← Beranda
Penuh Potensi dan Karisma, 7 Weton Ini Diyakini Memiliki Jalan Rezeki yang Menjanjikan
Irfan Ferdiansyah• Minggu, 11 Oktober 2026 | 05.09 WIB
seseorang yang mulai mengawali kejayaan./Freepik/kremen

JawaPos.com – Dalam tradisi masyarakat Jawa, weton masih menjadi salah satu bagian budaya yang menarik untuk dibahas, terutama ketika dikaitkan dengan watak, perjalanan hidup, dan keberuntungan seseorang.

Weton merupakan perpaduan antara hari kelahiran dalam kalender Masehi dan lima hari pasaran Jawa, yaitu Legi, Pahing, Pon, Wage, serta Kliwon. Dalam kepercayaan Primbon Jawa, kombinasi tersebut digunakan untuk menggambarkan karakter seseorang sekaligus menafsirkan berbagai kemungkinan dalam perjalanan hidupnya.

Sebagian weton dipercaya memiliki karakter yang mendukung seseorang untuk meraih kehidupan lebih baik. Mulai dari ketenangan saat mengambil keputusan, kemampuan membaca peluang, hingga ketekunan dalam menghadapi kesulitan, sifat-sifat tersebut kerap dikaitkan dengan keberhasilan dan kemakmuran.

Dilansir dari kanal YouTube Ngaos Jawa, terdapat tujuh weton yang disebut memiliki keistimewaan dalam penafsiran Primbon Jawa. Ketujuhnya adalah Kamis Wage, Selasa Kliwon, Jumat Legi, Rabu Pahing, Minggu Pon, Senin Pahing, dan Sabtu Kliwon.

Lantas, seperti apa gambaran karakter dan keberuntungan yang dikaitkan dengan masing-masing weton tersebut? Berikut ulasannya.

1. Kamis Wage, Dikenal Tenang dan Bijaksana

Kamis Wage menjadi salah satu weton yang dalam kepercayaan Primbon Jawa dikaitkan dengan kewibawaan serta kemampuan mengendalikan diri. Orang yang lahir pada weton ini digambarkan tidak mudah terburu-buru ketika menghadapi persoalan.

Mereka juga dipercaya mampu mempertimbangkan berbagai hal sebelum menentukan langkah. Sikap tenang tersebut dianggap dapat membantu dalam menghadapi tantangan, baik ketika menjalankan pekerjaan maupun mengelola usaha.

Dalam penafsiran tradisional, Kamis Wage sering dikaitkan dengan peluang untuk memperoleh kedudukan yang baik melalui kebijaksanaan dan ketekunan. Keberhasilan tidak selalu datang secara cepat, tetapi dapat dibangun melalui keputusan yang matang dan konsistensi dalam menjalankan tanggung jawab.

2. Selasa Kliwon, Kuat Menghadapi Ujian Kehidupan

Pemilik weton Selasa Kliwon digambarkan memiliki perjalanan hidup yang penuh tantangan. Meski demikian, berbagai kesulitan tersebut dipercaya dapat menjadi kesempatan untuk membangun ketahanan mental dan kedewasaan.

Dalam filosofi Primbon Jawa, kesuksesan bukan semata-mata tentang seberapa cepat seseorang memperoleh kekayaan, melainkan juga kemampuannya bertahan ketika keadaan tidak berjalan sesuai harapan.

Selasa Kliwon juga dikaitkan dengan sikap rendah hati. Semakin banyak pengalaman yang diperoleh, seseorang diharapkan semakin bijaksana dalam memperlakukan orang lain.

Karakter seperti pantang menyerah, mau belajar, dan tidak mudah terlena oleh keberhasilan dapat menjadi bekal penting untuk membangun kehidupan yang lebih sejahtera.

3. Jumat Legi, Memiliki Pesona dan Sikap Positif

Jumat Legi dikenal dalam penafsiran Primbon Jawa sebagai weton yang lekat dengan gambaran keberuntungan, keharmonisan, dan kemudahan dalam menjalin hubungan sosial.

Orang yang lahir pada weton ini sering digambarkan memiliki pembawaan menyenangkan dan mudah menjalin kedekatan dengan orang lain. Sikap ramah tersebut dipercaya dapat membuka kesempatan untuk mendapatkan bantuan maupun menjalin kerja sama.

Dalam urusan pekerjaan dan usaha, hubungan baik dengan lingkungan sekitar dapat menjadi salah satu faktor pendukung perkembangan karier. Begitu pula dengan kemampuan menjaga kepercayaan dan membangun komunikasi yang sehat.

