
Kantor BPJS Kesehatan Kota Depok di kawasan Cilodong (Febry Ferdian/ Jawa Pos)
JawaPos.com - BPJS Kesehatan meluncurkan layanan administrasi yang dapat diakses selama 24 jam penuh melalui kanal WhatsApp bernama PANDAWA. Inovasi ini memungkinkan masyarakat mengurus berbagai keperluan tanpa harus datang langsung atau mengantre, serta dapat diakses kapan saja.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menilai kehadiran layanan ini sebagai bagian dari upaya mempercepat transformasi layanan publik agar lebih responsif, praktis, dan selaras dengan pola kehidupan masyarakat yang semakin digital.
“Masyarakat telah hidup di ruang digital, maka layanan publik juga harus mengikuti. Kita yang mengikuti masyarakat, bukan masyarakat yang harus mengikuti kebijakan kita,” ujar Menteri Meutya saat peluncuran PANDAWA 24 Jam dan Kick-Off Quick Wins Direksi di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (15/4).
Meutya juga menegaskan bahwa kecepatan dalam pelayanan publik kini menjadi faktor krusial, bahkan dapat berdampak langsung pada keselamatan.
“Beda lima menit penanganan, hasilnya bisa jadi berbeda terhadap kelangsungan hidup seseorang,” ucapnya.
Ia memberikan apresiasi kepada BPJS Kesehatan atas inisiatif menghadirkan PANDAWA 24 Jam, yang dinilai sebagai langkah nyata dalam mendukung transformasi digital di tingkat nasional.
“Kami mengapresiasi peluncuran PANDAWA 24 Jam sebagai bagian dari arah besar transformasi digital nasional. Ini adalah langkah nyata BPJS Kesehatan dalam menghadirkan layanan yang lebih baik,” tutur Menteri Meutya.
Dorongan transformasi ini turut didukung oleh tingginya tingkat konektivitas di Indonesia. Saat ini, sekitar 80,66 persen penduduk atau setara 230 juta jiwa telah terhubung dengan internet, dengan mayoritas masyarakat mengandalkan layanan komunikasi berbasis chat.
“Sekitar 90,8 persen pengguna internet di Indonesia menggunakan platform komunikasi chat. Ini menunjukkan layanan berbasis chat merupakan pilihan yang sangat tepat untuk menjangkau masyarakat luas,” jelas Menteri Meutya.
Meutya menambahkan bahwa layanan publik ke depan perlu bersifat lebih proaktif dan terintegrasi, dengan mengedepankan kolaborasi lintas sektor agar pelayanan semakin efisien baik dari segi waktu maupun anggaran.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022