
TAK BERBENTUK: Kondisi Daihatsu Luxio sebelum dievakuasi Minggu (30/7). Mobil bernopol Surabaya itu hancur setelah tertabrak kereta api di perlintasan tanpa palang pintu Desa Jabon, Jombang.
JawaPos.com – Wahyu Supoyo tak mendengar teriakan warga. Dia tetap mengemudikan mobilnya menyeberang rel kereta api. Padahal, pada saat bersamaan, kereta api (KA) Dhoho melaju dengan kencang. Tabrakan pun tak bisa dihindari. Saking kerasnya benturan, Daihatsu Luxio yang berisi delapan orang itu hancur tak berbentuk.
Kecelakaan mengenaskan tersebut terjadi di perlintasan kereta tak berpalang di Dusun Gondekan, Desa Jabon, Kecamatan Jombang, Sabtu (29/7) sekitar pukul 23.15. Enam penumpang Luxio meninggal di lokasi kejadian. Dua lainnya mengalami luka parah.
Hasil pendataan polisi, delapan orang itu adalah satu keluarga yang berasal dari Sidoarjo. Enam korban meninggal adalah Sumiyowati, 60; Wahyu Kuspoyo, 42; Supriyaningsih, 38; Adelia, 19; AMM, 16; dan AZR 13.
Dua orang yang mengalami luka parah adalah Fikry, 22; dan AR, 11. Dua korban tersebut kemarin masih dirawat di RSUD Jombang.
Beberapa saksi mata yang ditemui Jawa Pos Radar Jombang menceritakan detik-detik kecelakaan terjadi. Irawan, 35, saksi mata, mengatakan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 23.14. Awalnya, Daihatsu Luxio bernopol L 1009 XD itu melaju dari arah utara ke selatan.
Saat melintas di perlintasan kereta api tak berpalang, pengemudi mobil tidak menyadari kedatangan kereta api Dhoho Loko CC2017707 yang melaju dari arah timur atau arah Surabaya menuju Kertosono. Akibatnya, tabrakan keras terjadi. Mobil Luxio berikut seluruh penumpang di dalamnya terseret hingga sekitar 100 meter dari titik benturan.
Kesaksian senada disampaikan Ali, 30. Dia mengatakan, sebelum insiden nahas tersebut terjadi, warga di sekitar perlintasan sempat meneriaki sopir mobil bahwa ada kereta api dari arah timur. Namun, teriakan itu sepertinya tidak didengar oleh sopir. ’’Orang-orang di sini sudah teriak-teriak. Tapi, mobil tetap jalan terus,’’ kata warga Desa Jabon itu.
Saat dikonfirmasi, Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Anang Setiyanto mengatakan, timnya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara begitu menerima laporan kecelakaan itu.
Hingga Minggu (30/7) dini hari, polisi masih melakukan upaya identifikasi dan mengumpulkan barang bukti. ”Identifikasi masih dilakukan, keluarga korban juga sudah dihubungi, dan kendaraan akan dievakuasi ke kantor satlantas,” ujar Anang.
Para petugas dari PT KAI juga turun ke lokasi kecelakaan. Humas KAI Daop 7 Supriyanto mengatakan, pihaknya bersama petugas terkait masih melakukan investigasi tentang penyebab kecelakaan tersebut. (riz/naz/c6/oni)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
