← Beranda
15 Weton Titisan Darah Biru, Weton Raja Uang, dan Deretan Kelahiran yang Diramalkan Hidup Paling Makmur Dalam Waktu Dekat!
Zulfa Putri Hardiyati• Rabu, 26 November 2025 | 12.21 WIB
Gelora Kemewahan Dalam Primbon Jawa: Inilah 15 Weton Titisan Darah Biru, Weton Raja Uang, dan Deretan Kelahiran yang Diramalkan Hidup Paling Makmur Dalam Waktu Dekat (FREEPIK)

JawaPos.com - Di tengah keyakinan Jawa kuno, selalu ada cerita tentang kelahiran istimewa yang dipercaya membawa garis kemuliaan.

Dalam tutur leluhur, sebagian weton dianggap berada di bawah payung energi kebangsawanan—titisan darah biru—yakni kelahiran yang membawa pamor besar, karisma alami, dan rezeki yang mengalir deras bagaikan aliran sungai tak bertepi.

Keyakinan ini tak hanya berbicara soal nasib, tetapi mengenai bagaimana harmoni antara watak, laku hidup, dan restu alam semesta membentuk jalan panjang seseorang.

Menurut kanal YouTube Primbon Cirebon, terdapat 15 weton yang disebut sebagai golongan paling kaya raya, titisan darah biru, bahkan dijuluki sebagai weton raja uang karena daya tarik rezekinya yang kuat.

Ulasan ini menghadirkan penjabaran lengkap tentang karakter, watak, serta potensi spiritual masing-masing weton sebagaimana disebut dalam ajaran primbon Jawa.

1. Minggu Wage — Pemimpin Alami dengan Aura Kemuliaan

Minggu Wage menempati posisi pertama sebagai weton paling kaya. Neptunya membawa sifat tekun, mandiri, serta berwibawa tinggi.

 Sosok ini kerap dipandang sebagai pemimpin alami yang karismanya besar.

Meski kadang tampak angkuh dan mudah naik amarah, weton ini dipercaya memiliki darah ningrat yang membuat rezekinya stabil dan dihormati banyak orang.

2. Senin Pon — Adipati yang Dicintai Rakyat

Senin Pon berneptu 11 dan dikenal penuh simpati. Dia berpikir anti-mainstream, bertanggung jawab, dan auranya kuat.

Kehadirannya bagaikan matahari—menerangi dan membawa kehidupan bagi keluarganya.

 Ia disenangi kalangan bawah maupun atasan, membuatnya sering dianggap sebagai titisan bangsawan yang disayang rakyat.

3. Senin Wage — Sang Beringin Besar yang Mengayomi

Dengan watak lembut, sopan, dan penuh empati, Senin Wage berada di bawah naungan sanggar Waringin.

Karakternya mengayomi, dermawan, dan murah hati. Meski cepat gelap pikiran jika tidak sabar, weton ini tetap memiliki jalur rezeki yang bagus dan dipercaya sebagai bagian dari darah biru karena daya pengasuhannya yang kuat.

4. Selasa Pahing — Patih Strategi yang Tegas dan Berwibawa

Baca Juga: Pancaran Emas! Inilah Deretan Weton yang Disebut Berurat Emas, Titisan Dewa Kekayaan, dan Diramalkan Hidup Makmur Dalam Waktu Dekat

Selasa Pahing dikenal mandiri, suka menolong, dan memiliki daya tarik kuat. Ia ahli dalam strategi, mampu mengambil keputusan adil tanpa memihak. Hatinya waspada namun penuh ketegasan.

Dalam simbol primbon, weton ini diibaratkan seorang patih handal yang berjiwa adil.

5. Selasa Pon — Pertapa Teguh Berhati Mulia

Weton ini memiliki semangat tinggi, berani berbicara jujur, dan selalu menemukan jalan keluar dari masalah.

Wibawanya besar, rezekinya luas, dan sifatnya yang mirip pertapa membuatnya dihormati. Ia masuk dalam golongan darah biru karena keteguhan wataknya dan kedalaman jiwanya

6. Selasa Wage — Prabu Periang yang Dicintai Orang

Selasa Wage berwatak sabar, ramah, dan membawa kegembiraan. Keberadaannya membuat orang merasa nyaman.

Naungan la kuning bumi membuatnya suka mengalah namun tetap disegani. Ia diibaratkan seorang prabu yang lembut namun berkharisma.

