JawaPos.com – Dalam tradisi Primbon Jawa, weton kerap digunakan untuk menggambarkan karakter sekaligus peruntungan seseorang. Perhitungan tersebut berasal dari perpaduan hari kelahiran dan pasaran yang kemudian menghasilkan nilai serta tafsir tertentu.
Salah satu istilah yang dikenal dalam ramalan Jawa adalah “tibo sugih”, yang secara sederhana merujuk pada gambaran seseorang yang dipercaya memiliki jalan rezeki menuju kemakmuran. Dalam kepercayaan tersebut, ada weton yang disebut memiliki peluang semakin baik dalam urusan finansial ketika memasuki usia yang lebih matang.
Artinya, keberuntungan tidak selalu digambarkan datang sejak seseorang masih muda. Pada beberapa weton, pengalaman, jaringan, dan kemampuan mengelola kehidupan dipercaya justru membuat kondisi finansial semakin berkembang seiring bertambahnya usia.
Dilansir dari kanal YouTube Ngaos Jawa, terdapat lima weton yang disebut memiliki karakter “tibo sugih” dan dipercaya mempunyai peruntungan kuat dalam urusan kekayaan menurut Primbon Jawa. Berikut daftarnya:
1. Jumat Kliwon
Jumat Kliwon menjadi salah satu weton yang cukup sering dikaitkan dengan karakter kuat dan sisi spiritual dalam tradisi Jawa.
Pemilik weton ini dipercaya memiliki intuisi serta daya tarik yang dapat membantunya membaca berbagai peluang. Dalam urusan pekerjaan dan bisnis, mereka disebut berpotensi mendapatkan kesempatan yang muncul secara tidak terduga.
Peruntungan tersebut dapat digambarkan melalui peluang usaha, proyek baru, maupun perkembangan karier. Seiring bertambahnya usia, pengalaman yang semakin banyak dipercaya membuat Jumat Kliwon lebih matang dalam menentukan langkah.
Namun, dalam tafsir Primbon Jawa, keberuntungan tersebut tetap perlu diimbangi dengan sikap bijaksana agar tidak mudah terlena ketika memperoleh kemapanan.
2. Rabu Wage
Rabu Wage digambarkan sebagai weton yang memiliki kemampuan cukup baik dalam mengatur sesuatu, termasuk urusan keuangan.
Pemilik weton ini dipercaya tidak hanya berusaha mendapatkan penghasilan, tetapi juga mampu mempertimbangkan bagaimana mempertahankan dan mengembangkan apa yang telah diperoleh.
Sifat teliti dan kecenderungan membuat perencanaan disebut menjadi salah satu kekuatannya. Karena itu, kekayaan Rabu Wage dalam ramalan tidak digambarkan datang secara instan, melainkan tumbuh perlahan melalui pengelolaan yang konsisten.
Ketika usia semakin matang, pengalaman dan jaringan yang dimiliki dipercaya dapat membuka lebih banyak peluang untuk meningkatkan kondisi finansial.
3. Minggu Pon
Minggu Pon disebut sebagai salah satu weton yang memiliki daya tarik dan pengaruh cukup kuat dalam lingkungan sosial.
Dalam Primbon Jawa, weton ini dikaitkan dengan kemampuan membangun kepercayaan serta keberanian mengambil peluang. Karakter tersebut dipercaya dapat menjadi modal ketika seseorang menjalankan usaha atau menduduki posisi yang membutuhkan kemampuan memimpin.
Seiring bertambahnya usia, hasil kerja keras Minggu Pon dipercaya mulai terlihat. Bentuknya dapat berupa perkembangan bisnis, aset yang semakin bertambah, atau kehidupan yang semakin mapan.
Kepercayaan orang lain juga dianggap menjadi salah satu aset penting yang membantu perjalanan mereka menuju kemakmuran.
4. Kamis Legi
Kamis Legi digambarkan sebagai pribadi yang tekun, mudah bergaul, dan memiliki kepedulian terhadap orang lain.
Dalam tafsir Primbon Jawa, mereka dipercaya mempunyai peluang rezeki yang cukup baik karena mampu membangun hubungan dengan banyak pihak. Sikap suka membantu dan menjaga hubungan baik juga dianggap dapat membuka berbagai kesempatan.
Semakin dewasa, Kamis Legi dipercaya semakin mampu menemukan keseimbangan antara mencari penghasilan dan menikmati hasil kerja. Dukungan dari lingkungan maupun relasi yang terjalin selama bertahun-tahun juga dipercaya dapat menjadi jalan munculnya peluang baru.
Jika kemapanan tersebut disertai kemampuan mengelola keuangan dengan baik, kehidupan mereka disebut berpotensi semakin stabil.
5. Selasa Pahing
Selasa Pahing dikenal sebagai weton yang dikaitkan dengan karakter pekerja keras dan memiliki daya juang tinggi.
Mereka dipercaya tidak mudah menyerah ketika menghadapi hambatan. Kegigihan tersebut dianggap menjadi salah satu modal utama untuk membangun keberhasilan secara bertahap.
Dalam ramalan Primbon Jawa, Selasa Pahing disebut memiliki potensi “tibo sugih”, terutama ketika energi dan semangat yang dimiliki diarahkan pada tujuan yang jelas.
Kesuksesan mereka dipercaya lebih banyak terbentuk dari proses panjang. Dengan pengalaman yang semakin bertambah, Selasa Pahing disebut dapat menemukan bidang yang paling sesuai dengan kemampuannya, baik dalam bisnis, pekerjaan, maupun kepemimpinan.