← Beranda
Bill Gates Soroti Bahaya AI, Minta Setiap Sistem Punya Pengamanan Ketat
Nanda Prayoga• Senin, 28 September 2026 | 20.15 WIB
Bill Gates memperingatkan AI dapat memperlebar kesenjangan sosial / Foto: (AP News)

 

 

JawaPos.com - Pendiri Microsoft Bill Gates mendukung langkah untuk memperkuat regulasi dan sistem pengamanan dalam pengembangan kecerdasan buatan (AI). Hal itu disampaikan setelah sejumlah CEO perusahaan AI terkemuka sepakat untuk memperlambat laju pengembangan teknologi tersebut.

Seperti dilansir dari Engadget dalam wawancara dengan program Meet the Press di NBC News, Gates menilai setiap sistem AI perlu memiliki mekanisme pengamanan serta kemampuan pemantauan. Menurutnya, penerapan langkah tersebut menjadi hal yang penting seiring semakin pesatnya perkembangan teknologi AI.

"Sangat tidak bertanggung jawab jika tidak mewajibkan setiap sistem AI memiliki langkah-langkah pengamanan dan kemampuan pemantauan tersebut," kata Gates.

Langkah pengamanan terhadap AI juga mulai melibatkan pihak ketiga. Anthropic baru-baru ini menunjuk Accenture sebagai evaluator independen untuk melakukan evaluasi terhadap model-model AI terbarunya.

Di sisi lain, Gubernur California Gavin Newsom mengusulkan keberadaan "tombol pemutus" atau kill switch sebagai salah satu bagian dari upaya mengendalikan perkembangan AI.

Saat ditanya mengenai pendekatan tersebut, Gates mengatakan dirinya tidak sepenuhnya menentang gagasan kill switch. Namun, ia menilai mekanisme itu belum menjawab ancaman AI yang menurutnya lebih mendesak.

"Saya tidak akan pernah mengatakan bahwa saya menentang kill switch," ujar Gates.

Gates justru menyoroti potensi penyalahgunaan AI oleh pihak-pihak dengan niat jahat. Ia memperingatkan bahwa teknologi tersebut dapat dimanfaatkan untuk melakukan aksi bioterorisme hingga penipuan keuangan dalam skala besar.

"Hal paling berbahaya yang kita hadapi saat ini adalah orang-orang dengan niat jahat yang menggunakan AI," ujar Gates.

"Belum pernah ada senjata yang begitu ampuh seperti kombinasi antara orang-orang berniat jahat dan penggunaan perangkat AI terkini," lanjutnya.

Karena itu, Gates mendukung keterlibatan aparat penegak hukum dan politisi dalam menentukan standar pengamanan serta sistem pemantauan yang perlu diterapkan perusahaan AI.

Menurut Gates, penerapan regulasi dan pengamanan tambahan memang akan menambah beban operasional bagi industri. Namun, ia menilai langkah tersebut tidak akan menyebabkan perlambatan drastis terhadap apa yang sedang mereka kerjakan.

EDITOR: Estu Suryowati