JawaPos.com - Menikmati matahari terbit di Gunung Bromo tidak harus selalu dari Penanjakan 1. Ada sejumlah viewpoint lain yang menawarkan panorama berbeda, mulai dari Seruni Point yang menjadi alternatif populer hingga bukit yang lebih tenang untuk pemburu foto sunrise.
Gunung Bromo menjadi salah satu destinasi wisata Jawa Timur yang hampir tidak pernah kehilangan peminat. Pemandangan matahari terbit, hamparan lautan pasir, serta siluet Gunung Bromo, Gunung Batok, dan Gunung Semeru membuat kawasan ini kerap muncul dalam konten perjalanan di media sosial, termasuk TikTok. Namun, popularitas tersebut juga membuat beberapa titik pandang sunrise Bromo dipadati wisatawan, terutama saat akhir pekan dan musim liburan.
Karena itu, memilih spot sunrise sejak awal bisa membuat perjalanan lebih nyaman. Selain Penanjakan 1, wisatawan memiliki beberapa pilihan titik pandang dengan karakter yang berbeda.
1. Penanjakan 1, Spot Sunrise Bromo Paling Populer
Penanjakan 1 masih menjadi pilihan utama bagi wisatawan yang ingin mendapatkan panorama Bromo dari ketinggian.
Berada di sekitar 2.770 meter di atas permukaan laut, titik ini menawarkan sudut pandang luas ke arah Gunung Bromo, Gunung Batok, Gunung Kursi, hingga Gunung Semeru ketika cuaca cerah.
Dari sini, matahari perlahan muncul di balik jajaran pegunungan dan menerangi lautan pasir di bawahnya. Pemandangan inilah yang membuat Penanjakan 1 begitu populer di kalangan wisatawan dan fotografer.
Konsekuensinya, wisatawan perlu datang lebih awal. Kepadatan pengunjung bisa meningkat menjelang matahari terbit, sehingga terlambat datang berpotensi membuat pilihan tempat berdiri semakin terbatas.
2. Seruni Point, Alternatif Penanjakan yang Tak Kalah Menarik
Jika ingin mencari alternatif selain Penanjakan 1, Seruni Point atau Penanjakan 2 bisa masuk dalam daftar.
Titik pandang ini berada di kawasan yang memiliki jalur menuju viewpoint dengan area yang telah ditata untuk wisatawan.
Perjalanan menuju lokasi juga memberikan pengalaman tersendiri karena pengunjung harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki dari area tertentu.
Seruni Point cocok bagi wisatawan yang ingin tetap mendapatkan panorama sunrise Bromo dari ketinggian tanpa harus selalu mengandalkan titik utama Penanjakan 1.
Salah satu daya tariknya adalah sudut pandang ke arah pegunungan yang memberikan komposisi berbeda untuk foto matahari terbit.
3. Bukit Kingkong, Pilihan untuk Menikmati Sunrise dengan Lebih Santai
Bukit Kingkong dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin mencari titik pandang dengan area berdiri yang relatif lebih luas.
Lokasinya masih berada di jalur menuju kawasan viewpoint utama sehingga sering dipilih sebagai alternatif ketika titik yang lebih tinggi mulai ramai.
Bagi wisatawan yang membawa keluarga, termasuk anak-anak, Bukit Kingkong dapat menjadi pertimbangan karena karakter lokasinya relatif lebih mudah dijangkau dibandingkan harus mengejar titik tertinggi.
Dari kawasan ini, panorama pegunungan tetap bisa dinikmati sambil menunggu langit berubah warna menjelang matahari terbit.
4. Bukit Cinta, Spot Sunrise Bromo untuk Suasana Lebih Tenang
Nama Bukit Cinta atau Love Hill cukup populer di kalangan wisatawan yang mencari alternatif titik sunrise Bromo.
Dibandingkan titik utama yang biasanya menjadi pusat keramaian, kawasan ini menawarkan suasana yang cenderung lebih tenang.
Lokasinya juga dapat menjadi pilihan strategis bagi wisatawan yang ingin mengurangi risiko terjebak penumpukan kendaraan di jalur menuju viewpoint utama.
Bukit Cinta menarik bagi pasangan maupun wisatawan yang ingin menikmati suasana pagi di Bromo dengan tempo perjalanan yang tidak terlalu terburu-buru.
5. Mentigen Hill, Bisa Jadi Pilihan Jika Menginap di Cemoro Lawang
Mentigen Hill memiliki keunggulan dari sisi akses, terutama bagi wisatawan yang menginap di sekitar Desa Cemoro Lawang.
Letaknya yang relatif dekat membuat wisatawan tertentu bisa mencapai kawasan ini dengan berjalan kaki dari penginapan, sehingga tidak selalu harus menggunakan Jeep untuk menuju titik sunrise.
Pilihan ini menarik bagi pelancong yang ingin menikmati pagi di kawasan Bromo tanpa harus melakukan perjalanan jauh sebelum subuh.
Selain panorama matahari terbit, perjalanan menuju Mentigen juga memberikan pengalaman berbeda karena wisatawan dapat merasakan suasana kawasan permukiman di sekitar pintu masuk Bromo.
6. Kedaluh View Point, Alternatif dengan Sudut Pandang Berbeda
Kedaluh View Point dapat dipertimbangkan bagi wisatawan yang ingin mencari perspektif lain untuk menikmati lanskap Bromo.
Titik ini menawarkan pemandangan lembah dan jajaran gunung dari sudut yang berbeda. Bagi pemburu foto, perbedaan perspektif tersebut dapat menghasilkan komposisi yang tidak sama dengan foto-foto yang umum diambil dari Penanjakan.
Spot seperti ini juga menarik bagi wisatawan yang sudah pernah datang ke Bromo dan ingin mendapatkan pengalaman berbeda pada kunjungan berikutnya.
7. Bukit Perahu atau Prau View, Pilihan untuk Pemburu Foto
Wisatawan yang lebih mengutamakan fotografi dapat mempertimbangkan Bukit Perahu atau Prau View.
Titik ini dikenal sebagai salah satu pilihan alternatif untuk mendapatkan framing sunrise yang lebih berbeda. Lanskap pegunungan, perubahan warna langit, serta siluet kawasan Bromo dapat menjadi elemen foto yang menarik ketika kondisi cuaca mendukung.
Keuntungan memilih viewpoint alternatif seperti ini adalah kesempatan mendapatkan sudut gambar yang tidak terlalu umum.
Namun, wisatawan tetap perlu memperhatikan kondisi jalur, cuaca, serta situasi kawasan sebelum menentukan pilihan.