
Ilustrasi kode login yang dikirimkan saat kita mengakses platform digital. (Istimewa)
JawaPos.com – Saat kita login atau masuk ke berbagai platform digital seperti e-wallet, media sosial, dan lainnya baik lewat website atau aplikasi, kita akan dikirimkan kode login atau OTP.
Langkah tersebut sebetulnya merupakan cara untuk melindungi pengguna dari upaya kejahatan siber berupa penyusupan ke akun secara tidak sah.
Namun belakangan ini kode login ternyata juga dijadikan cara oleh para penjahat siber untuk melancarkan aksinya. Kode login dibuat untuk menyamar, seolah cara yang sah, namun ternyata merupakan jebakan.
Lalu, apa yang harus dilakukan jika Anda menerima pesan teks berisi kode autentikasi dua faktor dari layanan yang belum pernah Anda daftarkan?
Terkait hal tersebut, Kaspersky mengungkapkan, ada tiga alasan mengapa situasi ini bisa terjadi. Pertama adalah upaya peretasan.
Peretas entah bagaimana telah mempelajari, menebak, atau mencuri kata sandi dan sekarang mencoba menggunakannya untuk mengakses akun anda. Dan anda telah menerima pesan yang sah dari layanan yang mereka coba akses.
Kedua adalah persiapan untuk peretasan. Peretas telah mempelajari kata sandi atau mencoba mengelabuhi anda agar mengungkapkannya. Dalam hal ini, pesan OTP merupakan bentuk phishing. Pesan tersebut palsu, meskipun mungkin terlihat sangat mirip dengan pesan asli.
Terakhir mungkin hanya kesalahan. Terkadang layanan daring diatur untuk terlebih dahulu meminta kode konfirmasi dari pesan teks, lalu kata sandi, atau mengautentikasi hanya dengan satu kode.
Dalam kasus ini, pengguna lain mungkin telah membuat kesalahan ketik dan memasukkan nomor telepon/email Anda, bukan nomor telepon/email mereka, dan Anda menerima kode tersebut.
Lalu, apa yang harus dilakukan ketika tiba-tiba kita menerima pesan berupa kode login?
Apa pun skenario di atas yang mungkin terjadi, kabar baiknya adalah itu bukan masalah anda. Anda tidak perlu melakukan apa pun dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Kecuali anda memang berencana membuat akun dengan layanan tersebut.
Jika anda melakukannya, anda mungkin akan mengalami masalah. Nomor Anda sudah dikaitkan dengan akun yang sudah ada (meskipun sudah ditinggalkan).
Dalam hal ini, hubungi tim dukungan layanan dan jelaskan situasinya, dan minta mereka untuk melepaskan akun yang tidak dikenal dari nomor anda sambil menyebutkan bahwa anda adalah calon pelanggan baru.
Jika tim dukungan menolak atau enggan membantu, tidak ada yang dapat dilakukan kecuali mendapatkan kartu SIM tambahan dan menautkan akun anda ke nomor baru.
Untuk situasi seperti ini, mengubah kata sandi tidak begitu mendesak. Tidak perlu melakukannya dengan tergesa-gesa, tetapi jangan juga menundanya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022