Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 10 Desember 2018 | 21.58 WIB

Buntut Kasus Dugaan Penghinaan, Mahasiswa Segel Ruangan Rektor UMRI

DISEGEL: Ruangan Mubarak yang merupakan rektor UMRI disegel oleh IMM, Senin (10/12) pagi. Penyegelan dilakukan karena Mubarak dinilai cacat moral setelah dilaporkan ke polisi oleh mahasiswanya. - Image

DISEGEL: Ruangan Mubarak yang merupakan rektor UMRI disegel oleh IMM, Senin (10/12) pagi. Penyegelan dilakukan karena Mubarak dinilai cacat moral setelah dilaporkan ke polisi oleh mahasiswanya.

JawaPos.com - Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Pekanbaru, menyegel ruangan Mubarak yang merupakan rektor dari Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Senin (10/12) pagi. Penyegelan dilakukan karena, IMM menilai Mubarak cacat moral setelah ia dilaporkan ke Polda Riau oleh Komala Sari, 35, atas dugaan penghinaan.


Untuk diketahui, Mubarak telah dilaporkan Komala Sari yang merupakan mahasiswinya di Universitas Riau (UR). Laporan tersebut berdasarkan Surat Tanda Nomor Polisi: STPL/502/X/2018/SPKT/Riau tanggal 3 Oktober 2018 lalu. Di sana, Komala mengambil program doktoral, sementara Mubarak sebagai salah seorang penguji di perguruan tinggi negeri itu.


Laporan tersebut, saat ini sedang ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Riau. Mubarok dituding telah melaukan penghinaan dengan kara-kata kasar sewaktu melemparkan disertasi Komala sewaktu menghadap. Insiden itu terjadi di ruangan MR di UMRI, pada 1 Oktober 2018 lalu.


Hal ini langsung ditanggapi oleh IMM. Mereka menyegel ruangan Mubarak dan aula kampus. Alpin Jarkasi Husein Harahap selaku Koordinator Lapangan (Korlap) mengatakan, penyegelan dilakukan setelah digelar Hasil Musyawarah Pimpinan Wilayah Muhamadiyah Riau (Muspimwil).


"Kita mengawal rekomendasi Muspimwil tentang pemberhentian Mubarak sebagai Rektor UMRI," kata Alpin, Senin (10/12) siang.


Selain itu, tindakan Mubarak juga menghina mahasiswinya tersebut dinilai cacat moral. "Karena tindakan itu tidak seharusnya dilakukan oleh seorang rektor, dan telah melecehkan hasil disertasi Komala Sari, mahasiswa program doktor di UR" sebutnya.


Aksi penyegelan tersebut diharapkan agar Mubarak dapat mengundurkan diri dan sadar atas perbuatannya. "kami sudah muak dan bosan dengan segala tingkah lakunya yang amoral itu," tegasnya.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore