irjen Pol Nanang Avianto. Oleh Suyudi, jenderal bintang dua Polri itu ditugaskan menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.
Selain Kapolda jatim, Suyudi juga mengganti Kapolda Metro Jaya, Kapolda Banten, Kapolda Jawa Tengah (Jateng), Kapolda Jawa Barat (Jabar), dan Kapolda DIY.