7. Rabu Legi — Pemomong Agung Penuh Tanggung Jawab

Baca Juga: Rambut Mudah Rontok Bisa Jadi Tanda Kekurangan Vitamin, Cek Gejala Lainnya agar Masalah Cepat Teratasi

Rabu Legi dikenal pendiam namun penyabar, kuat tirakat, dan disenangi banyak orang. Ia menjadi tempat meminta pertimbangan dan dipercaya dalam berbagai urusan. Sifat dermawan dan wibawanya membuatnya layak dianggap sebagai keturunan ningrat dalam primbon.

8. Rabu Pahing — Senopati Welas Asih yang Murah Rezeki

Dengan naungan Waseso Segoro, rezeki Rabu Pahing mengalir deras. Ia berjiwa welas asih, pemaaf, dan suka menolong.

Meski mudah dimanfaatkan karena kebaikannya, ia tetap menjadi sosok yang terhormat seperti seorang senopati penjaga kesejahteraan rakyatnya.

9. Rabu Pon — Prabu Bijaksana yang Menang Tanpa Kekerasan

Rabu Pon memiliki jiwa pemimpin kuat, bekerja dalam diam namun hasilnya besar. Naungan la kuning rembulan membuatnya teduh dan menenangkan.

Ia dikenal menjalani filosofi “menang tanpa merendahkan,” ciri khas seorang raja yang arif.

10. Kamis Legi — Pertapa Sakti yang Menahan Dentam Dunia

Kamis Legi memiliki karakter pendiam, kuat batin, dan penuh semangat. Sifatnya yang tampak dingin kerap disalahpahami, namun inilah yang memberi aura kebangsawanan.

Ia mampu menarik rezeki dari berbagai arah dan tetap tegar menghadapi cobaan.

11. Kamis Pahing — Laksamana Tegas yang Dipenuhi Kemuliaan

Weton ini disegani karena keberaniannya. Auranya kuat, penuh tanggung jawab, dan selalu dipercaya dalam urusan penting.

 Meskipun ada yang mengira ia angkuh, sebenarnya ia berhati lurus. Rezekinya deras, dan ia dikenal memiliki pengaruh besar.

12. Kamis Kliwon — Mandiri, Kuat, dan Tahan Banting

Berneptu 16, Kamis Kliwon dikenal mandiri serta pekerja keras. Hidupnya teguh, tidak mudah goyah, dan sangat fokus.

Ia memiliki hati pengasuh yang membuat orang lain hormat tanpa disadari. Jalur rezekinya kuat dan stabil.

13. Jumat Legi — Sang Mentari Pembawa Kehidupan

Jumat Legi berwatak cerah seperti mentari—selalu bersemangat dan membawa kehidupan bagi sekelilingnya.

 Rezekinya luas, tanggung jawabnya besar, dan ia berada di bawah naungan Waseso Segoro yang memperkuat aliran kekayaannya.

14. Jumat Kliwon — Sosok Tangguh yang Memikat dan Mendalam

Dengan aura mempesona, Jumat Kliwon tidak mudah gentar. Rezekinya melimpah, dan ia sangat pandai mengambil hati mereka yang berpangkat. Kewaspadaan tinggi membuatnya tidak mudah diperdaya. Ia masuk jajaran darah biru karena karismanya yang kuat.

15. Sabtu Kliwon — Sosok Lembut Berhati Dermawan

Sabtu Kliwon, berneptu 17, dikenal lembut, penyayang, dan murah rezeki. Ia memiliki banyak simpati karena sifat belas kasihnya.

Rezekinya selalu ada meski terkadang cepat keluar, namun selalu digantikan dengan yang lebih baik. Ia dianggap bagian dari garis ningrat karena keteduhan hatinya.

Dalam ajaran primbon Jawa, garis darah biru bukan sekadar simbol status; melainkan cerminan watak luhur, kemampuan memimpin, dan kekuatan batin yang membawa seseorang kepada keberkahan rezeki.

 Namun sebagaimana diingatkan oleh kanal Primbon Cirebon, semua ramalan hanyalah gambaran. Nasib sejati tetap berada dalam kuasa Tuhan Yang Maha Esa, sedangkan manusia yang menentukan jalannya melalui usaha, syukur, dan doanya.

EDITOR: Hanny Suwindari