Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 Mei 2023 | 23.48 WIB

Kemenag Sebut 4.460 Jamaah Calon Haji Jawa Barat Belum Lunasi Biaya Haji

Kanwil Kemenag Jabar sebut 4.000 jamaah calon haji belum lunasi Bipih. - Image

Kanwil Kemenag Jabar sebut 4.000 jamaah calon haji belum lunasi Bipih.

JawaPos.com–Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat (Kanwil Kemenag Jabar) menyatakan, sebanyak 4.460 jamaah calon haji reguler asal Jawa Barat belum melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 1444 Hijriah/2023 Masehi.

”Memang untuk pelunasan biaya haji itu diperpanjang sampai 19 Mei, progres sampai saat ini ada penambahan 200 orang yang melunasi. Total yang belum melunasi ada 4.460 orang,” kata Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat Ajam Mustajam seperti dilansir dari Antara di Kota Bandung, Selasa (16/5).

Berdasar data dari Kementerian Agama, total kuota jamaah calon haji asal Jawa Barat 38.296 orang. Sedangkan total kuota cadangan jamaah calon haji asal Jawa Barat 11.617 orang.

Menurut Ajam, hingga saat ini, total jamaah calon haji murni/regular yang sudah melunasi sebanyak 33.866 orang. Dia khawatir jika hingga perpanjangan waktu yang ditentukan jamaah calon haji regular asal Jawa Barat belum juga melunasi biaya haji.

”Kuota yang tersisa akan diberikan kepada kuota nasional atau daerah lain. Jadi kalau nanti banyak jamaah calon haji regular yang tidak bisa melunasi biaya haji, kami malah khawatir akan berdampak pada penentuan kuota selanjutnya,” ujar Ajam Mustajam.

Dia menegaskan, penetapan kuota jamaah calon haji didasarkan pada prinsip asas keadilan. Sehingga, daftar tunggu haji di wilayah Jawa Barat, perbedaannya tidak terlalu mencolok di setiap kabupaten/kota.

”Paling yang perbedaan itu hanya sampai satu hingga dua tahun, tidak sampai hingga belasan tahun. Karena prinsipnya kuota haji itu dihitung dari jumlah penduduk,” terang Ajam Mustajam.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat (Wagub Jabar) Uu Ruzhanul Ulum meminta kepada jamaah calon haji untuk menyiapkan diri, khususnya mental dan fisik, sebelum pergi melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci.

”Saya berharap kepada para calon haji yang awal sekarang berangkat ataupun yang kedua, ketiga, yang pertama siapkan mental. Yang Kedua siapkan fisik karena ibadah haji adalah ibadah fi'li. Kalau bahasa fikih bukan ibadah qauliah,” kata Wagub Uu Ruzhanul Ulum.

Wagub Uu menyampaikan alasan mengapa jamaah calon haji harus mempersiapkan mental dan fisik. Sebab, dua hal tersebut menjadi salah satu aspek yang penting dan saling terhubung dalam pelaksanaan ibadah haji.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore