
Photo
JawaPos.com - Masyarakat Kota Batam dan Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengawali tahun baru 2023 dengan kegelapan. Listrik di ibu kota Kepri itu padam sejak pukul 04.00 WIB, Minggu (1/1).
Seperti dilansir Batam Pos, padamnya listrik di Batam dan Tanjungpinang sangat disesali oleh Anggota DPRD Kepri Rudy Chua. Dia mengatakan, listrik padam terjadi di wilayah Tanjungpinang-Bintan. Dari informasi yang didapatkannya, listrik padam akibat gangguan sistem pada pembangkit di Panaran, Batam.
“Kami sudah komunikasi, penyebab black outnya Pulau Bintan bukan karena kerusakan pembangkit,” ujar Rudy Chua seperti dikutip dari Batam Pos, Senin (2/1).
Kata Rudy, berdasar penjelasan PLN Batam tidak ada kerusakan yang menimbulkan pemadaman listrik. Namun, dari PLN Tanjungpinang mengaku hanya memiliki cadangan 12 megawatt dari PLTD Air Raja. Kapasitas itu tidak cukup untuk meng-cover kebutuhan di Tanjungpinang.
Politikus Partai Hanura itu sudah memprediksi terjadi pemadaman di Pulau Bintan. “Ketika terjadi gangguan pembangkit di Batam, otomatis Pulau Bintan akan black out,” tegasnya.
Rudy mendorong PLN Batam segera membangun pembangkit di Pulau Bintan. “Kondisi Pulau Bintan sama seperti Madura yang bergantung listrik dari Surabaya dengan sistem kabel laut,” tutup.
Di tempat lain, warga Tanjungpinang menganggap listrik padam adalah kado anyar untuk tahun baru 2023 dari PLN. “Pulau Bintan harus punya kemandirian listrik, sehingga tidak tergantung dengan Batam terus menerus,” ujar Azam, warga Batam.
Di tempat lain, PT PLN (Persero) mengklaim telah berhasil memulihkan listrik di Batam dan Bintan. Sebanyak 508.427 pelanggan sudah mendapat aliran listrik lagi.
Corporate Secretary PT PLN Batam Hamidi Hamid menyampaikan bahwa PLN berhasil memulihkan kembali sistem kelistrikan dari sisi pembangkit, jaringan transmisi dan distribusi listrik ke pelanggan yang sebelumnya terdampak.
Hamidi menyebut 11 Gardu induk di Batam dan 5 Gardu Induk di Bintan berhasil dipulihkan. Seluruh jaringan distribusi ke pelanggan dapat diatasi.
“Sejak terjadi gangguan, seluruh personel, baik yang sedang piket siaga maupun yang berada di rumah langsung turun ke lapangan untuk melakukan pemulihan kelistrikan,” ucap Hamidi.
Dia menyebut listrik di Batam dan Bintan padam tidak lebih dari 12 jam. "Dengan kolaborasi ini, kurang dari 12 jam kita berhasil menyalurkan listrik kembali kepada seluruh masyarakat," tandasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022