← Beranda
Pilihan Bus Medan-Bukittinggi: Tarif Mulai Rp 250 Ribu, Cek Jadwal dan Titik Berangkat
Rian Alfianto• Rabu, 30 September 2026 | 03.28 WIB
Ilustrasi armada bus PO Pangeran Aman Sukses, salah satu bus yang melayani perjalanan di rute Medan-Bukittinggi. (Redbus)

JawaPos.com - Perjalanan dari Medan ke Bukittinggi menggunakan bus membutuhkan waktu sekitar 19 hingga 24 jam.

Penumpang bisa memilih bus dengan titik keberangkatan berbeda di Medan, dengan tarif di kisaran Rp 250 ribu hingga Rp 450 ribu, tergantung kelas layanan dan operator yang digunakan.

Perjalanan darat ini menjadi salah satu pilihan bagi penumpang yang ingin melintasi Sumatera Utara menuju Sumatera Barat tanpa harus menggunakan pesawat.

Selain mempertimbangkan harga tiket, calon penumpang juga perlu memperhatikan lokasi dan jadwal keberangkatan bus, tujuan akhir di Bukittinggi, serta durasi perjalanan yang cukup panjang.

Baca Juga: 7 Pilihan dan Jadwal Bus Malam Jakarta-Banjarnegara, Tiket Mulai Rp 160 Ribuan

Berikut pilihan bus Medan-Bukittinggi yang bisa menjadi referensi sebelum melakukan perjalanan.

Beberapa perusahaan otobus melayani perjalanan dari Medan menuju Bukittinggi dengan titik naik yang berbeda-beda.

1. PO NPM

PO NPM memiliki titik keberangkatan di Jalan Sisingamangaraja, Medan, dengan tujuan Terminal Aur Kuning, Bukittinggi.

Bus tersedia dalam dua jadwal keberangkatan, yakni pukul 11.00 WIB dan 14.00 WIB.

Untuk tarif, kelas Eksekutif dibanderol Rp 250 ribu, sedangkan Sutan Class memiliki tarif Rp 395 ribu.

Baca Juga: Jadwal Kapal Makassar-Selayar Oktober 2026, Tarif Mulai Rp 190 Ribu

Pilihan ini dapat dipertimbangkan penumpang yang ingin memiliki alternatif kelas layanan dalam perjalanan lintas Sumatera.

2. PO Pangeran Aman Sukses

Pilihan lainnya adalah PO Pangeran Aman Sukses yang berangkat dari Medan Amplas menuju Terminal Bukittinggi.

Jadwal keberangkatannya tercatat pukul 11.00 WIB, dengan tiket kelas Eksekutif seharga Rp 275 ribu.

Lokasi keberangkatan dari Medan Amplas bisa menjadi pertimbangan tersendiri, terutama bagi penumpang yang lebih mudah menjangkau kawasan tersebut.

3. PO Putra Pelangi

PO Putra Pelangi melayani perjalanan dari Medan Sunggal menuju Tarok Dipo, Bukittinggi.

Baca Juga: Rute Bus Transjakarta ke Warga Rusun Diubah, Cek Daftar Lengkapnya!

Bus ini berangkat pukul 10.00 WIB, dengan tarif kelas Eksekutif sebesar Rp 310 ribu.

Perbedaan lokasi keberangkatan dan titik turun membuat penumpang sebaiknya memastikan kembali lokasi terminal atau agen sebelum berangkat.

4. PO Putra Simas

PO Putra Simas menawarkan keberangkatan dari Medan Amplas menuju Kota Bukittinggi.

Jadwal keberangkatannya lebih pagi dibanding sejumlah pilihan lainnya, yakni pukul 09.30 WIB.

Untuk kelas Eksekutif, harga tiket yang tercantum di PO Putra Simas sebesar Rp 450 ribu.

Baca Juga: Pilihan Transportasi Semarang-Pekalongan, Naik Kereta Api atau Bus?

Dengan demikian, harga tiket bus Medan-Bukittinggi cukup beragam. Perbedaan tarif dapat dipengaruhi kelas layanan dan operator yang dipilih.

Perjalanan Medan-Bukittinggi Bisa Lebih dari 24 Jam

Jarak Medan-Bukittinggi membuat perjalanan dengan bus tidak bisa disamakan dengan rute antarkota biasa.

Waktu tempuh normal berada di sekitar 19 hingga 24 jam, tetapi durasi tersebut dapat bertambah apabila bus menghadapi kemacetan, cuaca, kondisi jalan, maupun kendala lain di sepanjang perjalanan.

Penumpang juga perlu mempersiapkan diri menghadapi perjalanan panjang karena sebagian rute melewati kawasan perbukitan di jalur lintas Sumatera.

Kawasan perbatasan Sumatera Utara dan Sumatera Barat memiliki jalan yang berkelok, tanjakan, serta turunan.

Baca Juga: Surabaya-Nganjuk Naik Bus, Berapa Jam? Banyak Pilihan Operator dan Tarifnya

Sejumlah bagian perjalanan, termasuk kawasan Pasaman dan Palupuah, membuat perjalanan darat ini memiliki karakter tersendiri.

