← Beranda
Meta Perluas Pengawasan AI, Orang Tua Kini Bisa Lihat Topik yang Ditanyakan Remaja
Rian Alfianto• Rabu, 7 Oktober 2026 | 19.34 WIB
Ilustrasi Meta AI. (Istimewa).

JawaPos.com - Meta memperluas fitur pengawasan orang tua pada layanan Meta AI secara global. Mulai 5 Oktober 2026, orang tua dan wali yang mengaktifkan pengawasan dapat melihat topik yang ditanyakan remaja kepada Meta AI dalam tujuh hari terakhir, tanpa melihat isi percakapan secara langsung.

Fitur tersebut dirancang untuk membantu orang tua memahami bagaimana anak remaja mereka menggunakan AI, sekaligus menjadi bahan untuk membuka percakapan mengenai pengalaman mereka dengan teknologi tersebut.

Meta menyebut informasi yang ditampilkan bukan berupa transkrip percakapan. Orang tua hanya mendapatkan gambaran mengenai topik yang dibahas, seperti sekolah, hiburan, gaya hidup, perjalanan, penulisan, hingga kesehatan dan kesejahteraan.

Baca Juga: Street Food Nostalgia di Menteng, Menikmati Es Goyang Legendaris dan Kuliner Tempo Dulu

Orang Tua Bisa Melihat Topik yang Ditanyakan Remaja

Fitur pengawasan ini dapat diakses melalui aplikasi Meta AI maupun Family Center. Orang tua yang sebelumnya menggunakan pengawasan pada Facebook, Messenger, atau Instagram juga dapat menemukan tab Insights untuk melihat rangkuman topik yang dibahas remaja dengan Meta AI.

Topik tersebut kemudian dapat diperinci ke dalam kategori tertentu. Misalnya, kategori Gaya Hidup mencakup mode, makanan, dan liburan. Sementara itu, Kesehatan dan Kesejahteraan dapat mencakup kebugaran, kesehatan fisik, hingga kesehatan mental.

Dengan pendekatan tersebut, Meta tidak memberikan akses langsung terhadap seluruh percakapan remaja. Sebaliknya, orang tua memperoleh gambaran mengenai hal-hal yang sedang dicari atau dibicarakan anak mereka melalui AI.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Meta untuk membantu keluarga memahami pola penggunaan AI di kalangan remaja, terutama ketika teknologi tersebut semakin sering digunakan untuk mencari informasi, belajar, menulis, maupun membahas persoalan pribadi.

Ada Pengaturan Lebih Ketat untuk Remaja

Selain melihat insight mengenai penggunaan AI, orang tua dan wali kini juga dapat menerapkan pengaturan yang lebih ketat bagi remaja.

Pengaturan bawaan Meta AI untuk remaja menggunakan pendekatan usia 13+. Namun, orang tua yang menginginkan pembatasan lebih jauh dapat beralih ke pengaturan Konten Terbatas.

Pengaturan tersebut dirancang untuk membatasi jenis percakapan yang dapat dilakukan remaja di aplikasi Meta AI. Pengawasan dapat diatur langsung melalui aplikasi Meta AI ataupun Family Center.

Meta mengatakan perlindungan ini melengkapi sejumlah sistem keamanan yang telah diterapkan pada pengalaman AI untuk Akun Remaja.

Salah satunya adalah upaya agar respons AI tetap sesuai dengan usia pengguna. Meta menyebut pendekatan tersebut terinspirasi dari kriteria klasifikasi film 13+ serta masukan dari orang tua.

Dalam kondisi tertentu, Meta AI dapat menolak memberikan jawaban atas pertanyaan tertentu atau mengarahkan remaja ke sumber bantuan. Namun, topik yang ditanyakan tetap dapat muncul dalam insight orang tua meskipun AI tidak memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut.

Meta Siapkan Peringatan untuk Topik Sensitif

Pengawasan juga diarahkan pada persoalan yang lebih sensitif. Meta sebelumnya mengatakan sedang mengembangkan sistem peringatan bagi orang tua apabila remaja mencoba membahas tindakan bunuh diri atau menyakiti diri sendiri dengan Meta AI.

Berbeda dari insight umum yang hanya menunjukkan kategori topik, sistem peringatan tersebut dirancang sebagai mekanisme proaktif untuk membantu orang tua mengetahui adanya percakapan berisiko.

Meta belum memberikan seluruh rincian mengenai cara kerja sistem peringatan tersebut. Perusahaan mengatakan informasi lebih lanjut akan disampaikan setelah pengembangannya berjalan lebih jauh.

Fitur insight dan peringatan tersebut melengkapi perangkat pengawasan lain yang sudah tersedia, termasuk pengaturan batas waktu penggunaan, jadwal istirahat, serta informasi mengenai teman yang berinteraksi dengan remaja dalam tujuh hari terakhir.

Meta Dorong Orang Tua Tidak Hanya Mengawasi

Meta juga menyadari bahwa mengetahui aktivitas AI remaja tidak otomatis membuat orang tua memahami pengalaman mereka.

Karena itu, perusahaan bekerja sama dengan Cyberbullying Research Center untuk membuat pertanyaan pemantik atau "pembuka obrolan" yang dapat digunakan orang tua ketika membicarakan AI dengan anak.

Pertanyaan tersebut dirancang agar percakapan berlangsung tanpa menghakimi. Setiap pertanyaan juga dilengkapi panduan yang menjelaskan tujuan pertanyaan serta cara menyampaikannya kepada remaja.

Materi tersebut tersedia melalui situs Family Center dan dapat diakses dari tab Insights.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa pengawasan tidak hanya diarahkan untuk membatasi penggunaan AI, tetapi juga mendorong komunikasi antara orang tua dan anak. 

Bagi keluarga, informasi mengenai topik yang dicari remaja dapat menjadi titik awal untuk memahami kebutuhan atau persoalan yang sedang mereka hadapi.

Selain itu, untuk memperkuat pendekatan tersebut, Meta memperkenalkan AI Wellbeing Expert Council, kelompok pakar yang akan memberikan masukan secara berkelanjutan terkait pengalaman AI untuk remaja.

Dewan ini menggabungkan kelompok penasihat yang sebelumnya telah bekerja sama dengan Meta serta anggota baru dengan keahlian dalam AI yang bertanggung jawab dan etis.

 

EDITOR: Nurul Adriyana Salbiah