
Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara saat memberikan keterangan pers di Kamar Mayat RS Bhayangkara Palembang
JawaPos.com - Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel terpaksa menembak mati Hengki Sulaiman, DPO kasus pembunuhan driver Go-car. Penangkapan tersebut membutuhkan waktu cukup lama. Hengki yang selalu berpindah tempat diduga memiliki ilmu menghilang.
Dari penangkapan ini polisi juga berhasil menyita jimat berupa dua buah keris gunungan wayang dan secarik kertas bacaan atau mantra.
"Mungkin karena jimat-jimat ini tersangka bisa menghilang saat ingin ditangkap dan juga kebal. Tapi, ternyata tidak mempan terhadap polisi," canda Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara saat memberikan keterangan pers di Kamar Mayat RS Bhayangkara Palembang, Jumat (13/4).
Selama pencarian, Hengki ini berpindah tempat. Tercatat ada empat daerah yang disinggahinya yakni Brebes, Kendal, Pemalang, dan Wonosobo. Setelah itu, Hengki kembali lagi ke Bresbes hingga akhirnya tertangkap oleh tim Jatanras Polda Sumsel.
Selama pelarian, Hengki juga menyamarkan namanya menjadi Hendri dan tinggal dirumah temannya yang tidak terlalu mengenalnya.
"Pemilik rumah sempat menaruh curiga terhadap Hengki, bahkan pemilik rumah sempat memfoto Hengki untuk persiapan jika Hengki membuat onar sehingga dapat langsung melaporkannya," ujarnya.
Hingga pada Rabu malam (11/4), Hengki berhasil ditangkap dan ditembak mati oleh Jatanras Polda Sumsel.
"Hengki ini sudah kami himbau tapi tidak mau juga menyerah bahkan sempat melawan sehingga harus ditembak mati. Dan ini janji kami dalam memberantas kejahatan terutama pelaku kejahatan yang tergolong sadis terhadap korbannya," tutupnya.
Untuk diketahui, dengan tewasnya Hengki ini maka tuntas pengungkapan kasus pembunuhan driver go-car yang terjadi pada Kamis lalu (15/2). Dimana sebelumnya tiga tersangka sudah ditangkap terlebih dahulu yakni Poniman, 21, terpaksa ditembak mati oleh Jatanras Polda Sumsel.
Kemudian karena sempat melawan, sedangkan Bayu Irmansyah diberikan tembakan di kaki, dan Tyas Dryantama, 19 menyerahkan diri karena takut diancam tembak mati.
Hengki ini juga disebut sebagai salah satu eksekutor dalam pembunuhan driver go-car. Karena membekap hingga membuat korban tewas.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022