Karena itu, waktu kedatangan sebaiknya tidak dijadikan patokan yang terlalu ketat apabila penumpang memiliki agenda lanjutan setibanya di Bukittinggi.

Fasilitas Bus untuk Perjalanan Panjang

Perjalanan hampir satu hari membuat fasilitas menjadi salah satu pertimbangan penting ketika memilih bus.

Bus antarkota pada rute ini umumnya menyediakan AC dan kursi yang dapat direbahkan (recline).

Operator juga melakukan pemberhentian berkala untuk memberikan kesempatan penumpang makan, beristirahat, atau menggunakan fasilitas umum.

Baca Juga: Bus Surabaya-Mojokerto: Pilihan, Tarif, dan Gambaran Perjalanannya

Bagi penumpang yang baru pertama kali menempuh perjalanan lintas Sumatera, waktu tempuh panjang tersebut sebaiknya diperhitungkan sejak awal.

Membawa perlengkapan pribadi, makanan ringan, obat perjalanan, dan pakaian yang nyaman dapat membantu selama perjalanan.

Banyak Destinasi yang Bisa Didatangi di Bukittinggi

Lamanya perjalanan menjadi sepadan dengan banyaknya pilihan wisata yang bisa dijelajahi setelah tiba di Bukittinggi.

Kota di Sumatera Barat ini dikenal sebagai salah satu pusat sejarah dan pariwisata Minangkabau.

Jam Gadang menjadi ikon yang paling mudah dikenali, sementara kawasan sekitarnya menawarkan wisata sejarah, alam, hingga kuliner khas Minangkabau.

Baca Juga: Pilihan Terbaik Bus Surabaya-Ngawi: Operator, Tarif, dan Waktu Perjalanan

Jam Gadang merupakan landmark utama Bukittinggi sekaligus salah satu tempat yang paling identik dengan kota ini.

Menara jam tersebut memiliki tinggi sekitar 36 meter dan menjadi salah satu titik yang banyak dikunjungi wisatawan ketika berada di pusat kota.

Lokasinya yang berada di kawasan pusat Bukittinggi juga membuat Jam Gadang relatif mudah dimasukkan ke dalam rencana perjalanan, terutama bagi wisatawan yang baru tiba.

Bagi wisatawan yang ingin menikmati pemandangan alam, Ngarai Sianok menawarkan lanskap lembah hijau dengan tebing-tebing tinggi.

Salah satu bagian yang dikenal di kawasan ini adalah Tabiang Takuruang, yang menjadi latar menarik untuk menikmati panorama alam Sumatera Barat.

Baca Juga: Bus Jakarta-Cilacap Makin Jarang, Ini Pilihan dan Harga Tiketnya

Bukittinggi juga menyimpan jejak sejarah Perang Dunia II melalui keberadaan Lubang Jepang.

Jaringan terowongan bawah tanah ini memiliki panjang sekitar 1.400 meter dan dahulu digunakan sebagai jaringan perlindungan serta pertahanan tentara Jepang.

Wisatawan bisa mengunjungi kawasan tersebut untuk melihat langsung peninggalan sejarah yang berada di bawah kawasan kota.

Peninggalan sejarah lainnya adalah Benteng Fort de Kock, bekas benteng pertahanan Belanda.

Kawasan ini juga terhubung dengan Jembatan Limpapeh, sehingga wisatawan dapat menggabungkan kunjungan ke beberapa objek wisata dalam satu perjalanan.

Baca Juga: Mau ke Surabaya dari Salatiga Naik Bus? Ini Pilihan, Tarif, dan Titik Berangkatnya

Sementara bagi yang tertarik dengan sejarah Indonesia, Rumah Kelahiran Bung Hatta dapat menjadi pilihan.

Rumah masa kecil Wakil Presiden pertama Indonesia tersebut telah dipugar dan difungsikan sebagai museum yang memberikan gambaran mengenai kehidupan masa kecil Mohammad Hatta.

Perjalanan ke Bukittinggi juga belum lengkap tanpa mencicipi kuliner khas Sumatera Barat.

Nasi Kapau menjadi salah satu pilihan yang mudah ditemukan, terutama di kawasan yang menjadi pusat kuliner kota.

Selain itu, wisatawan dapat membawa pulang keripik sanjai sebagai salah satu oleh-oleh khas Bukittinggi.

Baca Juga: Bus Jember-Surabaya Paling Praktis, Ini Pilihan dan Kisaran Tarifnya

Dengan waktu tempuh yang bisa mencapai 24 jam, perjalanan bus Medan-Bukittinggi memang membutuhkan persiapan lebih dibanding perjalanan jarak pendek.

Namun, rute ini sekaligus memberikan pengalaman melintasi jalur darat Sumatera sebelum akhirnya tiba di kota yang menawarkan perpaduan wisata alam, sejarah, dan kuliner.

Sebelum berangkat, penumpang sebaiknya memastikan kembali jadwal, titik keberangkatan, tujuan akhir, kelas layanan, dan tarif tiket kepada operator atau agen bus karena informasi perjalanan dapat berubah.

 

EDITOR: Bayu Putra