Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 15 Desember 2016 | 02.30 WIB

Pemuda NTT Desak Polisi Investigasi Insiden Berdarah Siswa SD di Sabu

Ketua FP NTT (ketiga dari kiri di depan) dan pengurus saat menggelar konferensi pers di Plaza Gajah Mada menyikapi aksi penyerangan di SDN 1 Sabu Barat, Kabupaten Sabu - Image

Ketua FP NTT (ketiga dari kiri di depan) dan pengurus saat menggelar konferensi pers di Plaza Gajah Mada menyikapi aksi penyerangan di SDN 1 Sabu Barat, Kabupaten Sabu

JawaPos.com - Kasus penyerangan terhadap 8 siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Sabu Barat,  NTT mendapat respons dari pemuda NTT di Jakarta. Mereka menyampaikan keprihatinan atas peristiwa yang terjadi.



Ketua Forum Pemuda (FP) NTT Yohanes Hibandale menyatakan, serangan yang terjadi di SDN 1 Sabu Barat merupakan kejahatan. Sebab, pelaku menyerang anak SD saat proses pendidikan berlangsung.



"Kami minta aparat untuk menelusuri, menginvestigasi siapa aktor dan apa motif dibalik aksinya," ujarnya Rabu (14/12).



Menurut dia, penyerangan itu tentu menyisakan trauma panjang bagi anak, keluarga, dan masyarakat NTT. Sebab, aksi nekat pelaku kriminal itu meresahkan masyarakat.



"Kami mengecam dan mengutuk tindakan kekerasan itu," ujarnya.



Dia meminta Pemprov NTT dan Kementerian Sosial untuk sigap turun ke Sabu memulihkan psikologis anak-anak korban kriminalitas itu. Pemulihan psikologi itu penting agar anak dan masyarakat Sabu kembali tenang dan hidup rukun.



"Kami juga menyerahkan sepenuhnya pada aparat untuk menindaklanjuti kasus tersebut," katanya.



Sementara itu, pengurus FP NTT Ramses Lalongkoe menambahkan, kasus yang terjadi di Sabu sama sekali tak terkait SARA. Karena itu, masyarakat harus menahan diri dan tidak main hakim sendiri terhadap masyarakat lain.



Warga NTT juga diminta agar tidak melakukan aksi sweeping. Dia berharap Pemprov NTT mengantisipasi agar kasus tersebut tidak meluas.



"Kami orang NTT cinta damai. Kami berharap kasus itu tidak digiring ke isu SARA. Karena ini murni kriminal, " ujarnya.



Sebelumnya diberitakan, 8 siswa SD 1 Sabu Barat diserang menggunakan senjata tajam oleh seseorang saat sedang belajar di kelas. 8 siswa terluka akibat serangan dadakan tersebut. Pelaku tewas di hajar massa yang marah saat berada dalam sel Polsek setempat. (bad/yuz/JPG)

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore