← Beranda
5 Cara Memeriksa Kesehatan Baterai HP Android, Kenali sebelum Terlambat! 
Nanda Prayoga• Kamis, 15 Oktober 2026 | 01.45 WIB
Ilustrasi HP Android yang kehabisan baterai. (freepik)

 

JawaPos.com - Baterai HP Android yang cepat habis sering membuat pengguna khawatir, terutama jika ponsel baru saja diisi daya tetapi persentase baterainya kembali turun dalam waktu singkat.

Kondisi ini tidak selalu menandakan baterai rusak karena konsumsi daya aplikasi, pengaturan layar, dan kebiasaan penggunaan juga bisa menjadi penyebabnya.

Untuk mengetahui kondisi baterai, Anda bisa melakukan beberapa pemeriksaan melalui fitur bawaan HP hingga aplikasi tambahan. Cara ini dapat membantu kamu mengenali tanda-tanda penurunan performa baterai sebelum memutuskan menggantinya. 

Berikut sejumlah langkah yang bisa kamu coba!

1. Periksa Kesehatan Baterai lewat Pengaturan

Cara pertama adalah memeriksa menu pengaturan bawaan HP. Buka Pengaturan, kemudian cari menu Baterai atau Battery. Pada sejumlah perangkat, tersedia informasi kesehatan baterai atau Battery Health yang menunjukkan kondisi dan kapasitas baterai.

Namun, fitur ini tidak tersedia di semua HP Android. Ketersediaan serta nama menunya bergantung pada merek dan model perangkat. Jika tidak menemukan informasi kesehatan baterai, kamu bisa mencoba metode pemeriksaan lainnya.

 

2. Gunakan Fitur Diagnostik di HP Samsung

Bagi pengguna HP Samsung Galaxy, pemeriksaan baterai dapat dilakukan melalui aplikasi Samsung Members. Aplikasi ini menyediakan fitur diagnostik untuk memeriksa kondisi sejumlah komponen perangkat, termasuk baterai.

Caranya, buka Samsung Members, pilih menu Dukungan atau Support, lalu masuk ke Diagnostik Ponsel. Setelah itu, pilih pemeriksaan baterai dan ikuti petunjuk yang muncul di layar. Hasil pemeriksaan bisa menjadi gambaran awal mengenai kondisi baterai HP.

3. Cek Aplikasi yang Paling Banyak Menguras Baterai

Baterai yang cepat habis belum tentu mengalami penurunan kapasitas. Bisa jadi ada aplikasi yang menggunakan daya terlalu besar, termasuk ketika berjalan di latar belakang.

Untuk memeriksanya, buka Pengaturan, pilih Baterai, lalu cari menu Penggunaan Baterai. Perhatikan aplikasi yang mengonsumsi daya paling besar.

Jika ada aplikasi yang jarang digunakan tetapi menghabiskan banyak baterai, kamu bisa membatasi aktivitas latar belakangnya melalui pengaturan yang tersedia.

 

 4. Pantau Kondisi Baterai dengan Aplikasi Tambahan

Jika HP tidak memiliki fitur pemeriksaan kesehatan baterai, kamu bisa menggunakan aplikasi pemantau baterai yang tersedia di Google Play Store. Pilih aplikasi dengan informasi pengembang dan kebijakan privasi yang jelas, serta periksa ulasan pengguna sebelum memasangnya.

Setelah aplikasi terpasang, ikuti petunjuk pengaturan dan gunakan fitur pemantauan yang tersedia. Beberapa aplikasi dapat memperkirakan kapasitas baterai berdasarkan pola pengisian daya dan penggunaan.

Namun, hasilnya tidak selalu akurat dan sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya patokan untuk menentukan apakah baterai perlu diganti.

 

5. Periksa Baterai di Pusat Servis Resmi

Jika hasil pemeriksaan menunjukkan masalah atau daya baterai terus menurun, kamu bisa membawa HP ke pusat servis resmi sesuai mereknya. Teknisi dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui apakah masalah berasal dari baterai atau komponen lain.

Baca Juga: 7 Cara Ampuh Mendinginkan HP Android yang Cepat Panas

Jangan menunda pemeriksaan jika baterai terlihat menggembung atau perangkat mengeluarkan panas yang tidak wajar. Jika baterai menggembung, hentikan penggunaan dan pengisian daya, serta jangan menekan atau menusuk baterai. Segera minta bantuan teknisi untuk penanganan yang aman. (*)

 

 

 

 

 

EDITOR: Dinarsa Kurniawan