← Beranda
Kebun Raya Purwodadi, Wisata Edukasi Anak yang Bikin Belajar Tanaman Lebih Seru
Rian Alfianto• Jumat, 9 Oktober 2026 | 06.47 WIB
Kebun Raya Purwodadi

JawaPos.com - Kebun Raya Purwodadi di Pasuruan, Jawa Timur, bisa menjadi pilihan wisata keluarga bagi orang tua yang ingin mengajak anak belajar mengenal tumbuhan tanpa harus berada di dalam ruang kelas. Di kawasan seluas sekitar 85 hektare ini, anak dapat melihat beragam koleksi flora, menjelajahi taman tematik, hingga mengikuti kegiatan edukasi konservasi sambil menikmati suasana hijau.

 

Lokasinya berada di Jalan Raya Surabaya–Malang, Purwodadi, Pasuruan, sehingga cukup mudah dijangkau dari Surabaya maupun Malang. Karena berada di jalur utama, perjalanan menuju kebun raya juga dapat dilakukan menggunakan transportasi umum.

Bagi keluarga, daya tarik Kebun Raya Purwodadi bukan hanya hamparan pepohonan yang luas. Kawasan ini memiliki ribuan koleksi tumbuhan yang dapat menjadi sarana belajar tentang keanekaragaman hayati sekaligus tempat rekreasi.

Mengenal Ribuan Koleksi Tumbuhan

Kebun Raya Purwodadi merupakan kawasan konservasi tumbuhan yang memiliki fokus pada koleksi flora dataran rendah dengan iklim kering. Koleksinya mencakup lebih dari 10.000 jenis spesimen pohon dan tumbuhan.

Anak-anak bisa diajak mengenali berbagai tanaman melalui taman tematik yang tersedia. Salah satunya Taman Meksiko yang berisi kaktus dan tanaman sukulen.

Ada pula Taman Aquatik yang memperkenalkan tanaman air, Taman Bougenville, Koleksi Palem, serta Taman Evolusi. Keberadaan taman-taman tersebut membuat kegiatan mengenal tumbuhan tidak terasa seperti sekadar berjalan-jalan melihat pohon.

Menariknya, sejumlah tanaman dilengkapi kode QR yang dapat dipindai pengunjung untuk memperoleh informasi mengenai tanaman tersebut. Fitur ini bisa dimanfaatkan orang tua untuk mengajak anak mencari tahu nama, karakteristik, dan informasi ilmiah tanaman yang mereka temui.

 

Berkeliling Kebun Raya dengan Kendaraan Sewa

Luas kawasan yang mencapai sekitar 85 hektare membuat berjalan kaki dari satu titik ke titik lain cukup menguras tenaga, terutama jika membawa anak kecil.

Pengunjung memiliki sejumlah pilihan kendaraan untuk berkeliling, mulai dari sepeda, skuter listrik, e-bike, ATV hingga golf car. Tersedia pula shuttle bus untuk membantu pengunjung berpindah dari satu area ke area lainnya.

Untuk sepeda, tarif sewanya berada di kisaran Rp 20.000–Rp 50.000 per jam. Skuter listrik sekitar Rp 35.000 untuk 20 menit, sedangkan shuttle bus sekitar Rp 20.000 per hari.

Bagi keluarga atau rombongan yang ingin lebih praktis, golf car dapat menjadi pilihan dengan tarif sekitar Rp 200.000–Rp 250.000 per jam.

Tarif tersebut dapat berubah sehingga pengunjung sebaiknya mengecek kembali harga dan ketersediaan kendaraan sebelum berangkat.

Ada Kolam Renang untuk Anak

Wisata keluarga di Kebun Raya Purwodadi tidak hanya berkaitan dengan tanaman. Anak-anak juga dapat bermain air di area kolam renang yang tersedia di dalam kawasan

Fasilitas ini dapat menjadi pilihan setelah anak diajak berkeliling dan mengenal koleksi tumbuhan. Dengan begitu, kunjungan tidak hanya berisi aktivitas edukasi, tetapi juga memiliki ruang untuk bermain dan bersantai.

 

Selain itu, jika ingin menghabiskan waktu dengan aktivitas yang lebih santai, keluarga dapat memanfaatkan area terbuka untuk duduk dan piknik.

Hamparan rumput, pepohonan dan gazebo bisa menjadi tempat beristirahat setelah berkeliling. Pengunjung juga dapat mampir ke kafe lokal untuk mencari makanan ringan seperti dimsum dan pisang keju.

Bagi orang tua, aktivitas sederhana seperti duduk bersama anak di ruang terbuka juga dapat menjadi kesempatan untuk mengenalkan berbagai jenis tanaman yang ditemui selama perjalanan.

Bisa untuk Outbound dan Berkemah

Kawasan Kebun Raya Purwodadi juga memiliki area camping ground serta fasilitas outbound. Fasilitas tersebut membuat kebun raya tidak hanya cocok untuk kunjungan singkat, tetapi juga kegiatan kelompok atau keluarga.

Kegiatan seperti outbound dan berkemah dapat dikombinasikan dengan materi mengenai lingkungan dan konservasi. Konsep tersebut membuat anak bisa mendapatkan pengalaman belajar langsung di luar kelas.

Bagi sekolah, tersedia pula paket study tour dan kelas edukasi konservasi yang dapat disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran.

Kebun Raya Purwodadi buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 16.00 WIB.

Dengan kawasan yang luas, datang lebih pagi bisa memberikan waktu lebih banyak untuk mengeksplorasi taman tematik dan koleksi tumbuhan tanpa harus terburu-buru.

 

Orang tua juga sebaiknya menyesuaikan aktivitas dengan usia anak. Tidak semua area harus dikunjungi dalam satu perjalanan. Memilih beberapa taman dan aktivitas utama dapat membuat pengalaman wisata lebih nyaman.

 

EDITOR: Diar Candra