← Beranda
Meta Rilis Muse Gadgets, Dorong Pengguna Bikin Perangkat AI Sendiri
Nanda Prayoga• Minggu, 4 Oktober 2026 | 05.07 WIB
Ilustrasi Muse (Istimewa)

JawaPos.com - Meta memperluas kemampuan Muse agar tidak hanya berfungsi sebagai agen kecerdasan buatan (AI) yang dapat membantu pengguna menyelesaikan berbagai pekerjaan. 

Terbaru, Meta memperkenalkan Muse Gadgets, proyek sumber terbuka yang memungkinkan pengembang membuat perangkat keras sendiri untuk terhubung dengan Muse.

Dilansir dari TechCrunch, Muse merupakan agen AI pribadi Meta yang dapat membantu pengguna melakukan berbagai aktivitas, seperti memesan perjalanan, mengisi formulir, hingga berbelanja atas nama mereka.

Kehadiran Muse Gadgets kini membuka peluang bagi para penggemar oprek perangkat keras (tinkerer) maupun hacker untuk mengembangkan perangkat yang terhubung dengan agen AI tersebut.

Baca Juga: Meta Dekati Valuasi USD 2 Triliun Setelah Muse Mengubah Sentimen Investor

Melalui proyek ini, Meta menyediakan firmware sumber terbuka, yakni perangkat lunak tingkat rendah yang menjalankan perangkat, serta Software Development Kit (SDK) berbasis Linux.

Meta juga memberikan sejumlah ide proyek yang dapat digunakan sebagai titik awal pengembangan Muse.

Salah satu ide yang ditawarkan oleh Meta adalah memasang layar e-ink berwarna pada Muse.

Pengembang juga dapat mengubah Muse menjadi perangkat berbentuk stik yang bisa dicolokkan ke port HDMI televisi.

Meta tampaknya tidak memberikan banyak batasan terhadap perangkat yang dapat dikembangkan.

Baca Juga: Meta Buka Pendaftaran Akses Awal Fitur AI Muse, Bisa Dicoba Dulu

Pengguna dapat memanfaatkan komputer hobi berbiaya rendah seperti Raspberry Pi maupun papan ESP32 yang tersedia di pasaran.

Perangkat tersebut kemudian dapat dihubungkan dengan berbagai komponen lain.

Meta menyebut pengguna dapat menghubungkan Muse "ke layar, tombol, sensor, aktuator, dan apa pun yang tersedia di meja kerja Anda."

Untuk mendukung komunitas pengembang, Meta juga menyediakan saluran Discord yang dapat digunakan pengguna untuk berdiskusi maupun mendapatkan bantuan selama mengembangkan proyek Muse Gadgets.

Sudah Diuji Pakai Muse Home Link

Meta sendiri telah menguji konsep tersebut melalui perangkat buatannya. Nat Friedman, kepala produk di Superintelligence Labs Meta, mengungkapkan melalui unggahan di X bahwa perusahaan telah membuat perangkat bernama Muse Home Link.

Baca Juga: Meta Bikin Tamagotchi Versi AI, Bisa Diajak Ngobrol Lewat Muse Charm

Perangkat yang ditenagai melalui USB-C tersebut memungkinkan Muse terhubung ke jaringan rumah.

Dengan begitu, Muse dapat berkomunikasi dengan berbagai perangkat pintar yang berada di jaringan yang sama, termasuk speaker dan TV pintar.

Friedman mengatakan Meta bahkan telah memproduksi 5.000 unit Muse Home Link.

Perangkat tersebut rencananya dibagikan secara gratis kepada pelanggan Muse selama persediaan masih tersedia.

Unggahan Friedman mengenai Home Link telah dilihat hampir 30.000 kali hanya dalam beberapa jam.

Baca Juga: Sudaryono Akui Boosting Konten Medsos di Meta Pakai Uang Pribadi

Kondisi tersebut membuat jatah perangkat gratis tersebut kemungkinan besar telah banyak diklaim.

Friedman menyebut Home Link akan mulai siap dikirimkan dalam beberapa minggu ke depan.

Meski Muse Gadgets kemungkinan belum ditujukan untuk pasar yang luas, langkah ini sejalan dengan strategi Meta untuk mengembangkan Muse menjadi lebih dari sekadar chatbot atau agen AI yang berdiri sendiri.

Meta tidak hanya mengandalkan pasar konsumen umum. Perusahaan juga mulai memperluas penggunaan Muse ke sektor bisnis, baik untuk usaha kecil maupun perusahaan berskala besar.

Pada awal pekan ini, Meta memperkenalkan Muse for Small Business. Layanan gratis dengan batasan penggunaan tersebut memungkinkan Muse terhubung dengan berbagai perangkat dan layanan yang digunakan pelaku usaha, termasuk Shopify, Dropbox, dan Slack.

Baca Juga: Meta One Dirilis, Bawa Batas AI Lebih Besar hingga Fitur Khusus Kreator

Meta juga meluncurkan unit bisnis baru bernama Meta Enterprise Platform yang disiapkan untuk mendukung pemasaran layanan AI perusahaan kepada kalangan bisnis dan pelanggan korporat.

 

EDITOR: Bayu Putra