Meski tradisi mengaitkan Jumat Legi dengan kemudahan rezeki, pencapaian finansial tetap dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk keterampilan, kesempatan, dan usaha yang dilakukan.

4. Rabu Pahing, Berpotensi Menjadi Sosok Pemimpin

Rabu Pahing digambarkan sebagai weton yang memiliki karakter kuat, keberanian, serta kemampuan membaca keadaan. Dalam penafsiran tradisional, kombinasi tersebut kerap dihubungkan dengan potensi kepemimpinan.

Pemilik weton ini dipercaya mampu mempertimbangkan peluang sebelum mengambil keputusan. Keberanian mencoba hal baru juga dianggap dapat membantu mereka menghadapi persaingan dalam dunia kerja maupun bisnis.

Namun, keberanian perlu disertai perhitungan yang matang agar keputusan yang diambil tidak menimbulkan risiko berlebihan. Kemampuan mengelola keuangan, memahami kebutuhan pasar, dan terus meningkatkan keterampilan juga penting untuk mendukung pencapaian jangka panjang.

Menurut gambaran Primbon Jawa, perjalanan menuju kemapanan bagi Rabu Pahing dapat berlangsung secara bertahap seiring bertambahnya pengalaman dan kedewasaan.

5. Minggu Pon, Dipercaya Mudah Mendapat Kepercayaan

Minggu Pon menjadi weton berikutnya yang dikaitkan dengan kelancaran rezeki dalam kepercayaan masyarakat Jawa. Weton ini digambarkan memiliki karisma dan kemampuan membangun hubungan yang membuat orang lain merasa nyaman.

Kepercayaan dari lingkungan sekitar dapat menjadi modal berharga dalam berbagai bidang kehidupan. Dalam pekerjaan, misalnya, reputasi yang baik dapat membuka kesempatan untuk menerima tanggung jawab lebih besar. Sementara dalam bisnis, hubungan yang terjaga dapat membantu memperluas jaringan dan peluang kerja sama.

Primbon Jawa menggambarkan Minggu Pon sebagai weton yang memiliki jalan rezeki beragam. Meski demikian, peluang tersebut tetap perlu diimbangi dengan sikap profesional, kejujuran, dan kesediaan bekerja keras.

Dengan menjaga kepercayaan yang diberikan orang lain, seseorang dapat membangun fondasi yang lebih kuat untuk meraih kehidupan yang stabil.

6. Senin Pahing, Tekun Belajar dan Tidak Mudah Puas

Senin Pahing dipercaya memiliki kaitan dengan kemakmuran yang dibangun melalui kesabaran serta ketekunan. Orang dengan weton ini digambarkan mempunyai semangat untuk terus berkembang dan tidak mudah merasa cukup dengan kemampuan yang dimiliki.

Dalam kehidupan sehari-hari, kemauan untuk belajar menjadi salah satu modal penting untuk meningkatkan kualitas diri. Seseorang yang terus mengembangkan keterampilan dan terbuka terhadap perubahan akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan.

Senin Pahing juga dikaitkan dengan naluri usaha dan kemampuan melihat kesempatan. Apabila karakter tersebut diimbangi dengan perencanaan yang baik, seseorang dapat memiliki bekal untuk mengembangkan karier atau membangun bisnis.

Menurut penafsiran Primbon Jawa, kemakmuran weton ini digambarkan sebagai hasil perpaduan antara ketekunan, niat baik, dan kemampuan memanfaatkan kesempatan.

7. Sabtu Kliwon, Simbol Perubahan Menuju Kehidupan Lebih Baik

Sabtu Kliwon dikenal dalam sejumlah penafsiran tradisional sebagai weton yang melambangkan perubahan dan kebangkitan. Perjalanan hidup pemilik weton ini digambarkan tidak selalu mudah, tetapi berbagai pengalaman dipercaya dapat menjadi bekal untuk berkembang.

Weton ini diibaratkan seperti batu yang perlu diasah sebelum memperlihatkan keindahannya. Maknanya, potensi seseorang membutuhkan proses, pengalaman, dan usaha agar dapat berkembang secara maksimal.

Dalam urusan pekerjaan maupun kehidupan pribadi, kemampuan mengevaluasi kesalahan dan berani memperbaiki langkah merupakan hal yang penting. Ketika menghadapi kegagalan, seseorang dapat menggunakannya sebagai bahan pembelajaran untuk menentukan strategi yang lebih tepat.

Sabtu Kliwon pun dikaitkan dengan peluang untuk mengubah keadaan menjadi lebih baik. Namun, perubahan tersebut tetap membutuhkan tindakan nyata, ketekunan, dan keputusan yang bertanggung jawab.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho